Si Jenius dan Gadis Pemberani

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 27 November 2019

DAAR!! Sebuah bola api menuju ke seorang anak lelaki yang sedang berlari sambil gemetar dan kecapekan hingga seperti ingin terjatuh-jatuh berusaha menghindari bola api tersebut. Tiba-tiba ada sebuah tangan yang menariknya untuk bersembunyi di balik pohon dan akhirnya nampaklah seorang anak perempuan yang menarik tangannya. Mengetahui ada orang lain yang berada di hutan itu bersamanya anak lelaki itu merasa heran dan bertanya “Ka…mu si…a..pa.. Hah?”. anak perempuan itu menjawab “Ssst, diam minster api itu menuju ke sini!”.

“Hah… Ca…pe…knya.” Kata anak lelaki itu. “Ya iyalah capek, bego. Emang ada lari sejauh itu gak capek, tapi udahlah kamu kan berhak bicara.” kata anak perempuan itu, memang anak perempuan itu kasar dan galak serta sikap yang dingin atau cuek terhadap orang lain.

“Oh iya kamu tadi keren banget, bisa memanjat pohon dengan cepat lalu menyiram monster api itu!” Kata anak lelaki itu dengan wajah berseri dan kagum.
“Namamu siapa? tanya anak perempuan itu dengan nada datar.
“Oh ya, namaku Zion lafarte. Kalau kamu?” jawab anak laki-laki itu.
“Namaku Misaki Zawa. Bagaimana kamu bisa sampai ke sini?” Jawab anak perempuan itu.
“Saat aku sedang menyiram tanamanku di taman yang ada di belakang rumah, aku mendengar suara dentuman dan keluar asap. Aku khawatir dan segera berlari untuk mengecek apa yang terjadi dan tiba-tiba monster api itu langsung mengejar.” Jelas Zion panjang lebar.
Misaki memegang keningnya dan berkata dengan suara kecil “Dasar orang bodoh!”.
“Aku pasti harus menghadapi monster itu lagi untuk pulang. Betul kan?” Kata Zion pada Misaki.
“Hmm..” jawab Misaki singkat.

Akhirnya setelah pertempuran sengit di antara Zion dan monster api itu yang disebabkan kemenangan yang diperoleh Zion karena kecerdasannya dalam membuat jebakan kokoh dari bahan alam, Zion bisa pulang ke rumahnya dan Misaki pergi pulang ke dalam hutan menemui keluarganya. Mungkin suatu hari mereka akan bertemu lagi.

TAMAT

Cerpen Karangan: Thalia
Nama saya Thalia Yang. Umur saya 11 tahun, kelas 1 SMP. Lahir di Tanjung Balai Asahan tanggal 10 Oktober 2005. Saya berjenis kelamin perempuan.

Cerpen Si Jenius dan Gadis Pemberani merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Perpisahan

Oleh:
Aku adalah siswi MI Maarif 1 Sokaraja, aku biasa dipanggil Faza, aku mempunyai 11 teman, ada Rima, Anik, Fatimah, Hanun, Kholifah, Amali, Sarah, Ifdhil, Qory, Nabila dan Puput. Kami

Buku Lovers

Oleh:
“Kak! Aku mau ke Buku Lovers dulu, ya!” ujar Lily kepada Kakaknya, Kak Milla. “Iya, jangan lama-lama!” jawab Kak Milla. Lily pun tersenyum senang dan segera berjalan menuju Buku

Cinta Terdalam

Oleh:
Ketika polisi tiba di tempat itu, mereka hanya menemukan 2 jasad yang telah mati. Dua-duanya dengan luka tusuk tepat di jantung. Darah menggenang di sekitarnya. Keduanya terbaring berdampingan, dengan

Sebuah Harapan

Oleh:
Gelap. Sangat gelap. Yang ku lihat hanya kegelapan. Ini di mana? Mengapa aku bisa berada di sini? “Aulyn!” ku dengar ada yang memanggil namaku. Siapa itu? “Aulyn!” suara yang

Di Dunia Mana Aku Sekarang?

Oleh:
Tiba-tiba, aku sudah berada di sebuah lapangan yang sangat luas tetapi gersang. Di sana ada beberapa gerombol kupu-kupu yang menyembunyikan kesan kering lapangan itu. Kakiku melangkah mendekati salah satu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *