Putri Tasya Yang Baik

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 13 February 2016

Di bagian barat laut arafuru, terdapat kerajaan yang besar dan megah. Ada seorang Raja dan Ratu. Ratu itu bernama Keisya. Ratu Keisya baru melahirkan bayi ketujuh. Dia sangat senang karena mempunyai 7 putri yang cantik. Putri yang pertama bernama Karmila, putri yang kedua barnama Hilda, putri yang ketiga bernama Alin, putri yang keempat bernama Princi, putri yang kelima bernama Arifah, putri yang keenam bernama Kayla, dan putri yang ke tujuh bernama Tasya.

Di antara mereka yang paling cantik dan baik adalah Tasya. Lima belas tahun kemudian, mereka beranjak dewasa dan mereka tambah semakin cantik. Semakin lama keenam putri itu semakin iri dengan Tasya, karena dia paling disayang oleh ibu dan ayahnya. Pada suatu hari Raja dan Ratu akan pergi ke kerajaan Ginga. Raja dan Ratu sebelum pergi menemui Tasya yang berada di taman. Putri Alin dan Putri Princi melihat dan mendengar apa yang Raja dan Ratu berbicara dengan Tasya.

“Putriku Tasya, Ayah akan pergi selama 2 minggu, saat Ayah pulang kamu menginginkan apa?” tanya Raja.
“Aku tidak ingin sesuatu Ayah,” jawab Tasya.
“Tasya, Ibu akan membawakanmu mahkota berlian,” tambah Ratu.
“Tidak Ibu, aku tidak ingin,” tolak Tasya.
“Kamu haru mau ya Tasya,” jelas Raja.
“Tap….” kata Tasya terpotong.
“Tidak usah menolak.” potong Ratu.

Di saat Putri Princi dan Putri Alin mendengar itu, mereka langsung memberitahu saudarinya di saat Putri Karmila mendengarnya di langsung marah. “Kak, Kakak harus tenang ya Kak,” kata Putri Alin. Dua hari Raja dan Ratu telah pergi dari kerajaan. Karmila dan adiknya ingin membalas dendam kepada Tasya. Keenam putri itu melihat Tasya di taman. Mereka menyuruh-nyuruh Putri Tasya.

Setelah dua minggu Raja dan Ratu pergi sekarang telah kembali. Tasya sangat lelah disuruh oleh kakak-kakaknya. Sebelum Raja dan Ratu ingin memberi mahkota berlian kepada Tasya, Putri Karmila dan saudarinya mencurinya. Di saat Raja dan Ratu ingin mengambil mahkota itu, sekarang sudah tidak ada, Raja dan Ratu sedih karena mereka sudah berjanji kepada putrinya mereka akan membawakan mahkota berlian. Raja, Ratu, dan prajuritnya mencari ke seluruh penjuru kerajaan. tetapi, mereka belum juga menemukannya. Mereka kelelahan mencari mahkota berlian itu. Setelah beristirahat mereka pergi ke taman dan mereka melihat Putri Kayla.

“Kayla kamu sedang apa?” kata Raja. Kayla terdiam dia tidak ingin Raja dan Ratu tahu kalau dia sedang menyembunyikan mahkota itu, Kayla pun berbohong.
“Aku sedang bermain petak umpet Ayah.” kata Kayla. “Jadi kalian masih suka main petak umpet?” kata Ratu.
“Kalian itu sudah besar janganlah seperti anak-anak yang masih umur lima tahun,” kata Raja. Raja pun pergi. Putri Kayla, merasa takut karena telah berbohong kepada orangtuanya.
“Akhirnya Ayah dan Ibu sudah pergi, jika Ayah dan Ibu tahu pasti aku akan dimarahi,” kata Kayla dengan suara keras. Raja dan Ratu pun mendengar Kayla berbicara.

“Kenapa kau berbohong Kayla?” kata ayah dengan marah.
“Kayla beraninya kau berbohong kepada Ibu kenapa Kayla?!” kata ibu dengan suara keras.
“Maaf Ayah, Ibu, aku disuruh oleh Kakak Karmila untuk menyembunyikan mahkota itu,” kata Kayla dengan suara bergemetar. “Apa maksudmu tentang Kakakmu dan mahkota itu?” kata Raja sambil bingung.
“Kak Karmila telah mencuri mahkota itu di kamar Ayah,” kata Kayla.

Setelah Raja dan Ratu mendengar kebenaran itu Raja dan Ratu sangat marah. Jadi, Raja dan Ratu menemui Putri Karmila di kamarnya. Di saat mereka ke kamar Karmila, Karmila terkejut melihat kedatangan ayah dan ibunya beserta saudarinya. Karmila kepada ayah dan ibunya. “Kenapa Ayah dan Ibu datang ke mari?” kata Karmila. Ratu langsung menampar Karmila. “Kenapa kamu mencuri mahkota berliannya Tasya, Putri Karmila?” kata Raja dengan perasaan marah.
“Ayah aku iri kepada Tasya. Ayah, Ibu aku minta maaf,” Kata Karmila.
“Kamu harus meminta maaf kepada Tasya, baru Ibu akan memaafkanmu, tapi kalau Tasya memaafkanmu.” kata ibu.
Karmila pun meminta maaf kepada Tasya, Tasya pun memaafkan kakak dan saudarinya. Mereka pun berbaikan dan menjadi bersaudara baik untuk selamanya.

Cerpen Karangan: Inayah

Cerpen Putri Tasya Yang Baik merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Ganbatte Renee

Oleh:
Renee meraih selendang merah pelengkap pakaian menarinya. Hari ini adalah hari pertamanya menari di Negeri Sakura, Jepang. Ia gugup sekali. “Tidak usah takut, Renee. Tarianmu itu lincah,” kata Bunda

Keajaiban Itu Ada

Oleh:
Setengah dinding terbuat dari batu bata merah. Setengah lagi terbuat dari tepas, bambu yang diukir seperti anyaman tikar. Daun rumbia pun menjadi pelindungnya. Terkadang ketika hujan turun, rintik hujan

The Strange Dream

Oleh:
Berjalan melewati sebuah lorong yang membawaku tepat di sebuah gedung besar yang terbakar, beberapa orang berkumpul di sana hanya untuk melihat dan beberapa orang lainnya berusaha menghubungi pemadam kebakaran.

Maafkan Aku Mami

Oleh:
Salma Aneta yang biasa dipanggil Neta. Neta sekarang bersekolah di sekolah Asrama yang nama tempatnya “Asrama Queen Girl” sekolah itu hanya khusus untuk perempuan saja. Neta tidur bersama sahabatnya

3 Hari (Part 1)

Oleh:
Kulangkahkan kakiku membelah derasnya air hujan, di sore hari ini. Bukankah ini janggal dimana saat musim kemarau terjadi dimana mana, di kotaku justru turun hujan deras. “Ada apa ini!”

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *