Petualangan di Shiltz (Part 5) Pertarungan Terakhir

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi), Cerpen Petualangan, Cerpen Thriller (Aksi)
Lolos moderasi pada: 12 June 2017

Tubuhku kembali menjadi wujud prophetku. Aku meneguk potion pengembali energi dan penghilang luka. Sihir penyembuhan prophetku juga tidak lupa aku gunakan karena setelah ini aku akan menghadapi sang raja iblis lucifer.
“Semoga saja ini menjadi pertempuranku yang terakhir” kataku, aku mulai melepas semua jubah prophetku dan hanya Crusade mace yang aku bawa untuk menghabisi lucifer.

Aku mulai memasuki area yang terlihat penuh dengan jebakan. Satu langkah saja duri duri di sampingku akan langsung menghunusku. Entah apa yang merasuki diriku namun aku sama sekali tidak memiliki rasa takut saat ini. Perasaan ini sangat berbeda dengan diriku yang dulu yang sangat takut untuk bertempur, mungkin karena semua rasa takut ini sudah kuubah menjadi kekuatan untuk menghadapi lucifer.

Seusai melewati rintangan itu aku pun sampai di sebuah pintu raksasa dengan lambang mata berwarna biru di tengah tengah pintu itu. Aku pun menyentuh pintu itu dan membuka segel pintunya.
“Wah wah… lebih cepat dari perkiraanku ya, padahal aku sedang ingin memulihkan energiku karena keluar dari tempat peristirahatan ini sama sekali tidak menyenangkan karena banyak menguras energi.” Kata Lucifer
“Selagi kau memulihkan energimu aku akan mengantarkanmu kepada kematian… Lucifer!” teriakku
“kita lihat saja Clen…” kata Lucifer
“Cih… memang tidak ada cara lagi… Evil Soul!!!” Teriakku sambil mengubah diri menjadi iblis. Sayap kelelawar muncul dari punggungku, cakar tajam menjadi senjataku saat ini.
“Evil Blast!!!” Teriakku
“Kau pikir sihir iblis bisa mengalahkan raja iblis? Kau salah besar! Heah!!!” sebuah gelombang api muncul dari tangan lucifer yang melelehkan Evil blastku.
“Sihir iblis: Lingkaran kejahatan!!!” sebuah lingkaran sihir muncul dari bawah dan tiba tiba saja hujan petir menghantam seluruh tubuhku.
“Apa!!! Kau masih bisa bertahan?!?” kata lucifer
“Evil Ball!!!” Teriakku
“Quick Devil Attack!!” serangan bertubi tubi kukerahkan untuk menghancurkan lucifer.
“Fire strom!!!” Lucifer mengubah udara menjadi butir api yang sangat panas.
“Argh!! Aaaa!!! A…” aku mulai merintih kepanasan. Tubuh iblisku juga sepertinya tidak bertahan lama lagi.
“Menyerahlah saja Clen! Sihir Iblis: Kurungan kematian!” tubuhku terhisap kedalam magma yang sangat panas.

“Clen!!! All In!!!” teriak shun yang entah tiba tiba muncul
“Shun cepat selamatkan Clen, Zeon kau tahan Lucifer selagi aku membacakan mantra!” Ucap Lufa
“Demi kelima Pilar suci dan kekejaman Raja Iblis Jikael!! Terbukalah Gerbang neraka!!” kata lufa
“Deathly slash… Torpedo slash!! Double slash!!” Serangan bertubi tubi dilancarkan Zeon
“Inferno!!!” semburan api muncul tepat dari bawah namun lucifer berhasil terbang menghindar
“Yah… kalian lumayan juga ya… kurasa sudah saatnya.” Lucifer mengeluarkan kekuatan maksimumnya
“Clen! Bertahanlah… ini minum potionku!” kata Shun sambil menyadarkanku
“Shun, Zeon, Lufa… maaf…” kataku
“Bukan saatnya minta maaf Clen!! Ini saatnya bertarung! Double Slash!!!” ucap zeon menyemangatiku

“Atas kekuatan Mahkulth yang melemparkan bola cahaya!! Akan aku turunkan sihir Merah membara!! Giga Flame” Serangan Lufa berhasil mengenai tubuh Lucifer namun ada yang aneh.
“Lihatlah… ini wujud asli Lucifer sang raja iblis… Iblis Terkuat di muka bumi!!” teriak Lucifer yang sudah berubah menjadi Jikael yang merupakan kekuatan maksimumnya.
“Apa apaan ini!! Jikael!! Dia masih hidup?!?” kata Lufa
“Mahkluk paling ditakuti para dewa dan Elim yang menyebabkan munculnya berbagai bale di dunia ini” kata zeon
“Mahkluk yang berada di tingkatan yang berbeda dengan Tarantaros dan OHM, Bale Kelas SSS+… Jikael!!!” Ucap Shun ketakutan
“Darkness… Beam!!!” Api hitam disemburkan dari mulut Jikael dan mengakibatkan benda benda di sekitar ruangannya Meleleh.
“Hati hati… sekali terkena api itu… kalian tidak akan selamat…!” Teriak Lufa
“Lalu sekarang bagaimana?!?!” tanya Zeon panik
“Menghindar sebisa mungkin!! Kita tidak akan bisa menghadapinya… bahkan para dewa tidak berani menghadapinya!” kata Lufa
“Tak peduli apapun!! Aku tidak akan mundur!!! Tornado Slash!!!” Tebasan super kuat dilancarkan oleh Zeon.
“Black Jack!! All In!!” serangan Zeon dan Shun sepertinya sangat efektif namun tetap saja jikael tidak terluka
“Special Power of Clown!! Dual Jumping Card!! Special Power of Warrior!! Blazzing Hurriance!!” kata mereka bersamaan sambil mengeluarkan kekuatan maksimal.

Tubuh Zeon dan Shun terlihat babak belur dan kelelahan, wajar saja mereka menyerang tanpa henti terhadap Jikael.
“teman teman… maaf meragukan kekuatan prophetku sendiri… mari kita gabungkan kekuatan kita!” kataku
“yap ayo kita lakukan! Demi kekuatan Mahkult sang pencipta api, tolong pinjamkan aku sedikit kekuatan penghancur. Kekuatan yang kau ciptakan pada hari pertama kau menciptakan dunia ini. Kekuatan Mahkult Bersamaku!!! Hell of Fire!!” Jurus special milik Lufa yaitu menjatuhkan matahari.
“Atas nama Neza sang kecerdasan Berikan aku kekuatan yang cukup untuk menghancurkan mahkluk Hina ini!! Kekuatan Neza sang kecerdasan!! 1.000.000 flying golden knife!!” Jurus terkuat yang dimiliki oleh Shun.
“Demi kekuatan Kettere sang pengawas alam semesta!! Akan kuhunuskan pedang suci ini kepadamu wahai Jikael!! Jurus Elim Kettere… Jikael Saber Blast!!!” Zeon Maxium power sudah diaktifkan. Saat ini mungkin serangan fisiknya tiada tandingan.
“Deli kekuatan cahaya langit dan matahari, 7 bintang dan 7 Elim bersamaku!!! Kekuatan terkuat milik Prophet sejati! Wahai Dewa Elios pinjamkan kekuatanmu!! Special combo… Light of Blue Sky combo!!!” Yang terakhir adalah kekuatan terhebat milik prophet sejati yaitu aku.

Jikael sangat tersiksa dengan serangan serangan itu dan akhirnya tubuhnya berubah menjadi partike partikel hitam misterius yang berisi racun untuk membunuh manusia.
“Evil Soul!! Langgo aara furu tikorima jukai rugu sintoku!!! Arbsorb!!” aku berubah menjadi wujud iblis dan menghisap semua partikel itu.
“Clen!!” teriak Shun dan Zeon

“Dia sangat gila… dia menghisap tubuh jikael dan membuatnya tak sadarkan diri.. jika dia berhasil menghentikan langkah jikael maka semua akan selesai, namun kemungkinannya hanyalah 0.1% karena jikael sangatlah kuat” ucap lufa
“Mari kita satukan 4 senjata kita dan menggabungkan kekuatan untuk clen” kata Shun

Akhirnya Zeon, shun, dan lufa pun menggabungkan 4 senjata kami dan mentransfer energi milik mereka. Aku pun tersadar dan kembali ke wujud prophetku.
“Selamat datang Pahlawan!!” Ucap mereka bertiga dan sontak aku memeluk mereka
“Kerja bagus Clen!” kata zeon
“Sangat nekat sekali” kata Lufa
“Prophet pemberani hanyalah kau seorang Clen! Aku bangga padamu” ucap Shun
“Aku kembali” ucapku sambil tersenyum dan menangis bahagia.

THE END

Cerpen Karangan: Mr. I

Cerpen Petualangan di Shiltz (Part 5) Pertarungan Terakhir merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


More Then

Oleh:
Aku tinggal di sebuah kota dermaga pinggir lautan. Sebuah kota bernama Loisiana, saat malam datang kota ini akan tampak seperti sebuah kota terapung di atas lautan luas. Di ujung

Kamu, Dia dan Marshmallow

Oleh:
Ketika jingga memenuhi langit, dia masih bersama kamu di hamparan rumput yang memanjang. Di ujung sana ada sebuah pohon apel yang sering kamu panjati untuk kamu ambil buahnya. Terkadang

Pertama Kali Melihat Peri

Oleh:
Matahari bangun terlalu pagi, rasanya aku tertidur baru beberapa menit. Matahari pun mulai memancarkan sinarnya. Pemandangan kulihat sangat cerah. Aku pun terbangun dari tidurku. Pada pagi hari ini aku

Katakan Dengan Hati (Part 1)

Oleh:
Aahhh… Nyamannya… tempat ini begitu membuatku tenang, serasa ku ingin istirahatkan tubuhku yang lelah ini. Aku rasa aku akan memejamkan mata sebentar saja… “andi… andii…” terngiang suara di kepalaku

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *