Secret Necklace

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 14 December 2016

Hai teman-teman, perkenalkan namaku Restyana Audrey Veretta dipanggil Retta. Aku anak 1 dari 2 bersaudara, nama adikku Veronisa Putri Kelsey dipanggil kelsey. Kami bersekolah di Jeorgenia High school, aku duduk di kelas 9 sedangkan Kelsey di kelas 7. Nama orangtuaku Jocelyn Veretta dan Evan Jericho, ibuku orang Indonesia campuran Amerika dan Ayahku asli indonesia.

Suatu hari “Papa! Lihat nih, Kelsey nakal! Ganggu aku lagi belajar!” seruku, Mamaku bekerja sebagai karyawan swasta yang dari hari Senin sampai jumat bekerja. Sedangkan ayahku hanya bekerja pada hari minggu dan sabtu. “Kelsey! Papa sudah berulang kali bilang sama kamu jangan ganggu kak Retta!” tegur papa “Iya pa, aku cuman minta kak Retta ajarin Matematika Pa! Tapi kak Retta nolak!” jawab Kelsey, papa mengeleng-geleng dan menaiki tangga menuju kamarnya yang berada di lantai 3. Sedangkan kamarku dan kamar Kelsey berada di lantai 2.

Ting… tong…
“eh, Jisella! Ayo masuk” kata Kelsey, Jisella adalah sahabat Kelsey dari ia Playgroup. Kalo aku gak pernah punya sahabat karena orang-orangnya pada munafik. Kulihat, Kelsey sangat bergembira dengan Jisella ‘kau beruntung kel, kau mendapatkan kasih sayang, perhatian dan sahabat’ batinku lalu menaiki tangga menuju kamarku.

Di kamar, aku mengendap-endap lalu menggeser lemari bajuku dan terdapat sebuah kotak. Aku mengambil dan membukanya isinya adalah Kalung dari Nenek buyutku yang meninggal saat aku berumur 6 tahun. Saat itu, aku senang bermain dengan nenek buyutku ketimbang dengan nenekku. Kalian pengen tahu kenapa aku lebih senang dengan nenek buyutku ketimbang nenekku? Sebab, aku merasa terinspirasi oleh nenek buyutku. Ia sering menyanyikanku lagu tidur saat ku kecil, membacakan cerita, merajut baju untukku dan terakhir yang paling kusukai adalah ia sangat lembut dan sangat lebih perhatian dari pada Mamaku. Aku jadi menangis sambil memegang kalung nenek buyutku itu. Saat ia terbaring lemah di rumah sakit, ia memegang tanganku dan memberiku kalung yang sering ia pakai dan tak pernah dilepas sekalipun. Tapi, kali ini ia rela melepasnya untukku. Saat itu aku menangis sambil memeluknya, ia membalas pelukanku dengan hangat sekali.

Aku memasang kalung dari nenek buyutku dan aku merasa seperti mendapat sihir dari nenek buyutku. Aku melihat ke kanan kulihat ada nenek buyutku sedang duduk sambil memandang ke arahku “jangan menyerah Cucuku. Kau pasti bisa melawan yang berat atau pun ringan. Nenek pasti ada untukmu. Usaplah kalung itu dan aku ada di sampingmu. Cucu kesayanganku” tak lama, nenek buyutku pergi dan menghilang dari pandanganku. Aku melepas kalung nenek buyutku dan kutaruh kalung tersebut, kuusap air mataku dan kugeser lagi lemari bajuku agar tak terlihat Papaku, Mama dan Kelsey. Mereka tak senang jika aku bersama nenek buyutku entah kenapa. My Lovely mom grandma i will see you.

Cerpen Karangan: Hanania Andini Falihah
Hai my friends, Sorry ya, kalau kurang huruf. Terima kasih ya, udah mau baca cerpenku

Cerpen Secret Necklace merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


The Dark Fire 2 (Nightmare Part 2)

Oleh:
“Kyaaa!” Sebuah tengkorak keluar dari sana. Tengkorak itu terjatuh seketika ke tanah. Aku hanya bergidik ngeri. Perlahan, aku mulai masuk ke dalam peti kuno itu. Setelah masuk, ku tutup

Anonim Kemustahilan Cinta

Oleh:
Aku berjingkrak ketika dia datang. Gadis itu, sudah lama aku tidak melihatnya sejak ia putus dengan -yang orang bilang- kekasihnya. Ia tampak sehat, meski gurat sedih masih nampak jelas

Kangen Mudik

Oleh:
Lebaran tahun-tahun lalu Ayah dan keluargaku selalu pergi mudik ke tempat asal Ayahku. Tapi tidak untuk tahun ini. 2 hari menjelang lebaran, hatiku sangat senang dan langsung kupikir perjalanan

My Live With My Best Friend

Oleh:
Namaku Arnetta fasya sayyidina, Biasa dipanggil, Fasya. Aku anak tunggal. Setiap hari, aku hanya menari nari kan jari jemariku di keyboard laptopku ini. Ya, hanya untuk berfacebookan, atau sekedar

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *