Rifts of Bhaltazard

Judul Cerpen Rifts of Bhaltazard
Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 6 January 2017

Suatu hari, ada sebuah kerajaan yang sangat besar yang berada di daerah Timur Tengah. Kerajaan ini dikenal dengan kekayaan alam yang sangat berlimpah dan juga dikenal karena rakyatnya yang hidup makmur serta sejahtera. Kerajaan ini mendapat julukan “Singa Dunia” dikarenakan pasukan perangnya yang sangat ditakuti. Kerajaan itu dikenal dengan nama Kerajaan Bhaltazard. Kerajaan itu sedang melakukan pergantian tahta kerajaan, lalu raja pun menaiki mimbar untuk memulai pergantian tahta
“Rakyat-rakyatku semua, Kerajaan ini dikenal dengan kesejahteraannya dan pasukannya yang sangat ditakuti. Agar kerajaan ini tetap sejahtera, kita membutuhkan raja baru yang lebih muda dan lebih memiliki potensi untuk memerintah kerajaan ini kedepannya. Sebagaimana kebijakan raja, saya sudah memiliki calon raja yang akan menggantikan saya yang juga merupakan anak kedua saya yaitu, Pangeran Johe sebagai calon pemegang tahta selanjutnya kerajaan ini.” Kata Raja Khazar

Satu hari menjelang pemberian tahta, Raja Khazar mengundang seluruh raja di dunia untuk mengajak makan malam sekaligus memberitahukan bahwa Raja Khazar akan memberikan tahtanya kepada anak keduanya yaitu, Pangeran Johe.
“Wahai seluruh raja di dunia, sebelumnya saya sudah memberi tau kepada seluruh rakyat bahwa saya akan memberikan tahta kerajaan ini kepada anak kedua saya yang bernama Pangeran Johe” Kata Raja Khazar
“Permisi Raja, saya izin keluar ruangan untuk mengambilkan sesuatu untuk raja” Sahut Pangeran Dahok
Akhirnya rencana jahat Pangeran Dahok telah terungkap, dia lalu pergi ke dapur untuk menaruh racun bubuk di minuman Raja Khazar.
“Tunggu, apakah ini minuman untuk Raja Khazar?” Tanya Pangeran Dahok kepada Diego, sang Penasihat Kerajaan
“Iya, betul sekali Pangeran, memangnya kenapa?” Balas tanya Diego dengan keheranan
“Apakah kamu mau menjadi anak buahku?, saya akan mengangkatmu menjadi penasihatku jika aku berhasil merebut tahta kerajaan ini.” Tawar Pangeran Dahok
“Tetapi, apa yang harus saya lakukan?” Kata Diego dengan raut wajah heran
“Kau cukup memberi bubuk ini di minuman Raja, tapi kau harus tutup mulut biar tidak ketahuan.” Jawab sang Pengeran Dahok
“Oke, aku akan mengikuti perintahmu, wahai pangeran. Dan ingatlah janjimu ketika kau sudah merebut tahta kerajaan ini.” Kata Diego

Akhirnya, rencana jahat Pangeran Dahok pun dimulai. Ketika sudah selesai makan malam, Raja Khazar kembali ke kamarnya, tetapi…
“Arrghhh.. kenapa ini, kenapa tiba-tiba badanku lemas, oh tidak aaaaa…”

“AYAAAHHH… bangun ayah, ayah kenapa, banguunn, aku tidak bisa memimpin kerajaan ini tanpa bantuanmu ayaahh…” Tangis Pangeran Johe melihat ayahnya sudah tak bernyawa
“Ha… ayaahh, Hey Johe, ayah kenapa, dia sudah tak bernyawa Johe.., jangan jangan kamu membunuhnya ya!?” Tanya Pangeran Dahok dengan keras
“Tidak, bukan aku yang membunuh ayah, ketika aku sudah di sini, ayah sudah kehilangan nyawa begini.” Jawab pangeran johe
“Jangan Bohong kamu!! Kamu kan yang membunuh ayah, semua ini sudah jelas, Johe. Kamu itu egois dan pembunuh Raja, aku akan bilang kejadian ini besok di depan seluruh rakyat” Ancam sang Pangeran Dahok

Keesokan harinya, pada saat pemberian tahta, tiba tiba..
“Wahai rakyatku, semalam ada peristiwa yang sangat tidak kita duga, bahwa Raja Khazar telah meninggal dunia dan Diketahui Pembunuhnya adalah Pangeran Johe” Fitnah Pangeran Dahok
“Hanya Pangeran yang egois yang tega membunuh ayahnya sendiri untuk mendapatkan tahta kerajaan, Pangeran Johe tak pantas menjadi raja selanjutnya, yang pantas menjadi raja adalah Pangeran Dahok, karena dia adalah anak pertama dari Raja Khazar, dan Pangeran Johe pantas untuk dihukum.” Tambah Diego

Setelah pemberian tahta kerajaan kepada Pangeran Dahok, dan sesuai perjanjian, akhirnya Diego pun menjadi penasihat Raja Dahok, sesuai hukuman, Pangeran Johe pun kemudian diasingkan dari area elit kerajaan dan dimasukkan ke area miskin kerajaan. dampak buruk dari raja baru ini mulai terlihat, semua sifat ayahnya sangat berbeda dengannya. Sifat sifat keji dan tamak dari Raja Dahok mulai terlihat dan rakyatpun mulai sengsara dengan pemerintahan Raja Dahok yang hanya mementingkan kepuasan pribadi.

Setelah berbulan-bulan masa pemerintahan Raja Dahok dan diasingkannya Pangeran Johe ke area miskin, mulai terlihat sekali pemberontakan dari Rakyat Miskin dan diketahui juga bahwa Pangeran Johe bergabung dalam Pasukan Pemberontakan tersebut.

“Sudah kurang lebih satu tahun kau bergabung dengan kami, dan kami punya satu permintaan kepada kau wahai pangeran, maukah kau memimpin Pasukan Pemberontakan ini dalam perang pemberontakan melawan area elit kerajaan ini?” Tanya Bartho si Pemimpin Rakyat miskin kepada Pangeran Johe
“Boleh saja jika engkau mau itu, akan kupimpin pasukan ini sampai mendapat keadilan yang diinginkan oleh rakyat miskin, kita nyatakan perang kepada Raja Dahok besok, bersiaplah untuk menghadapi beliau, karena beliau mempunyai pasukan yang tak kalah kuat dibanding kita.” Jawab Pangeran Johe dengan gagah

Keesokan harinya, pernyataan perang pun dimulai, dengan gagah berani, Bartho datang dengan satu pengawalnya lalu menghadap ke Raja Dahok untuk menyatakan pemberontakannya
“Raja, ada seorang rakyat miskin yang ingin menghadap raja, dia membawa satu pengawalnya, bolehkan dia kuizinkan masuk?” Tanya Diego kepada Raja Dahok
“Suruh dia masuk, bisa saja dia membawa berita penting mengenai Pangeran Johe” Jawab Raja Dahok
“Baiklah, Raja”
“Perkenalkan Raja, nama saya Bartho, saya pemimpin rakyat miskin di area miskin Kerajaan Bhaltazard, saya datang kemari dengan damai, tapi saya membawa pernyataan yang bisa saja membuat kerajaan in menjadi tidak damai.” Kata Bartho kepada Raja Dahok
“Apa pernyataan yang kau ingin katakan?” Tanya Raja Dahok
“Dengan ini, kami rakyat miskin menyatakan Perang terhadap Area Elit Kerajaan Bhaltazard, kami siap memberontak dan siap mengembalikan keadilan yang dulu pernah kami rasakan. Dengan penuh kesal kami menyatakan perang yang diadakan seminggu lagi di Padang Dumbaba. Tertanda seluruh rakyat miskin.” Pernyataan Bartho kepada Raja
“Hahahaha…, saya terima dengan senang hati, wahai rakyat miskin yang menginginkan keadilan, siapkanlah Pasukan sebanyak-banyaknya agar Pasukan Area Elit dapat menghabisi banyak korban. Hahahaha” Jawab Raja Dahok sembari tertawa jahat

Setelah seminggu menyiapkan mental dan persenjataan untuk perang, rakyat miskin pun siap untuk menghadapi pasukan area elit, begitu juga dengan pasukan area elit yang tak mau harga dirinya diinjak-injak oleh rakyat miskin. Akhirnya kedua pasukan sudah berkumpul di Padang Dumbaba, di Padang itu juga yang akan menentukan nasib rakyat miskin kedepannya, tak peduli terik matahari membakar kulit, rakyat miskin berkumpul untuk menentukan nasib mereka. Pemimpin dari kedua kubu pun tak lupa memberi semangat kepada pasukannya

Setelah para pemimpin pasukan selesai melakukan pembakaran semangat kepada para pasukannya masing-masing, lalu terdengar suara genderang peperangan dan suara semangat-semangat dari rakyat miskin yang haus akan keadilan tersebut, lalu dimulailah perang penentu nasib rakyat miskin Bhaltazard itu.
“SERAAAANGG!!!” Seru Pangeran Dahok kepada para pasukannya
“Mari kita rebut keadilan itu kembali, Habisi Mereka semua wahai Pasukan rakyat miskin, SERAANGG!!” Seru Pangeran Johe tak mau kalah

Kedua kubu pun mulai maju dan menghabisi lawannya masing-masing, banyak sekali korban yang berjatuhan di dalam peperangan tersebut, panasnya terik matahari sama sekali tak menurunkan semangat peperangan dari kedua kubu, terdengar sekali langkah kaki kuda-kuda pasukan area elit, terdengar juga suara aduan pedang dari kedua kubu yang tak mau kalah, tak sedikit juga terdengar suara teriakan kematian dari para korban yang berjatuhan. Sungguh peperangan yang sangat luar biasa hebatnya. Akhirnya, bertemulah antara kedua pemimpin pasukan dan terjadilah sebuah percakapan antara mereka.
“Kau telah memfitnahku…, kau berhak tunduk kepadaku!” Teriak sang Pangeran Johe kepada Saudaranya, Raja Dahok
“Aku tidak akan memberikan takhta ini kepadamu!!” Balas Raja Dahok
“Aku yang sebenarnya mendapatkan kekuasaan, aku yang seharusnya memimpin dan memajukan kerajaan ini.., bukan kau..! yang telah membunuh ayah dan telah memfitnahku serta berlaku egois dalam memerintah kerajaan ini, matilah kau bersama para pasukan elit ini!” Teriak Pangeran Johe sambil siap menusuk badan saudaranya itu

CRAAATTSS..
Bunyi tusukan sang Pangeran Johe itu pun membuat para pasukan area elit itu pergi berhamburan meninggalkan area peperangan, akhirnya sebuah tusukan pun menentukan nasib sebuah kerajaan, terdengar sorak kegembiraan dari para pasukan miskin yang mendapat kemenangan itu, berdiri dengan gagah di bawah teriknya matahari, pemimpin pasukan rakyat miskin, pangeran Johe menyatakan bahwa perang sudah usai dan kemenangan telah dimiliki oleh pasukan rakyat miskin.

Setelah peperangan itu, Pangeran Johe membawa semua pasukan miskin ke dalam istana kerajaan Bhaltazard dan membuat pesta kemenangan yang sangat ramai itu, dengan matinya Raja Dahok, kerajaan akan kembali damai dan kemudian akan dipimpin oleh Pangeran Johe. Esoknya, kerajaan itu melakukan pergantian takhta kerajaan dan Pangeran Johe pun menjadi Raja Kerajaan Bhaltazard, Bartho pun diangkat menjadi penasihat kerajaan Bhaltazard yang dipimpin oleh Raja Johe itu, Rakyat pun merasa senang karena terbebas dari keserakahan Raja Dahok, akhirnya mereka pun mendapatkan keadilan yang dulu pernah mereka rasakan ada saat masa pemerintahan Raja Khazar.

“Silakan naik mimbar, wahai Raja Johe.” Kata Bartho kepada Rajanya. “Baiklah, Penasihatku.” Balas Raja Johe
Terdengar suara sorak gembira dari seluruh rakyat Kerajaan Bhaltazard saat Johe menaiki mimbar untuk melakukan pidato kerajaan

“Wahai, Rakyatku semua, dengan ini, saya Johe resmi menjadi Raja dari Kerajaan Bhaltazard ini, saya berjanji akan membawa Kerajaan ini menjadi kerajaan yang sejahtera dan ditakuti diseluruh dunia, saya akan melanjutkan masa pemerintahan ayah saya, Raja Khazar yang telah dibunuh oleh Pangeran Dahok, saya mohon bantuannya kepada kalian seluruh rakyat Kerajaan Bhaltazard untuk membantu mensejahterakan kerajaan ini, dan menjadikan kerajaan ini sebagaimana kerajaan yang adil dan makmur seperti apa yang ayah saya amanahkan kepada saya. Terimakasih untuk kalian semua, wahai rakyatku.”

Usai berpidato, Raja Johe pun dipakaikan mahkota kerajaan Bhaltazard dan terdengar tepuk tangan dari seluruh rakyat yang senang dan terharu bahwa keadilan yang dulu mereka rasakan akan terjadi lagi dan terhapusnya penderitaan mereka.

Cerpen Karangan: Faisal Irfantiar
Facebook: facebook.com/profile.php?id=100004904175980
I just a poor boy, nobody loves me, I need no sympathy

Cerita Rifts of Bhaltazard merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Putri Naswa

Oleh:
Pada zaman itu ada seorang putri naswa yang buruk rupa,hingga pada suatu hari dia bermimpi bertemu seorang pangeran “cantik kemarilah!”katanya sang putri melihat kekanan kiri,tidak ada orang selain ia.

The Adventure Princess Sofia

Oleh:
Pada suatu hari, di kerajaan Crystal Palace hiduplah seorang putri bernama Sofia, ibunya bernama Miranda dan ayah nya bernama Vernando. Sofia adalah putri tunggal, Sofia tinggal di castle bersama

Maafkan Sang Malam

Oleh:
“Boleh aku memandangmu”, itulah yang aku ucapkan kepadanya. Sepasang mata itu tak pernah lepas dari pandanganku. Aku yakin dia mengerti apa yang aku maksudkan. Hanya ada satu garis pembatas

Laboratorium Sekolah

Oleh:
Angga langsung menghunuskan pedangnya saat Ia mengetahui kalau peluru revolvernya habis. Dengan cekatan, dia langsung mengayunkan pedang itu ke leher para monster menjijikkan dan menebasnya dengan cepat. Tidak berguna,

Space Time (Perjalanan Ruang dan Waktu)

Oleh:
Januari 2015, NASA bekerja sama dengan beberapa lembaga Antariksa Asia untuk misi penelitian ke planet Mars dengan mengirimkan tiga orang astronot. Aku mewakili LAPAN untuk bergabung bersama aliansi NASA.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *