Petualangan di Shiltz (Part 4) Unstable OHM dan Tarantaros

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi), Cerpen Petualangan, Cerpen Thriller (Aksi)
Lolos moderasi pada: 12 June 2017

Aku saat ini akan berhadapan sendirian dengan Unstable OHM yang merupakan salah satu dari 2 pengawal Lucifer yang berkelas SS. Saat ini ketiga temanku sedang beristirahat setelah bertarung mati matian melawan para boss Bale. Aku sendirian tidak yakin bisa mengalahkan OHM sendiri namun tekadku sudah bulat, aku akan segera menghajarnya. Satu satunya keuntunganku saat ini adalah OHM tidak bisa bergerak karena segel yang sudah diberi oleh keempat pahlawan sehingga hanya tangannya saja yang bisa bergerak.

“Kemarilah Clen!! Mari kita mulai pertarungannya!” kata OHM
“Giant Swing!! Mace of justice!! Blessed Swing!!” Aku melancarkan seranganku bertubi tubi kepada OHM
“hah.. apa hanya itu yang kau punya? Rasakan ini!! Darkness Punch!!” Tangan besar OHM langsung mengarah kepada tubuhku dan membuatku terpental.

Saat ini sebenarnya Shun dan Lufa lebih diunggulkan karena mereka adalah petarung jarak jauh sehingga mereka bisa menyerang dari kejauhan. Namun aku tidak boleh menyerah.
“Combo maste 12!! 1000 Aura pengusir Iblis!!” Teriakku sambil melakukan keduabelas comboku
“Kau tau kan aku ini Bale, bukan iblis ya… aku tidak akan mempan diserang seperti ini. ” kata OHM yang terus memprovokasiku
“Kau tau? Kekuatanku sebenarnya tidak jauh berbeda dengan Gnome… hanya saja jika aku bisa berwujud seperti Gnome menjadi manusia maka kekuatanku akan menjadi berkali kali lipat dari Gnome” kata Unstable OHM
“Lalu apa pentingnya bagiku! Prediction!!!” Serangan yang kulakukan bertubi tubi tak bisa menggores tubuh OHM sedikitpun.
“Kalau begitu akan kutunjukan apa itu kesengsaraan kepadamu!! Gravitation On!!!” OHM mengeluarkan kekuatannya yang tak terduga. Dia meningkatkan gravitasi di sekitar tubuku sehingga aku tidak bisa bergerak sama sekali.

“Sial.. apa apan kau ini!!” teriakku kesal
“Dan bukan hanya itu lihat teman temanmu saat ini… aku akan melemparkan pedang milik barbarian itu supaya bisa menusuk si penyihir yang sudah membunuh Gnome tadi.. nyahahaha” kata OHM.
“Jangan.. Kumohon… kau boleh sakiti aku tapi jangan teman temanku!!” kataku memohon
“Sayang sekali.. aku tidak punya belas kasihan kepada manusia… sekarang sampai jumpa manusia” OHM melempar pedang Zeon sehingga pedangnya tertarik gravitasi dan dengan cepat menusuk Lufa yang tengah pingsan.
“Lufa!!! Kau… Mahkluk Mengerikan sepertimu tidak pantas untuk hidup!” Tiba tiba saja aku kehilangan kesadaranku
Aku berubah seketika. Tubuhku mengeluarkan sayap seperti Kelelawar dan badanku menjadi seperti wolfman. Dan setelah kusadari ini adalah efek dariku yang menyimpan Jiwa Wolfman di dalam tubuhku.

“woah… kau berubah menjadi monster sekarang,… itu bagus Clen! Aku bangga padamu” kata OHM
“lofu hona gochira jushi fukare lopas caku luna feso! Mantra diaktifkan.. Kekuatan Amukan Iblis… Super Scratch!” Tubuhku dalam mode Iblis memukul OHM yang masih mengendalikan gravitasi.
“Kau… Iblis..” kata OHM, OHM pun berhasil kutangani walaupun bukan dengan kekuatanku sendiri.

Tubuhku kembali menjadi wujud Prophet dan aku segera menyembuhkan Lufa dengan sihirku yang akan habis.
“Lufa, Zeon, Shun, aku akan segera pergi… kalian kembalilah ke kota dan aku akan menghajar tarantaros beserta lucifer untuk kalian” ucapku

Aku pun bergegas menuju lantai 3 yaitu Dunia Bawah tanah. Hal yang mengejutkan pun tiba. Semua telur tarantaros sudah menetas dan aku harus menyelesaikannya sekarang juga.
“Kyaa… Syaa… Gwaa….” Para Tarantaros kecil namun bertingkat S Class menghampiriku
“Aku, akan menghabisi kalian semua… Judgement! Prediction! Repeantice!” aku menghajar mereka berkali kali walaupun aku tau kekuatanku sendirian tidak bisa mengalahkan mereka.
Aku terus mencoba hingga aku akhirnya kembali bergantung kepada kekuatan iblisku.
“Maafkan aku, aku harus menggunakannya lagi, ayah…” ucapku
“Evil Soul!” Teriakku
Aku pun menghabisi anak buah tarantaros itu dengan mudahnya. Aku bahkan sempat berfikir harus menggunakan kekuatan ini terus menerus supaya bisa mengalahkan Tarantaros dan Lucifer. Sedikit demi sedikit telur telur tarantaros yang menetas pun aku hancurkan secara perlahan.

“Evil Blast!! Evill Ball!!” teriakku
“Gwaaa…!!” Para tarantaros kecil melakukan perlawanan dengan menembakan jaring jaring ke arahku. Namun itu percuma.
“Aku yang saat ini tidak bisa dihentikan oleh monster kelas S maupun kau Tarantaros!!” kataku
“Kita lihat saja, dasar Iblis!! Rasakan Racun ini!!” Tarantaros melemparkan duri beracun kepadaku dan mengenai tubuhku
“Percuma Tarantaros… Racun adalah makanan Favorit seekor Iblis… kau tidak akan bisa mengalahkanku” Aku pun terbang ke atas dan bersiap mengeluarkan kekuatan iblisku supaya aku bisa mengalahkan tarantaros dengan kemampuan iblis ini.
“Memalukan… Ayahmu telah menyuruhmu untuk berjuang namun kau malah mengkhianatinya..” ucap tarantaros
“Aku tak akan mengkhianatinya kalau saja dia tidak mati” ucapku dingin
“lofu hona gochira jushi fukare lopas caku luna feso! Mantra diaktifkan.. Kekuatan Amukan Iblis… Super Scratch!” Aku menggunakan jurus yang sama untuk mengalahkan tarantaros.
Aku pun berhasil mengalahkan tarantaros, tubuhnya berubah menjadi cair. Namun tiba tiba dia kembali

“Hyahahahaha… kau pikir Aku dan OHM sama?? Kau tidak ingat kalau aku adalah Bale yang Abadi!!” teriaknya
“Poison Ball!!” Tarantaros menyerangku dengan bola racunnya namun sama saja dia tidak bisa menyakitiku dengan racunnya.
“Percuma Tarantaros, aku tak bisa membunuhmu dan kau tak bisa membunuhku pula. Jadi lebih baik sekarang kau minggir dan aku akan segera menghabisi Lucifer supaya aku bisa mengembalikanmu ke dimensi Bale.” Ucapku
“Bagaimana jika kau saja yang mundur… dan menyerahlah karena mode Iblismu itu tidak bertahan lama…” kata tarantaros
“Memang mode Iblis ini hanya bertahan selama tubuh prophetku tidak sadar. Namun akan kupastikan bahwa tubuh prophetku tidak akan pernah sadar” kataku

“wah wah… sepertinya ada yang menarik ini… pertarungan Bale SS melawan Manusia setengah iblis” suara yang asing terdengar dari kejauhan.
“Yang mulia… maaf aku sedikit kesulitan karena kemampuanku tidak berdaya bagi tubuh iblisnya tuan” kata Tarantaros
“Tak apa tarantaros… Tugasmu sudah selesai… Death Circle Magic! Bum!!” Orang misterius itu dengan mudahnya menghancurkan Tarantaros hanya dengan jentikn jari.

“Wah wah… lihat siapa yang datang dan membunuh bawahannya…” kataku
“Sepertinya kau datang untuk membalaskan dendam ayahmu ya…” kata orang itu
“Apa kabar Lucifer… aku akan segera mencabut nyawamu” kataku
“Akan kutunggu kau di ruanganku… akan tidak menyenangkan bila kau mati di tempat kotor seperti Dunia bawah tanah ini” kata Lucifer
“Akan kutunjukan kekuatanku yang baru” kataku
“Jadi kau bertekad mengalahkanku dengan jiwa iblismu ya.. berani sekali kau” kata Lucifer
“karena wujud Prophetku hanya akan mati sia sia jika berhadapan denganmu” kataku
“Kau lupa? Aku ini raja Iblis dan kau hanya manusia setengah iblis ingat… aku bisa mencabut nyawamu sekarang juga lhoo” ancamnya
“Segera kembalilah ke ruanganmu dan aku akan segera membunuhmu Lucifer!” teriakku

Cerpen Karangan: Mr. I

Cerpen Petualangan di Shiltz (Part 4) Unstable OHM dan Tarantaros merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Flamela

Oleh:
“Bagaimana perasaanmu padaku?” tanyaku pada orang itu. “Perasaanku akan tetap sama baik itu dulu, sekarang ataupun nanti” jawabnya tegas. “Benarkah?” pertanyaanku hanya di jawab anggukan olehnya. Cukup lega setelah

Andai

Oleh:
Di malam yang berakabut tebal, tubuhku terbujur kaku di atas kasur apak. Tidak ada lagi kehidupan yang bisa aku perjuangkan. Hanya lentera kecil di sudut kamar yang setiap kali

Kereta Masa Lalu (Part 1)

Oleh:
Di dalam hutan yang lebat bernama hutan sunyi, Romi sedang menunggu di atas rumah pohonnya. “lama sekali, sial!” gumamnya sambil terus mencari sasarannya menggunakan teleskop yang ada pada senapannya,

Vanished

Oleh:
tick tock tick tock Suara yang ditimbulkan oleh sebuah jam yang menempel di dinding kantorku seakan menghipnotis siapa saja yang mendengarkannya. Sudah berapa lama aku duduk disini, memperhatikan layar

Failed Slang

Oleh:
Halo… perkenalkan nama aku ROY, biasa dipanggil roy. aku sama seperti kalian semua, sama-sama ganteng. Sebelum lanjut bercerita, aku mau memberitahukan sebuah info. Yaitu, saat ini di kota kita

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *