Penjelajah Waktu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 19 June 2016

2132- Indopolis
ISIS berhasil dihancurkan. Semua orang sudah bisa tenang. Tapi hmmm… ini bisa dibilang gila tapi alien sudah menguasai Bumi (BOOM). Tapi untungnya alat pembuat atmosfer sudah dibuat jadi kami bisa tinggal di planet lain. Tapi itu belum berakhir umat manusia masih diserang.

Pada suatu hari aku sedang tidur. Aku mendengar sirine, dan tiba-tiba semua pesawat tempur menuju ke arah selatan. Aku takut banget jadi aku lari ke hutan di belakang rumah. And yup! Pilihanku tepat seluruh kota hancur. Tapi pada saat itu alien mendarat di dekat rumahku dan mereka kayak nyari sesuatu. Dan aku berpikir “jika saja aku bisa ke masa lalu dan memperbaiki semua kekacauan ini”. Dan tiba tiba salah satu alien datang ke arahku. Aku pun lari dari sana aku masuk ke sebuah hutan dan aku lihat ada sebuah lubang pohon, dan aku masuk ke sana.

Aku berdoa agar mereka tidak menemukanku dan aku pun tertidur di lubang itu. Kalian inget kan sama yang aku sebutin tadi aku ingin ke masa lalu dan memperbaiki semua kekacauan di dunia. Dan tiba tiba ada suara langkah kaki dan aku coba mengingat langkah kaki apakah tersebut. Dan aku ingat kalau itu suara langkah kaki kuda. Dan sejenak aku berpikir “bukannya mereka sudah punah?” aku keluar dari lubang tersebut dan aku melihat hutan yang sangat berbeda. Lalu aku melihat pohon pinus dan aku bicara dalam hati lagi “bukannya mereka Cuma ada di bumi?” Lalu beberapa saat aku mendengar suara musik yang sepertinya aku sering putar di tahun 2016 (maklum di jaman 2100-an gak tau kenapa manusia bisa awet muda) and aku ingat-ingat dan aku ingat ini british grenadiers lagu tentara inggris and aku baru nyadar aku lagi ada di masa kolonialisasi inggris. Dan aku berpikir “jangan jangan pohon itu adalah mesin waktu”.

Lalu aku kembali ke pohon itu dan berpikir aku ingin ke jaman 2131 dan aku kembali ke masa depan, aku bergabung ke militer dan bisa naik ke pangkat kolonel dalam 7 bulan. dan aku bilang ke jenderal perang pada saat sehari sebelum penyerangan “sebaiknya kita perketat keamanan agar saat alien menyerang kita sudah siap” lalu jenderal berkata “mungkin itu bisa dilakukan”. Semua kota diperketat keamanannya hingga pada saat penyerangan kami bisa memenangi pertempuran itu.

Terima kasih sudah membaca cerita konyol saya

Cerpen Karangan: Bagus AKA theblues667

Cerpen Penjelajah Waktu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Tidaaak!

Oleh:
New York, USA “Kau siap?” tanya seseorang dengan jas putihnya “Siap prof” “Tapi resikonya tinggi. Keluargamu tak akan mengenalimu lagi” “Tak apa, demi misi ini aku rela mempertaruhkan nyawa

Teman Senja

Oleh:
Entah kenapa aku menyukainya. Setiap hari aku menantikannya. SENJA. Itulah yang kusukai. Hari ini pun aku akan menikmatinya. Aku akan menikmati senja melalui jendela kamarku. SENJA… Sesuatu yang indah,

Curahan Hati Pom Pom

Oleh:
Sang senja kembali menyapa. Matahari jingga beringsut menghilang, digantikan ufuk-ufuk merah pertanda waktu maghrib akan segera datang. Saatnya aku harus segera kembali ke rumah. Dari segelintir cerita orang tua

Ramalan Bintang

Oleh:
Hazel sedang memainkan piano miliknya sambil sesekali meneguk jus blueberry dan memakan fettucini carbonara yang ia beli tadi pagi. Sekarang sudah menjelang sore, Hazel belum beranjak dari piano. Padahal,

The Grondey: Board of Death

Oleh:
Hari ini Grondey Express mulai berdecit lagi. Suara decitan itu hampir terdengar ke seluruh penjuru kereta. Darwin, Elizateh dan Edgar berada di kompartemen yang sama. Darwin dan Elizabeth tengah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *