Musuh Dalam Selimut

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 18 February 2015

Namaku rista. Aku punya sahabat bernama rtia (baca: retia). Kami satu les, sekolah dan kelas. Kami juga sebangku.

Pagi itu, gheni sedang gosipin rtia. Biasa… Gheni tu emang si tukang gosip.
“rista” panggil gheni.
“apa, ghen?” tanyaku.
“rtia ngomongin loe dan dia pengen loe tuh… Pokoknya yang gak baik deh. Loe harus tau itu, ris..” kata gheni.
“gheni, berhenti ngegosipin rtia dan satu hal lagi, jangan buat aku marah!!!” jawabku dengan nada tinggi.
“ris, cepat atau lambat, loe akan tau hal itu, rtia itu musuh dalam selimut kamu” bentak gheni. Lalu rtia datang. Dia melempar senyumnya kepadaku. “sok baik” bisik gheni kepada juwita, sahabatnya.
Kringg.. Bel berbunyi. Bu hana pun datang. “selamat pagi anak-anak” sapa bu hana.
“pagi bu…” balas kami. Lalu kami belajar.

Tak terasa bel pulang pun berbunyi. Aku latihan pidato. Jadi, pulangnya telat. Saat aku ingin ke kamar mandi yang berada di belakang sekolah, tak sengaja aku mendengar percakapan. Suara mereka mirip suara rtia dan heni. Saat ku lihat, ya ternyata dugaanku benar. Begini percakapannya.
“rtia, seharusnya sekarang lo bunuh si rista. Tapi kenapa lo ngak mau?” tanya heni.
“gue gak mau karena… Rista mendengar percakapan kita, dan sekarang waktunya melaksanakan tugas.” kata rtia sambil menatapku tajam.
Aku berlari sekencang mungkin. Ingin rasanya ku berteriak, namun mulut ini tak bisa berkata-kata. Jantungku berdegup kencang. Saat aku ke ruang guru, rtia dan heni terasa takut. “nak, kamu ngapain ke sini?” tanya bu hana.
“bu.. Rtia dan heni bu..” kataku. Tangisku pun pecah.
“kenapa mereka?” tanya bu hana.
“me… mereka mauu..” kataku tak sanggup berbicara lagi.
“membunuh rista, bu” sambung gheni.
“apa? Benar itu rtia dan heni?” tanya bu hana. Mereka hanya mengangguk sambil menatapku tajam seakan berkata awas kamu rista.
“kenapa heni? Rtia? Tega kalian bunuh teman sendiri. Sudah cukup kalian bunuh sandy, murid kebanggaan sekolah sekalian sahabat rista. Oh iya, ibu dengar.. Rtia itu sahabatnya rista, kenapa kamu tega ingin membunuh sahabatmu sendiri rtia? Kenapa nak.. Rista itu adalah pengganti sandy, murid kebanggaan sekolah kita. Kenapa nak?” ujar bu hana tak sanggup membendung air matanya lagi.
“karena..” kata-kata rtia terputus karena tiba-tiba saja polisi datang.
“siapa yang menelpon polisi?” tanya bu hana yang kaget karena ada polisi.
Gheni menunjukkan tangan sambil berkata, “saya bu.” bu hana hanya diam seribu kata.

Tanpa menunggu lama lagi, polisi memborgol kedua tangan rtia dan heni, lalu membawa setengah menyeret rtia dan heni. Lalu mereka dinaikkan ke dalam mobil polisi dan dibawa ke pengadilan.

Selesai

Cerpen Karangan: Riva Fitrya
Facebook: Riva FitryaM
Hai.. Namaku Riva Fitrya. Cerpen yang sudah terbit di cerpenmu adalah Dari Musuh Jadi Teman, Perjuangan Lala, Misteri Arwah Tari, Putri Riana dan Pangeran Cireb, Selamat Jalan Bibi, Senyum Terakhir dari Bunda, dan ini… Untuk bisa mengenalku lebih jauh, kalian bisa mengfollow twitterku : @rivafitrya123. Thank’s

Cerpen Musuh Dalam Selimut merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Godaan Es Campur

Oleh:
Aku di sini menetap. Diam tak berkata. “Itu mereka!” dengan cepat aku menggoda. Keringatnya mulai bercucuran. “Hei, Nak! Kemarilah” Aku terus memanggil orang-orang itu di tengah keramaian. Mereka hanya

Marbhike, Ular Putih Pemberani

Oleh:
Pada zaman dahulu, di sebuah Kerajaan di daerah pesisir pantai Pasar Bawah Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu. Hiduplah sepasang Raja dan Ratu. Sang Raja bernama Soeparau, sedangkan Sang Ratu

Di Dunia Mana Aku Sekarang?

Oleh:
Tiba-tiba, aku sudah berada di sebuah lapangan yang sangat luas tetapi gersang. Di sana ada beberapa gerombol kupu-kupu yang menyembunyikan kesan kering lapangan itu. Kakiku melangkah mendekati salah satu

Sisca oh Sisca…

Oleh:
Aryo tampak lemas. Barusan ditelepon sama pacar gelapnya Sisca. Siapa yang tak mau menyimpan Sisca? Tubuh aduhai dengan majah manis adalah salah satu alasan Aryo berhubungan dengan Sisca. Tapi

Adobencha Sora (Part 1)

Oleh:
“Sorrraaaa… tolong aku” “Tidak… tidak… TIDAAAAK” Sekarang aku tak bisa bergerak sedikitpun setelah melihat Yuuki yang telah diculik oleh tentara musuh, aku masih bingung mengapa mereka menculik Yuuki. “Siall…

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Musuh Dalam Selimut”

  1. agatha listya amarilia says:

    bagus banget!!!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *