Serangan Alien

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi), Cerpen Lucu (Humor), Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 30 August 2019

Di pagi yang tidak begitu cerah itu Ari bersiap-siap berangkat ke sekolahnya. “Bu, aku berangkat dulu ya”. Ari pamit kepada Ibunya. “Ya, hati-hati di jalan ya nak”.

Ari menaiki sepeda yang dimilikinya sejak smp kelas satu itu untuk berangkat ke sma, tetapi seperti biasa Ari pergi ke rumah Wawan teman sekelasnya untuk berangkat bersama karena Wawan juga naik sepeda.
“WAWAN!!!”. Ari memanggil Wawan.
“Iya sebentar, baru pake sepatu”. Sahut Wawan dari dalam rumah.
“Buruan, nanti telat!”. Kata Ari.

Mereka berangkat ke sekolah melalui jalan yang sama setiap harinya, tetapi tidak membosankan juga karena mereka melewati jalan yang kanan kirinya sawah, jadi udara pagi terasa agak sejuk walaupun banyak sepeda motor yang melewati jalan itu. Tetapi Ari merasa ada sesuatu yang aneh sewaktu mereka sampai di jalan dekat pabrik gula.

“Wan, lo ngerasa ada yang aneh gak sih?”. Tanya Ari.
“Apaan?”. Wawan tanya balik.
“Masa asap pabrik warnanya merah jambu?”. Tanya Ari keheranan.
“Lho, kan emang dari dulu warnanya kayak begitu”. Jawab Wawan.
“Perasaan kemaren warnanya masih hitam”. Ungkap Ari dalam hati.

Sampai di perempatan jalan raya dekat pabrik gula, Ari masih kepikiran asap pabrik gula tadi. Lalu terjadi kejadian aneh, terdengar suara gemuruh di langit seperti akan turun hujan tetapi tidak turun hujan, melainkan sebuah pesawat alien yang sangat besar ditemani pesawat pesawat kecil di sekelilingnya yang akan menginvasi bumi. Ari ketakutan dan menengok ke Wawan, ternyata wawan tidak ada dan pengguna jalan lainnya juga tidak ada, hanya ada Ari sendiri di perempatan itu menunggu lampu hijau rambu rambu lalu lintas, dengan cepat Ari lalu pulang ke rumah.

Dilihatnya rumah-rumah tetangga Ari saat menuju rumahnya tetapi tidak ada orang di sekitar kampung Ari, hanya ada ari sendiri saat itu, setelah sampai di rumah ternyata tidak ada orang juga di rumah, Ari lalu mengecek kamarnya ternyata ada dirinya sedang tidur di kasur, Ari kebingungan dan tiba-tiba ada seseorang yang datang dari belakang lalu menampar pipi Ari, ternyata orang itu adalah Ibu Ari yang membangunkan tidur Ari.
“Ari, bangun nak ini sudah jam enam!”. Ibu Ari membangunkan Ari.
“Lho, itu tadi cuma mimpi??”. Ari kebingungan.
“Cepetan bangun, nanti telat masuk sekolah!”. ucap Ibu Ari.
“Iya bu, siap!”. tegas Ari.

Cerpen Karangan: Arif Kurniawan
Blog / Facebook: Arif kurniawan

Cerpen Serangan Alien merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Air Menjadi Saksi

Oleh:
Sungguh mengecewakan, biasanya aku di atas pipa di lapangan untuk menikmati sinar matahari sambil tidur-tiduran. Tapi, ada seseorang yang datang dan tidur di situ lebih dulu dan akhirnya aku

Tak Seindah Harapan (Part 3)

Oleh:
Setelah hari itu, kupikir kami akan dekat, tapi ternyata aku salah kami tetap seperti biasanya. Hanya saling menyapa dan tersenyum kalau hanya ada kami berdua. Tapi, ada yang beda

Aku Sudah Lulus

Oleh:
Pekik kegirangan membahana di tiap sudut sekolahku. Aku hanya bisa melihat kebahagiaan dalam tiap jengkalnya. Tawa dan peluk yang akrab ada dimana-mana. Jadi, hari ini memang hari kelulusan kami!

Bayang Bayang

Oleh:
TIN-TIIINNN!!! Ckiiiittt BRUAGH!! Disinilah aku. Berdiri di samping sesosok gadis yang tergolek lemas di tengah jalan. Dengan darah segar yang terus mengalir dari kepala dan tulang-tulangnya yang patah. Setelah

Misteri Hilangnya Luthfi

Oleh:
Suasana kelas kini mulai genting. Seisi sekolah gencar dengan isu hilangnya Luthfi di kelas pada jam pelajaran ketiga, pelajaran Bahasa Indonesia, Pak Saroni hari ini. Apakah Luthfi bersembunyi di

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *