Pangeran Dan Putri Naga

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 5 May 2016

Pada zaman dahulu kala hiduplah seorang Pangeran yang merupakan keturunan Ratu Naga. Pangeran bukanlah satu-satunya putra Ratu Naga, Pangeran mempunyai 6 saudara yang masih dalam wujud telur, Ratu Naga jatuh sakit setelah bertelur, waktu itu usia Pangeran masih 10 tahun. Karena sakit yang tak kunjung sembuh Raja pun membawa Ratu Naga ke bukit naga mungkin saja di sana keadaan Ratu Naga akan membaik dan kembali pulih seperti sedia kala. Pangeran pun ditinggal selama bertahun-tahun hingga ia beranjak dewasa orangtuanya belum juga kembali, walaupun begitu Pangeran sering mendengar kabar burung kalau keadaan ibundanya semakin membaik.

Kecemasan terhadap orangtuanya sedikit berkurang, tapi kecemasan akan kehidupan adik-adiknya semakin bertambah, Pangeran takut jika adiknya tidak bisa menetas. Lama Pangeran memikirkan tentang saudara-saudaranya terlintas dalam benak Pangeran untuk datang ke lembah naga, walaupun ia tahu kalau itu sangat berbahaya, terkecuali Pangeran adalah seekor naga. Di situ pula Pangeran merasa heran kenapa ia tidak bisa berubah menjadi naga seperti ibundanya, tapi Pangeran masa bodoh ia akan tetap datang ke sana apa pun resikonya itu semua demi saudara-saudaranya.

Sampailah Pangeran di lembah naga, awalnya nampak sepi biasa saja, namun tiba-tiba seekor naga datang menyerangnya, Pangeran pun menghadapinya hingga naga itu tersungkur di tanah, tak mau kalah naga itu pun memanggil pasukannya, diseranglah Pangeran oleh kelima naga itu. Pertarungan itu tak akan pernah selesai jika tidak ada yang mengelah karena Pangeran tak kalah kuatnya dengan kelima naga itu. Pangeran pun mengalah. Naga yang cerdik, mereka tak percaya Pangeran mendadak kalah begitu saja tentu pasti ada tujuan tertentu ia mengalah, seekor naga satu dari mereka menjelma menjadi seorang gadis yang sangat cantik, ia adalah Putri Naga.

“Siapa kau?” tanya Putri Naga.
“Aku Pangeran dari negeri biru,” jawab Pangeran.
“Apa maksud kedatanganmu? manusia sepertimu bisa jadi santapan lezat naga di sini,” ujar Putri Naga.
“Aku butuh bantuanmu, maksudku bantuan siapa pun yang terpenting dia naga.” jawab Pangeran.

Tiba-tiba datang seekor naga yang membisikkan sesuatu tentang Pangeran ke telinga Putri Naga. Putri Naga pun menghela napas dan mengajak Pangeran ke istananya, Pangeran dijamu sangat baik oleh Putri Naga, Pangeran merasa heran ketika naga-naga itu mendadak mendudukkan kepala memberi hormat.
“Jadi kau putra Ratu Naga?” ucap Putri Naga.
“Bagaimana kau bisa tahu?” tanya Pangeran.
“Segala sesuatu tentang Ratu wajib untuk ku ketahui, kecuali tentang kau, aku sedikit terlambat untuk mengetahuinya,” jawab Putri Naga.
“Jadi, siapa namamu?”
“Putri Naga.”

Sebagai perkenalan pertama Putri naga mengajak Pangeran berkeliling lembah, walaupun Putri Naga nampak sedikit jutek Pangeran tetap merasa nyaman bicara dengannya, entah kebetulan atau memang Pangeran yang merasa nyaman. Selama ini ia tak pernah mau sedekat ini dengan seorang wanita. Sudah banyak yang ia bincangkan dengan Putri Naga Pangeran pun menjelaskan maksud kedatangannya, Putri Naga pun kaget, mana mungkin ia bisa mengerami telur.

“Aku tidak bisa menolongmu, aku tidak bisa mengerami telur, menikah saja aku belum mana mungkin aku mengerami telur,” ujar Putri Naga.
“Bagaimana mungkin akan ada pria yang mau menikah dengan Putri, sementara Putri suka sekali marah-marah,” ujar seekor Naga yang sejak tadi mengawal kami.
“Diam kau!” ucap Putri Naga dengan nada tinggi yang berlalu pergi.
“Kau pasti bisa membujuknya Pangeran,” ucap Naga.
“Ya semoga saja,” jawab Pangeran.
“Kau pasti sangat lelah, naiklah!” ucap Naga merendahkan tubuhnya membiarkan Pangeran naik ke Punggungnya.

Hingga larut malam Pangeran belum juga tidur, ia tersenyum sendiri teringat akan tingkah Putri Naga yang sebenarnya cukup menyebalkan. Putri Naga yang melintas di depan kamar Pangeran langkahnya terhenti melihat pintunya masih terbuka dan Pangeran yang tengah duduk sendiri. Putri Naga pun mengetuk pintu dan masuk.

“Kau belum tidur?” tanya Putri Naga.
“Aku tidak bisa tidur,” jawab Pangeran.
“Apakah istanaku kurang nyaman untukmu?”
“Tidak, istana indah dan sangat nyaman, hanya ada yang sedang ku pikirkan,”
“Tentang apa?”
“Tentangmu.” Pangeran berdiri sangat dekat di hadapan Putri sambil menatapnya, Putri Naga menjadi gugup dan memalingkan wajah dan berlalu pergi.

Ia ke luar dari istana dan langsung berubah menjadi naga, ya tak ada yang boleh melihat raut wajahnya saat ini jika ia menjelma menjadi manusia, tentu saja wajah Putri Naga tak pernah berubah menjadi semerah ini, dan ke luar keringat dingin. Sejak tadi ia hanya mondar-mandir terbang di atas istana berusaha menenangkan diri karena hatinya yang berdebar tak menentu. Dan sejak tadi Pangeran memperhatikannya di bawah sambil tersenyum. Putri Naga tak menyadari bahwa Pangeran tengah memperhatikannya dari bawah, saat ia mulai menyadari ia kehilangan keseimbangan untuk terbang Putri Naga pun kembali menjelma menjadi manusia dan terjatuh, syukurlah tubuhnya tak terjatuh menyentuh tanah. Ya Putri Naga jatuh dalam pelukan Pangeran. Sejenak suasana menjadi hening dan keduanya hanya saling bertatap mata. Suasana hening itu pecah ketika beberapa ekor Naga datang. Wajah Putri Naga nampak kembali memerah dan Pangeran terlihat malu-malu.

“Nampaknya kami datang di saat yang tidak tepat,” ucap seekor Naga paling besar di antara mereka.
Putri Naga yang ingin menyembunyikan raut wajahnya tengah berusaha berubah menjadi Naga namun perubahannya hanya sekejap ia kembali menjadi manusia.
“Nampaknya Putri Naga sedang gugup,” ucap Naga.
“Apa yang terjadi padaku kenapa aku tidak bisa berubah?” ucap Putri Naga.
“Kau tidak boleh gugup Putri,” ujar Naga.
“Apa kau sedang sakit, kenapa wajah Putri merah seperti itu?” ucap seekor Naga paling kecil mendekati Putri Naga dan memperhatikannya lebih dekat.

“Menjauh dariku!” ucap Putri Naga dan berlalu pergi.
“Bagaimana Pangeran kau sudah meyakinkannya kembali?” tanya Naga.
“Belum, aku rasa ini akan sulit,” jawab Pangeran.
“Ini tak akan sulit Pangeran, karena Putri Naga mulai jatuh cinta padamu,” ucap Naga kemudian berlalu pergi.
“Jatuh cinta padaku? benarkah?” gumam Pangeran.

Esok harinya akhirnya Putri Naga pun memutuskan untuk membantu Pangeran mengerami telur-telur itu. Pangeran pun kembali ke istananya dan mengambil telur-telur itu dan membawanya ke lembah Naga untuk Putri Naga erami. Putri Naga butuh tempat yang sunyi dan tak terganggu oleh siapa pun, ia mengeraminya di dalam sebuah gua. Dan gua itu dijaga oleh puluhan Naga demi keamanan Putri Naga dan telur-telur itu. Kabar tentang telur-telur itu yang konon nantinya menetas akan menjadi Naga-naga yang kuat terdengar hingga ke telinga bangsa ular. Ratu Sanca yang merupakan pimipinannya pun mulai khawatir, susah payah dulu ia meracuni Ratu Naga agar tak dapat mengerami telurnya kini telur-telur itu malah dierami Putri Naga. Ratu Sanca pun melakukan penyerangan, demi keamanan Pangeran. Pangeran pun diharuskan tetap berada dalam istana Naga. Pertarungan itu terjadi sangat hebat hingga akhirnya Putri Naga terpaksa ikut turun tangan karena Ratu Sanca berhasil menyusup ke gua.

“Kau tak akan pernah mendapatkan mereka,” ucap Putri Naga.
“Dasar bodoh, posisimu sebagai pemimpin lembah ini akan tergeser begitu saja jika telur itu menetas,” ucap Ratu Sanca. “Aku tidak haus akan kekuasaan dan jabatan.”

Selesai berbasa basi Ratu Sanca pun memulai perkelahiannya dengan Putri Naga. Perasaan Pangeran mulai tak tenang ia pun nekat menyusul ke gua, ia melihat secara langsung perkelahian Putri Naga dengan Ratu Sanca hingga akhirnya Putri Naga tersungkur di tanah tak berdaya. Pangeran pun maju melawan Ratu Sanca, emosinya memuncak melihat sebuah cairan putih mengalir ke luar dari cangkang beberapa telur itu dan darah yang mengalir di tubuh Putri Naga. Pangeran pun berubah menjadi Ular Naga, dalam seketika Ratu Sanca tewas di tangannya, kemudian ia mendekati Putri Naga yang kembali menjelma manusia. Beberapa Naga datang ke gua untuk melihat keadaan Putri Naga dan mereka menyaksikan Putri Naga tengah bersama seekor Ular Naga.

“Pangeran kau..” ucap Putri Naga.
“Bagaimana ini Putri aku.. aku membunuhnya,” ucap Pangeran.
“Tidak apa-apa Pangeran, Ratu Sanca pantas mendapatkannya,”
“Bukan itu yang ku cemaskan, tapi saudaraku, lihat mereka retak, aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri.”

Pangeran pun segera berlalu, entah ke mana ia akan terbang. Putri Naga pun bingung harus berbuat apa ia terluka dan tak bisa mengejarnya, Putri Naga pun mengutus seekor Naga mengikutinya. Tiba-tiba terdengar seperti bunyi telur yang retak, ya telur-telur itu retak oh tidak mereka retak karena menetas. Putri Naga berhasil mengeraminya ia pun sangat senang. Keenam naga itu pun mendekati Putri Naga, seekor dari mereka berubah menjadi manusia, seorang pria yang nampak mirip dengan Pangeran.

“Ibu?” ucap Pria itu.
“Oh tidak, aku bukan Ibumu, Ibu kalian pasti nanti akan datang,” jawab Putri Naga.
“Apa kau gadis yang diceritakan saudaraku?” ucap Pria itu.
“Walaupun kami di dalam telur, kami selalu bisa mendengar apa yang Saudara kami katakan,” ucap seorang dari mereka.
“Oh benarkah?” jawab Putri Naga.
“Kau terluka.” ucap seorang lagi dari mereka.

Tangannya mengusap luka Putri Naga, dan dalam sekejap Putri Naga kembali pulih. Mereka pun akhirnya kembali ke istana naga. Ratu Naga yang sudah kembali pulih datang ke lembah naga bersama Raja setelah mendengar kabar keenam anaknya yang telah menetas. Ratu Naga pun berterima kasih kepada Putri Naga. Kini masalahnya tinggal satu. Pangeran ia belum juga kembali. Putri Naga pun menceritakan kembali tentang kepergian Pangeran.

“Oh rupanya putraku sudah menunjukkan wujudnya,” ucap Ratu Naga.
“Itu bukan hal buruk baginya bukan? kenapa ia tak pulang,” ujar Raja.
“Mungkin dia berpikir telah gagal menjaga saudaranya,” jawab Putri Naga.
Tiba-tiba seekor Ular Naga datang, itu Pangeran, ia masih belum bisa kembali ke wujud manusianya. Keenam saudaranya pun menyambut kedatangannya.

“Kenapa kau pergi saudaraku?” tanya adik Pangeran yang paling besar.
“Aku pikir aku sudah gagal menjaga kalian,” jawab Pangeran.
“Kau sudah berhasil,”
“Ibu, bagaimana cara berubah kembali menjadi manusia?”
“Lakukanlah apa yang sering kau lihat ketika seekor naga berubah menjadi manusia.” jawab Ratu Naga.

Pangeran pun melakukannya dan ia kembali menjadi manusia, sepasang mata diam-diam mencuri-curi pandangan. Ya Putri Naga dan Pangeran. Keduanya saling tersenyum mencuri pandangan, keduanya sama-sama diam tak mau bicara tentang perasaannya walau sudah kembali bersama lagi. Namun semua tahu mereka saling jatuh cinta.

Cerpen Karangan: Nabilahu
Facebook: Bila CahyaNur Asidiq

Cerpen Pangeran Dan Putri Naga merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Karena Orangtuaku Sayang Padaku

Oleh:
“Di mana aku?” kanan-kiriku tak ada seorang pun, pada siapa aku bertanya? “Ah, mungkin di sana,” kataku pada diriku sendiri. Dalam gelap aku menyusuri lorong gelap yang lembab ini.

Menaklukkan Naga (Part 4)

Oleh:
Madfire si naga merah tiba di ibukota. Sesaat ia terlihat terbang berputar-putar di atas istana, seolah mengamati. Lalu si naga terbang lebih rendah. Geramannya menggema memekakan telinga siapa saja

Curahan Hati Pom Pom

Oleh:
Sang senja kembali menyapa. Matahari jingga beringsut menghilang, digantikan ufuk-ufuk merah pertanda waktu maghrib akan segera datang. Saatnya aku harus segera kembali ke rumah. Dari segelintir cerita orang tua

Dari Mata Yang Berbeda

Oleh:
Malam yang indah dengan ditemani siraman cahaya rembulan. Angin malam berhembus pelan menembus tubuhku. Tanpa berpikir dua kali, aku keluar dari persembunyian. Sejenak kuedarkan pandangan untuk menentukan jalan mana

CoMis (Cowok Misterius)

Oleh:
Di tengah derasnya hujan, alice menekuk kedua kakinya dan menenggelamkan kepalanya. Menangis sesenggukkan, itulah yang dilakukan alice di bangku taman. “hai, kehujanan?” tanya seorang laki-laki berbadan lumayan tinggi, putih,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *