Saat Terakhir

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 21 January 2013

“Yas..buruan sayank.. udah siank nich, katanya kamu mau berangkat kerumah eyang.” Teiak mama Yasmin..
“iya Ma.. ini lagi ganti baju bentar lagi kelar kok.” jawab seorang gadis yang dipanggil Yasmine itu. Yamin pun menuruni tangga dan langsung berlari menemui Mamanya yang sedari tadi ngomel.
Yupz, hari ini adalah adalah musim liburan dan hari ini hari pertama sekolah Yasmin libur. Yasmin ingin sekali menghabiskan liburannya dirumah eyangnya di Bogor.
“sayang.. kamu harus inget ya.. ngga’ boleh bandel turuti nasehat eyangmu dan bantu dia, kamu tau kan eyang kan sudah tua.” kata mama Yasmin menasehati anaknya.
“iya ma.. yasmin ngga’ akan bandel lagi pula kan… yasmin kesana Cuma ingin menikmati udara kota Bogor yang masih sejuk ngga’ seperti disini, dan juga aku pengen photo-photo pemandangan alam yang indah dan alami.” kata yasmin yang hanya diiyakan oleh ibunya.
“kamu ngomong udah kaya kerata api aja panjang lebar banget.” ucapa mamanya kesal
“ya udah kalau gitu.. Yasmin berangkat ya Ma…” kata Yasmin sambil mencium tangan mamanya

Yasmin pun langsung naik kemobil nya, yang didalamnya sudah menunggu sopir pribadi nya, yang siap anter dia kemanapun dia mau asal ngga’ masuk jurang ajha.
“pak..nanti kita mampir kerumah Novi dulu ya.. aku mau jemput dia dulu dirumahnya sekalian jemput Vina.” kata Yasmin
“baik Non..” kata sopir itu

SKIP

@Rumah Novi
“lama banget sih si Novi ngga’ tau apa kalau ini udah siang, bisa jamuran aku nungguin dia.” kata Yasmin kesal.
Dari dalam sebuah kamar, terdengar suara ribut-ribut yang membuat Yasmin semakin kesal saja.
“Vin.. buruan donk.. sisirnya, lama banget sih loe.” ucap Novi
“iya.. iya sabar.. bentar lagi kelar nich, nah.. kan udah tinggal pake’ jepit rambut biar tambah cantik iya ngga’.” ucap Vina sambil mengerlingkan matanya.
“okey… sekarang giliran gue yang merias wajah gue biar cantik dan anggun dan biar semua…. cowok Bogor bakalan terpikat sama kecantikan gue.” ucap Novi dan langsung beraksi didepan cermin.
Iya, Vina dan Novi adalah sahabat Yasmin sejak masih duduk dibangku SMP. Vina masih sepupuan sama Novi, tempat tinggal mereka memang ngga’begitu jauh namun Novi sejak kecil sudah sejak kecil tidur bahkan suka menginap dirumah Vina. makanya banyak yang bilang mereka bersaudara, saking dekatnya kali ya…

2 jam kemudia,dua dara cantik itupun keluar menemui sahabatnya yang sudah lama menunggu mereka diruang tamu.
“hay.. yas..” ucap Vina
“hay juga, lama banget sih kalian liat tuch udah siang bisa-bisa.. kita nyampe’bogor sore hari.” ucap Yasmin kesal
“iya.. iya yas.. maaf, ini semua gara-gara Vina nich, udah mandinya lama pake’ make up lama, pake’ sisir lama, semuanya serba lama.” kata Novi
“heh..kok jadi gue sih yang disalahin, loe sendiri kenapa ngga’ pakek alat make up punya loe, kenapa harus pake’ alat Make up punya gue.” balas Vina yang ngga’ mau kalah debat dengan Novi.
“hey.. hello.. loe kan tau sendiri alat make up gue ada dikamar, dan kamar gue terkunci yang kuncinya ngga’ tau hilang dimana, you know?” kata Vina lagi.
Yasmin semakin kesal melihat dua sahabatnya berantem didepannya, ia pun berteriak sekencang-kencangnya untuk memberhentikan mereka.
“vina….. novi… Stooooooooooooooop.” teriak Yasmin
Novi dan vina pun langsung diam dan menurut. “kalian apa-apan sih, kok malah ribut, dan satu lagi kita ini mau liburan bukannya mau ikutan acara fashion show, pake’ acara make-up tebel segala lagi, udah ah kita berangkat sekarang aja udah siang ini kita bisa-bisa nyampe’ bogor jam lima sore lagi.”

Mereka pun langsung naik kemobil,dan langsung melanjutkan perjalanan menuju Bogor. didalam mobil Vina dan Novi asyik bersolek sementara Yasmin asyik membaca novel online dengan I-phone nya. untuk menghilangkan kejenuhan masing-masing kali ya..

SKIP

@Rumah Eyang Tini, eyang Yasmin
Sebuah Mobil berwarna Hitam, memasuki halaman rumah yang terlihat asri, rumah seorang nenek-nenek yang masih awet muda.nenek itu pun menghampiri mobil itu yang akhirnya penumpangnya turun satu persatu setelah Mobil itu berhenti
“Yasmin.. cucuku, kamu tambah cantik aja, udah besar kamu nak..” kata eyang Tini
“iih.. eyang, ternyata ingatannya masih kuat ya.. padahal aku kira eyang udah lupa sama wajah aku.” jawab yasmin sambil mencium tangan eyangnya.
“oh iya eyang, aku bawa temen niech, yang ini namanya Vina dan yang itu namanya Novi.” ucap yasmin memperkenalkan dua sahabatnya. ”Vina eyang..” ucap Vina mendahului Novi memperkenalkan diri.
“saya Novi eyang..” ucap Novi pula.

Setelah itu, Yasmin, Novi dan Vina pun digilir masuk kekamar yang sudah disiapkan untuk tempat istirahat mereka. Novi dan Vina langsung saja tidur diranjang yang sudah disiapkan Eyang Tini. Ternyata 2 jam perjalanan ternyata mampu membuat tubuh terasa capek dan kaku hal itulah yang dirasakan Novi, Vina dan Yasmin sehingga mereka tertidur pulas diranjang masing-masing.

Hari telah sore, Yasmin terjaga dari tidurnya ia pun melangkah keluar kamar dan langsung mandi, setelah itu Ia pun memakai baju yang dibawanya dari rumah. Ia terlihat cantik dengan T-shirt merah jambunya dan celana jeansnya. Rambutnya digerai seperti biasa. ditentengnya pula kamera dan tas kecilnya, Ia pun melangkah mendekat ke arah pintu namun ia berhenti ia lupa sesuatu.oh iya, Novi dan Vina kan mau ikutan juga. pikirnya. lalu dibangunkannya Novi dan vina yang saat itu masih merangkai mimpi indahnya.
“vin… bangun… novi.. bangun.. udah sore tau.. kalian mau ikut gue ngga’.” ucap Yasmin membangunkan dua sahabatnya. sontak dua sahabatnya langsung terbangun dari tidurnya.
“eh.. mau kemana emangnya Yas..” ucap novi dan vina bersamaan.
“kompak banget, kalian mandi dulu dech ntar gue ajak jalan-jalan gue tunggu diteras ya..” ucap yasmin.
Vina dan Novi langsung bergegas mandi, setelah itu mereka bersolek seperti biasa, sudah itu mereka langsung menemui Yasmin yang telah lama menunggu.
“sorry.. lama ya..” ucap Vina tanpa merasa bersalah sedikitpun.
“banget… udah yuk jalan sekarang.” ucap yasmin dengan nada agak ketus.
“gitu ajha mrah, eh loe udah izin sama eyang Loe?” ucap Vina
“udah.. yuk ah buruan.” ucap yasmin sambil melangkah mendahului dua sahabatnya
Mereka pun langsung capcus pergi. ”eh yas..kita mau jalan kemana sih.” tanya Vina penasaran
“udah loe ikut ajha jangan bawel.” jawab yasmin
“oke dech.” ucap Vina

SKIP

@danau
“lho.. kok kita kesini sih Yas… mau nyari apaan disini.” protes Vina
“gue mau photo-photo ditempat ini, kan pemandangannya bagus banget, dan ini adalah danau satu-satunya di Bogor. sebenarnya bukan danau sih.. tapi Empang.” jawab yasmin sambil memulai photoin danau dan pemandangan alam sekitar.
“tau gini mending gue ngga’ ikut ajha Yas..” ucap Novi
Yasmin tak memperdulikan dua sahabatnya, ia asyik mengabadikan pemandangan alam dengan kamera digitalnya. Yasmin memang hobbi sama yg namanya photo-photo dia berbakat jadi photografer.
Selang beberapa jam kemudian.
“pulang yuk, udah sore banget bentar lagi gelap.” ajak Yasmin
“hah… dari tadi kita Cuma nemenin loe doang dong.. yah… yasmin, kita kan belum ngapa-ngapain disini masa’ udah langsung balik sih.” ucap Novi
“udah yuk balik kalian mau disini sendirian.”
“iya deh yas.. kita balik, tapi mampir kerumah makan ya.. gue laper banget niech.”
“iya.”
Saat hendak melangkah meninggalkan Empang alias danau, tiba-tiba seseorang berteriak.
“hey… apa ini punya kalian.” teriak orang itu.
Yasminpun menoleh kebelakang dan langsung berlari kearah sumebr suara dikuti dua sahabatnya.
“iya,itu dompet gue.” ucap yasmin. “Thank’s ya..” lanjutnya
“okey, sama-sama.. eh tunggu deh, loe Yasmin bukan?” ucap laki-laki itu
“iya, gue yasmin.. Dicky.. loe dicky kan…” ucap yasmin
“iya, ya ampun.. loe Yas.. makin kesini makin cantik ajha loe.” ucap laki-laki yang bernama dicky itu. yupz Dicky adalah teman Yasmin sejak kecil ea.. mereka kenal sewaktu yasmin tinggal bersama eyangnya disini. Namun sejak yasmin pindah ke Jakarta mereka tak dapat berjumpa lagi apa lagi Dicky sekarang udah sekolah diprancis.
“oh iya dick.. kata eyang loe sekolah diprancis kok sekarang ada disini.”
“iya yas.. sekarang lagi liburan, makanya gue pulang loe sendiri pasti juga lagi liburan kan..”
“iya, eh kenalin ini dua sahabat gue.”
“hay.. gue Vina dan gue Novi.” ucap vina dan novi bergantian
“dicky..” jawab dicky ramah.eh gue juga bawa teman lo.. bentar ya gue panggil dulu.
Vina dan novi langsung saja kesenengan.
“eh ini teman-teman gue, kalian perkenalkan nama kalian sendiri ya..
“hay.. gue Bisma.” ucap Bisma memperkenalkan diri pandangannya hanya tertuju pada Yasmin
“hay.. gue Rafa.” ucap rafa memperkenalkan diri pula.
“Dick.. gue langsung balik ya.. udah sore banget nich, takut kemaleman.” ucap Yasmin
“oh.. gitu.. gue anter gimana? gue bawa motor kok.” ucap Dicky
“terus meraka gimana?” ucap Yasmin sambil menunjuk kearah Vina Dan Novi.
“biar gue ajha yang anterin loe Yas.” ucap Bisma pula
“iya, gue anterin Vina.” ucap Rafa pula.
“gue anterin Novi ajha dech.” ucap dicky lagi.
“so, gimana Yas.. udah pas kan..” ucap Bisma
“iya dech, tapi motor kalian dimana?’ tanya Yasmin
“ada didepan kok.” jawab bisma sambil melangkahkan kakinya
Mereka pun langsung goes to home

SKIP

@Rumah eyang Tini
“Thanks ya udah anterin gue pulang.” ucap yasmin
“iya sama-sama.” jawab Bisma pelan
Dicky, Bisma dan Rafa pun beranjak pulang, sementara yasmin dkk langsung masuk kerumah. Vina dan Novi langsung menuju meja makan dan meyantap makanan yang ada didepannya.

3 hari kemudian

Semenjak kejadian di danau tiga hari yang lalu, Bisma sama sekali tak bisa melupakan Yasmin, sepertinya Ia telah jatuh cinta pada pandangan yang pertama. iya sih.. yasmin memang cantik. laki-laki mana yang ngga’ tertarik sama dia.
“eh Bis.. ngelamun ajha loe, kesambet lo..” ucap Rafa mengagetkan Bisma yang sedang asyk melamun
“eh elo Raf, bikin kaget ajha.” ucap bisma dengan nada malasnya
“loe ngelamunin apa sih.kangen suasana di Paris, atau pengen ke menara eifel.” goda Rafa
“ngga’.. gue… gue kaya’nya mulai tertarik dech sama Yasmin.” ucap Bisma sambil senyum-senyum gaje
“loe naksir dia Bis.. iya sih.. tu cewek emang cantik banget, auranya dapet banget lagi, apa lagi.. dia udah kaya’ loe gitu berkarisma.” ucap Rafa tangannya digerakkan seperti orang lagi baca puisi
Tiba-tiba dicky dateng dan langsung duduk disamping Rafa dan Bisma
“eh..ngomongin soal apa sih, serius amat.” ucap dicky sambil duduk bersila dan menaruh makanan ringan.
“ini.. si Bisma katanya lagi naksir cewek diEmpang waktu itu, yang temen kecil loe itu Bis..” ucap Rafa sambil melirik kearah Bisma.
“iya dick..gue naksir dia, cantik banget orangnya.” ucap Bisma pula
“owh.. gitu loe naksir Yasmin, ok dech ntar gue bantu loe buat lebih deket sama dia.” tangkas Dicky
Beberapa hari kemudian

@Rumah eyang Tini
“yang.. eyang mau kemana sih, rapi banget.” ucap yasmin
“eyang mau kerumah teman eyang dulu selama beberapa hari ini, kalau kamu mau masak.. masak sendiri aja ya.. atau kalian bisa beli diwarung makan.” jawab eyang Tini.
“iya eyang.. nanti biar aku sama teman-teman yang beresin rumah eyang.” ucap yasmin
“eyang pergi dulu ya..” ucap eyang Tini lagi sambil beranjak pergi.
Setelah eyang nya pergi, Yasmin pun pulai berbagi tugas membersihkan rumah, dipanggilnya teman-temannya untuk membantunya.
Yasmin bertugas menyapu halaman rumah dan teras, sementara Vina dan novi mereka bertugas membersihkan seluruh ruangan rumah.
Saat Yasmin sedang menyapu, tiba-tiba Dicky datang bersama Bisma membawa sepucuk surat, yasmin kaget kenapa dicky membawa surat.
“eh.. yasmin, kebetulan ada disini, eyang Tini ada dirumah ngga’? ucap Dicky
“eyang…. eyang lagi pergi tuch, memangnya ada apa Dick nyari eyang.”
“ini.. gue mau kasih undangan ini ke eyang Tini, biasa lah undangan buat ibu-ibu PKK dan buat ayang-eyang jga.”
“oh..” ucap yasmin datar
Dicky dan Bisma pun langsung pamit pulang
Tak disangka sejak pertemuan diEmpang alias danau itu, dan pertemuan diRumah eyang Tini
Bisma dan Yasmin semakin akrab saja, mereka saling bertukar nomor hp, dan Pin BBM. mereka bahkan sering jalan dan hangout bareng Cuma berdua.sementara Novi tambah lengket ajha sama Dicky, Rafa sama Vina donk..
Hubungan Bisma dan Yasmin demikian akrab sampai akhirnya mereka jadian. ternyata Bisma dan Rafa itu tinggal di Jakarta. sebenarnya untuk mengisi liburan ajha mereka ikut Dicky ke rumahnya di Bogor, sementara itu Dicky ngekost dijakarta biar lebih deket sama sang pacar alias Novi.

Pagi itu,cuaca sangat cerah, ngga’ ada mendung sama sekali. Yasmin telah pulang kerumahnya sejak tiga hari yang lalu. Ia sangat senang karena akhirnya dia memiliki kekasih pujaan hati.
Saat itu yasmin sedang asyk menulis di Diary berwarna pinknya.
Beginilah coretan tanga yasmin
Diary ku, 14 nov 2008
Tak kusangka semua yang telah terjadi beberapa waktu lalu
Kurasakan bagai mimpi belaka yang akan segera berlalu
Namun ternyata.. ini nyata
Setelah lama aku tak ingin didekati pria satupun, kini kuberanikan diri untuk bercinta lagi
Terimakasih Tuhan.. telah mempertemukan aku dengannya, dengan dia yang kini menjelma
Menjadi pangeran penjaga hatiku.Pangeran yang selalu menemani hari indahku
Dear..
Rasanya aku ingiiiiin sekali tetap bersama dia selamanya. dan aku sama sekali gtak ingin melupakan nya, aku ingin menjadi tua bersamanya.
Sudah duku ya Ri.. terimakasih telah membiarkan aku menulis dan mencoret-coret dikertas mu.
Deary Yasmin 14 nov 2008
Setelah menulis di diary nya, yasmin pun langsung bangkit dari tempat tidurnya dan bergegas mandi. diguyurnya air ketubuhnya.. brrr dingin.. ucap nya
Setelah mandi yasmin langsung sja memakai pakaian bersih dan rapi, dan langsung merias dirinya. saat ia sedang merias terdengarlah bunyi Hp nya.
Ternyata ada 15 panggilan tak terjawab dari Bisma.dan terdapat 1 pesan
Sayank.. kita bisa ketemu kan hari ini
Kamu ngga’ lagi sibuk kan..

Sender:
Bisma My prince
Bunyi sms Bisma
Yasmin pun langsung saja membalasnya
Maaf sayank.. tadi aku nulis diary dulu,terus mandi
Jadi ngga’ tau kalau kamu tlp
Kmu nunggu dimana?
Langsung saja Yasmin tekan tombol send..
Tak berapa lama kemudian Bisma membalas pesannya
Iya ngga’ apa-apa kok..
Aku udah tunggu kamu diTaman deket komplek perumahan kmu nich

sender
Bisma my prince
Setelah itu, tanpa menunggu terlalu lama, Yasmin pun langsung beranjak pergi keluar rumah, dan langsung berlari menemui Bisma yang saat itu sedang duduk ditaman, namun wajahnya terlihat pucat. yasmin terlihat sangat hawatir
“kak.. udah lama nunggunya.” sapa Yasmin setelah sampai dihadapan Bisma
“ngga’ kok..aku baru sampai.” jawab Bisma
“sayang… kamu kok pucet sih, kamu sakit ya..” ucap yasmin, dia mulai hawatir denngan kondisi Bisma yang saat itu wajahnya sangat pucat.
“aku ngga’ apa-apa kok sayang… oh iya, aku mau nyanyiin satu lagu buat kamu ya..” ucap Bisma dan langsung saja Ia memainkan gitarnya sambil mulai bernyanyi, suaranya begitu khas… tapi anehnya dia menyanyikan lagu saat terakhir nya ST 12

Tak pernah terpikir olehku
Tak sedikit pun ku menyangka
Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri
Begitu sulit ku menyangkal
Begitu sakit ku rasakan
Kau akan pergi tinggalkan ku sendiri

* di bawah batu nisan kini kau tlah sandarkan
Kasih sayang kamu begitu dalam
Sungguh ku tak sanggup ini terjadi
Karna ku sangat cinta

** ini lah saat terakhirku melihat kamu
Jatuh air mataku menangis pilu
Hanya mampu ucapkan selamat jalan kasih

Satu jam saja ku telah bisa
Cintai kamu kamu kamu di hatiku
Namun bagiku melupakanmu
Butuh waktuku seumur hidup

Satu jam saja ku telah bisa
Sayangi kamu di hatiku
Namun bagiku melupakanmu
Butuh waktuku seumur hidup

Di nantiku
Satu jam saja ku telah bisa
Cintai kamu kamu kamu di hatiku
Namun bagiku melupakanmu
Butuh waktuku seumur hidup
Satu jam saja ku telah bisa
Sayangi kamu di hatiku
Namun bagiku melupakanmu
Butuh waktuku seumur hidup

Setelah menyanyikan lagu itu, Bisma meneteskan air matanya lalu ia berucap
“sayank… kalau nanti aku ngga’ bisa lagi peluk kamu.. kamu jangan sedih ya..
Dan kalau aku udah ngga’ ada.. kamu harus janji sama aku untuk selalu tersenyum dan ingat kamu juga harus bisa mencari penggantiku.”
“sayang.. kamu bicara apa sih, kamu aneh dech hari ini, ngga’ ada angin dan hujan tiba-tiba kamu nyanyiin ini buat ku,lagu ini lagu yang sangat menyayat hati tau ngga.” ucap Yasmin sambil beranjak pergi meninggalkan Bisma.
Semenjak kejadian itu, yasmin hilng kontak dengan Bisma, bahkan Yasmin sudah dekat dengan pria lain yakni teman sekelasnya sendiri yang bernama Rangga.
Siang itu, sepulang sekolah yasmin pergi kesebuah toko buku diantar oleh Rangga, namun tanpa sepengetahuannya seseorang telah mengikutinya, bahkan memotretnya.Orang itu tak lain adalah kakak kandung Bisma.

SKIP

@Rumah Bisma
“Bis… coba kamu liat kelakuan pacar kamu ini, dia memang ngga’ tau malu sama sekali pacarnya lagi sakit, eeh.. dia malah asyik berduaan dengan laki-laki lain. ucap kakak bisma sambil memberikan lembar demi lembar photo Yasmin dengan laki-laki lain.
Bisma tersentak kaget, dan akhirnya dia tak sadarkan diri. kakaknya panik bukan main, dipanggilnya ortunya.
“ma… mama.. Bisma ma.. teriak kakaknya Bisma
“ya Allah, Bisma, dia kenapa sih, kenapa bisa sampai begini, cepat tlv ambulance, cepetan..” kata mama Bisma.
Ngga’ berapa lama kemudian, ambulance pun tiba dirumah Bisma, diangkatnya tubuh Bisma dan langsung dimasukkan kemobil ambulance itu.

SKIP

@rumah Yasmin
Kriing…kring# anggap ajha bunyi tlv
Yasmin beranjak dari tempat tidurnya dan langsung angkat tlv rumahnya.
“hallo.. dengan yasmin disini, ada yang bisa dibantu.” ucap yasmin sopan
“iya..yasmin, ini Tante, mamanya Bisma, sayang.. bisma masuk rumah sakit kamu langsung kesini ya..” ucap seseorang dari sebrang sana
“iya tan.. tapi Bisma dirawat dirumah sakit mana?”
“di rumah sakit “SELALU BERSAMA” kamu secepatnya kesini ya nak…”
Yasmin langsung mengambil tas kecilnya dan berlari keluar rumah dengan tergesa-gesa,dipanggilnya taxi dan langsung saja meluncur kerumah sakit selalu bersama.namun tiba-tiba taxi yang ia tumpangi mogok ditengah jalan terpaksa yasmin turun dan berlari menuju rumah sakit yang sudah agak dekat itu.
Meski diguyur hujan, yasmin sama sekali ngga’ perduli, dia terus berlari dengan perasaan yang tak menentu. sesampainya disana Yasmin langsung menuju ke ruang ICU tempat Bisma dirawat.yasmin langsung masuk kedalam.
Dilihatnya sang kekasih yang tergolek tak berdaya itu diranjang, wajahnya terlihat sangat pucat. yasmin tak kuat melihat nya Ia pun langsung berlari keluar dan langsung menemui mama Bisma.
“Tan… sebenarnya Bisma sakit apa sih? kenapa bisa sampai kaya’gini…” tanya yasmin
“dia menderita penyakit paru-paru dan lemah jantung sejak kecil sayang..” jawab mama Bisma sambil menangis
apa…ya Tuhan.. jadi selama ini dia sakit dan aku sama sekali ngga’ tau, kenapa justru aku malah menjahui dia disaat dia membutuhkan aku. ucap Yasmin dalam hati.
Beberapa jam kemudian,… dokter memberitahukan bahwa Bisma telah sadar, dan ingin bertemu dengan seseorang yang bernama yamin. yasmin pun tersenyum dan segera ia melangkah masuk, namun tiba-tiba.. kakaknya Bisma mencegahnya masuk.
“mau kemana kamu… ini semua kan akibat perbuatan kamu, seharusnya kamu ngga’ disini yasmin, cepat kau angkat kaki dari sini.” kata kakak dari bisma itu.
Namun yasmin tak peduli Ia tetap berusaha masuk menemui Bisma, sampai-sampai kakaknya Bisma mendorongnya hingga terjatuh biar pun begitu nyali yasmin tetap kuat dia tetap bertekad masuk, sampai akhirnya dia dapat masuk juga.
“Bisma.. kamu udah sadar, ini semua seperti mimpi bagi ku syang..” ucap yasmin,air matanya mulai megalir.
“sayang.. maafin aku ya… aku …”
“udah kak… ngga’’perlu diterusin lagi, aku tau kamu melakukan ini agar aku ngga’ sedih kan.. aku ngga’ apa-apa kok, dan aku juga ngga’ sedih.. kamu liat kan aku baik-baik ajha.”
“yas.. boleh aku tanya sesuatu…”
“kamu mau tanya apa Kak…”
“siapa laki-laki yang sedang dekat dengan kamu itu.”
“laki-laki itu… temanku namanya Rangga, dia sekelas dengan aku kak..”
“oh.. namanya Rangga, sayang… dicky kan udah ada Vina, Rafa sudah sama Novi, sementara aku… bentar lagi udah ngga’ mungkin sama-sama kamu lagi,gimana kalau kamu…. sama Rangga aja ya..”
“sayang.. kamu bicara apa sih, kamu ngga’boleh bicara begitu aku yakin kok kalau kammu bakalan sembuh, kita akan selalu bersama selamanya seperti nama rumah sakit ini, kita akan menjadi tua bersama,kita akan dikelilingi oleh anak cucu kita.. dan kita…
“sayang.. izinin aku untuk berada dalam pelukan kamu kali ini.. ajha.”
“iya sayang..
Bisma pun bangun dan langsung duduk, Yasmin memabntunya kemudian memeluk Bisma dengan erat.
“sayang… kamu tau ngga’ aku seneng.. banget bisa berada dalam pelukan kamu seperti ini, aku sangat merindukan masa-masa seperti ini, masa-masa indah saat kita bersama.” ucap Bisma
Yasmin pun meneteskan air matanya, ia hanya terdiam mendengar kata-kata Bisma.
“sayang… izinkan aku untuk.. sekali lagi menyanyi untuk kamu ya..” lanjut Bisma
“iya, kamu mau nyanyiin lagu apa lagi sih sayang..” ucap yasmin samnil melepaskan pelukannya.
Bisma langsung mengambil gitar yang tak jauh dari jangkauannya,dia mulai bernyanyi lagi.
Bisma menyanyikan lagu yang sama yaitu Saat terakhir, lagi-lagi yasmin menangis sedih,namun Ia berusaha tetap tersenyum demi kekasihnya itu.

jam telah menunjukkan pukul 20.15
Bisma menyuruh Orang tua kakak, serta yasmin, dicky, vina, Novi, dan Rafa, mereka pun masuk keruang ICU, yasmin nampak bersedih, semuanya juga nampak bersedih,Bisma pun mulai berucap
“semuanya.. maafin atas segala khilafku ya… ma.. kak.. maafin aku ya.. kalau aku sering buat kallian susah, dan loe dick .. Raf… makasih karena selama ini udah mau jadi sahabat gue, Yas.. makasih ya.. kamu udah mau nemenin hari-hariku selama ini, dan terimakasih juga karena kamu udah memberikan arti terindah dalam hidupku. semuanya mungkin ini adalah saat terakhirku bersama kalian.. aku… minta maaf sekali lagi ya.. selamat tinggal semuanya.” ucap Bisma.
Nafasnya pun kian tak teratur lagi, layar dimonitor pun mulai menunujukkan garis lurus, Bisma pun menutup mata nya tuk selamanya dengan tersenyum manis. Yasmin langsung menjerit histeris, dan tak kuasa lagi dia menahan air matanya, dipeluknya tubuh Bisma yang sudah tak beryawa itu.

CATATAN KU:
Tepat pada pukul 21.00, itu kau telah pergi pangeranku…
Selamat jalan duhai pelipur laraku… semoga kau bahagia
Dialam sana, disini aku akan selalu mendoakan yang terbaik untukmu.
Kan ku ingat selalu kata-katamu.

…..THE AND…..

Cast : wiecky arunia as Yasmine
Ika Novia Puspita as Novi
Sinta Meivinna Rachman as Vina
Dicky M prasetya
Rangga dewamoela soekarta as Rangga
Bisma karisma as Bisma
Rafael landry tanubrata as Rafa

aku buat cerpen nich dengan deraian air mata,dan ini sebenarnya kisah nyata,yang pernah aku alami sejak 4 tahun yang lalu, kira-kira semenjak aku duduk dibangku SMP kelas 3, namun cerita nya disini agak aku ganti sih..

Cerpen Karangan: Nadya dwi indah
Facebook: nadya dwi indah (nam min rin)
dea itu nama panggilanku
aku ingin menjadi seorang penulis cerpen dan Novel
mungkin hanya itu yang dapet aku tulis

Cerpen Saat Terakhir merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Langkah Terakhir

Oleh:
“yeayyy menang” teriak seorang anak ketika memenangkan sebuah permainan pada usia yang masih muda, dia adalah Miracle. Miracle adalah aku dan aku dilahirkan pada tahun 2070. Aku hidup di

Teror Terencana

Oleh:
Di sebuah kota di Amerika Serikat terjadi sebuah teror. Anak-anak nakal di kota itu tiba-tiba menghilang. Salah satu dari anak yang hilang itu adalah Alex. Alex adalah pemimpin dari

Into Your World (Part 2)

Oleh:
Mata Afi terbelalak kaget. Ia melihat orang yang ia sayangi, Tomo, mempunyai sayap di punggungnya. Dan juga ia melihat sahabatnya, Michiko dengan kuping dan ekor serigala di tubuhnya, begitu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *