O Theos Echei Mia Istoria (Tuhan Punya Cerita)

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 12 June 2019

Mungkin sebagian dari kalian tidak pernah tahu apa yang dialami manusia jika bertemu dengan salah satu tuhan… mungkin dewa Yunani…

Jika menangis dan ditanya “Proséxte ótan perpatáte (hati-hati jika berjalan)” jika kamu ditanya seperti itu… yang kamu lakukan pasti menangis
… karena kamu masih berumur 2 tahun…

Karena menangis pasti dia bertanya “Eh … fónaxe (eh… kok nangis)?” tanyanya, jika kamu menjawab “Fovámai (aku takut)” pasti dia akan berkata “Thélete na érthete mazí mou (mau ikut denganku)?” pasti kamu hanya diam dan terpaksa ikut karena takut…
Dan ini terjadi padaku sungguh…

1485 tahun kemudian…
“Eros… sudah berapa kali kubilang jangan buat To louloúdi mou eínai lypiró (bungaku sedih)” kataku geram, “Perse… kamu tau… kenapa bunga sedih jika diperlakukan seperti itu…?” tanya Eros tiba-tiba bibirku tadi yang tersenyum-marah berubah jadi dingin.

“Akan kuceritakan satu hal yang harus kau ingat Eros…” aku melangkahi Eros, pria sebayaku…
“Bunga itu punya perasaan… dia punya waktu untuk hidup… seperti halnya kita… bunga selalu menerima nasibnya yang kurang bagus… walau dia bisa hidup lagi dengan bantuan cintanya… bunga sangat senang jika kamu mematahkan hatinya dengan cara kamu menghargainya tapi dia akan sedih jika kamu mematahkannya tapi tidak menghormatimu…” ceritaku sambil memegang sekuncup bunga mawar yang masih kuncup…

“jangan sesekali kamu seperti itu padanya… semoga kamu baik-baik saja…” papasku…
“Apa maksudnya… aku tak mengerti Persephone…” ucap Eros, “kelak kamu akan mengetahuinya… seperti rasanya kamu menjadi bunga…” kataku pergi dari taman, Eros sungguh bingung apa yang aku bicarakan.

Aku menatap jendela, “seperti halnya aku yang selalu sendiri… membutuhkan pelukan hangat… penantianku sangat besar… Hades…” gumamku.

Hades… aku tahu kamu menghargaiku… tapi sekarang… apakah kamu menghargaiku seperti dulu atau seperti bunga yang tidak dihargai… aku masih berfikir… aku tahu Hades sibum dialamnya tapi… bisakah dia menghargaiku sedikit… aku butuh cintanya… hanya sedikit saja… aku butuh… cintamu… Hades…

Manusia atau Tuhan itu sama saja… mereka punya hidup masing-masing bahkan ada yang selalu gembira, jujur, sedih, dan marah… aku sebagai Tuhan (Dewi) juga punya cerita… apakah hanya manusia saja… yang boleh punya cerita Tuhan juga…

Ceritaku itu cerita tak terduga… cerita yang benar-benar sedih dan tidak bahagia… penantian selama 145 tahun itu selalu berarti bagiku… kapan kau akan pulang… aku sedih jika kamu seperti ini Hades… “Méchri pou … prépei na periméno (sampai kapan… aku harus menunggu) Hades…”

Cerpen Karangan: Chayya Namira
Blog / Facebook: chayya.namira[-at-]gmail.com
Nama: Chayya Namira Rizky Rahardjo
Kesukaan: Mitologi, kolosal, dewa dewi Yunani

Cerpen O Theos Echei Mia Istoria (Tuhan Punya Cerita) merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


A Trap

Oleh:
“Sial!” Umpat Ray ketika memasuki ruangannya. “Kita sudah mengetatkan penjagaan, tapi dia masih berhasil menemukan titik lemah para penjaga dan melarikan diri” Jelas lelaki lain yang berjalan di belakang

Lukisan Masa Depan

Oleh:
Lukisan selalu dilambangkan dengan keindahan. Banyak sekali lukisan yang luar biasa indah di luar sana, Namun keindahan lukisan bisa saja lenyap jika bagian yang paling penting itu hilang.. Ada

Mars (Part 1)

Oleh:
Pagi itu Dyalan terbangun dalam keadaan yang sangat letih, sebab semalam dia harus pulang larut setelah menyelesaikan tugas skripsi bahasa indonesianya. Yang mengalahkan ketebalan KAMUS BESAR BAHASA INDONESIA. “Ngoammm.”

The Angel of Death

Oleh:
Ruangan besar berbentuk persegi panjang itu tampak sunyi. Hanya ada suara tangan beradu dengan papan keyboard dan suara jam yang berdetik tanpa henti. Seorang laki-laki duduk di ujung ruangan.

Semut yang Sombong

Oleh:
Di sebuah hutan tinggallah seekor semut. Semut itu dijuluki si Mungil karena ia berbeda dengan semut yang lainnya. Karena di usia remajanya ini semut itu belum mengalami perubahan tinggi

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *