Pangeran Kuda Putih

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 14 June 2014

Hujan yang sangat lebat membasahi jendala rumahku, ku lihat di seberang kamar ku ternyata ada sosok pemuda tampan yang sedang berteduh seorang diri di pinggir danau. Aku terus memandanginya tiada bosan dengan rasa kagum. Tiba-tiba angin kencang meniup tubuhku sehingga aku merasa kedinginan dan mengantuk.

Hujan telah reda aku berlari menelusuri jalan untuk pergi ke taman belakang melihat indahnya warna pelangi. Tiba-tiba ada seorang pangeran menunggang kuda putih menuju ke arah ku dan meraih tanganku dan mengajakku untuk pergi ke istana. Sungguh aku terkejut bukan main kuda yang aku tunggangi ternyata bisa terbang, ku nikmati indahnya pemandangan di atas langit.

“Oh… My Good Ameizing” Kataku

Sesampainya di tempat tujuan, aku merasa berada di tempat yang sangat asing. Istana yang begitu megah dan indah. Aku bahagia ternyata aku di sini diperlakukan sperti layaknya seorang putri istana semua yang aku inginkan dapat terpenuhi.

“Kamu adalah bidadariku yang sangat indah” kata pangeran
“Terimakasih atas pujiannya pangeran”
“Ku inginkan kamu menjadi pendampingku di istanaku ini”
“Sungguh..?”
“Sungguh.. kan ku jadikan permaisuri dalam hidupku”
Aku terbelalak diam sejenak tak percaya dengan apa yang terjadi rasanya sperti mimpi bagiku.

Tiba-tiba aku mendengar suara jeritan ibu memanggil namaku. Lalu aku terjatuh dari tempat tidurku
“Oh sial… ternyata ini semua hanya mimpi” kataku
Aku Tersenyum sendiri sembari berkata
“Ternyata pangeran kuda putih itu hanya dongeng untuk anak-anak dan tidak ada dalam kehidupan nyata”

Cerpen Karangan: Desy Lutvita Sari

Desy Lutvita Sari (XII IPS I)

Cerpen Pangeran Kuda Putih merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Who is My Friend?

Oleh:
Kakiku tak berhenti. Aku terus berlari di tengah hujan yang menggila. Sekelebat, aku kembali melihatmu. Iya, kamu di sana. Aku terus mengikuti seseorang dengan tas coklat di punggungnya. Ingin

Tinggalah Lebih Lama

Oleh:
Tempat ini, aku selalu merindukannya sepanjang tahun, setiap liburan seperti ini aku menyempatkan singgah di rumah nenek karena menariknya di belakang Desa ada Hutan pinus yang selalu membius mataku.

Miselium Fungida

Oleh:
Kota Kecil Fergcon, dibangun atas pegunungan dan hutan yang mengelilingi. Tepat dari arah utara jauh berkilo-kilometer jaraknya, kau dapat mendengar debur ombak yang dahsyat menghantam tebing bebatuan curam bertutupkan

Mimpi dan Fana (Part 1)

Oleh:
Ini adalah mimpi. Bagaimana aku tau? Aku berdiri di bawah himpunan dedaunan. Rasanya rindang, seperti sebuah tameng yang melindungiku dari terpaan sinar matahari. Tapi, layaknya sebuah benda yang tertarik

Dirknight

Oleh:
Dirknight The Northen Thief/Guardian of Prince of the northern Empires Hari ini aku tepati janjiku kepada Sang raja untuk menemuinya pagi ini. di pagi yang cerah dan sejuk ini,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *