Switched

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 29 August 2018

Seorang fotografer bernama Gan dan seorang penjual senjata bernama Gun. Mereka tidaklah saling kenal. Suatu hari, Gan dan Gun berada di sebuah gedung yang sama. Kebetulan mereka membawa tas yang hampir sama/mirip, mereka pun meletakan tasnya bersebelahan di tempat menaruh tas. Setelah selesai, mereka pun mengambil tas mereka.

Sesampainya di rumah masing-masing, mereka pun membuka tasnya dan mereka kebingungan. Gan membuka tasnya, ia kaget tasnya berisikan pistol beserta amunisinya. Sedangkan Gun, tas yang seharusnya berisi pistol dan amunisi, malah berisi kamera dan lensa. Gun pun kebingungan.

Gun menyalakan kamera dan melihat foto-foto yang ada. Kebetulan ada foto sebuah rumah yang sepertinya itu adalah rumah pemilik kamera itu, Gan. Dan sepertinya rumah itu tidak jauh dari rumah Gun.

Keesokan harinya, Gun pergi ke rumah tersebut. Sesampainya di sana ia memasuki rumah tersebut, namun ia lupa mengetuk pintu, rumahnya tidak dikunci sehingga Gun langsung masuk. Gan yang kebetulan sedang memegang sebuah pistol kaget akan kehadiran Gun, ia langsung menembak Gun tanpa sengaja, Gun tergeletak bersama dengan kamera itu.

Gan menyadari itu adalah kamera miliknya, ia pun segera memeriksa kamera tersebut, ia menemukan sebuah video yang berisi Gun sedang berbicara “Hari ini aku akan mengembalikan kamera ini, semoga berhasil”. Gan merasa bersalah dan akhirnya Gan menembak kepalanya sendiri. Mereka berdua pun tergeletak bersama kamera dan pistol.

THE END

Cerpen Karangan: Muhammad Aththar
Blog / Facebook: Muhammad Aththar

Cerpen Switched merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Minum Teh Bersama Tuhan

Oleh:
Pukul 21.09 wib aku meninggalkan kantorku untuk bergegas pulang, langit mendung sekali, hari ini adalah hari rabu 16 desember 2015, mengendarai trail kesayanganku melaju dengan kecepatan standard 60 km/jam

Malam Jumat ke 13

Oleh:
“Aku gak butuh kamu, aku bisa mengurusnya sendiri” ucap lelaki paruh baya itu “ck, jangankan mengurusnya menyempatkan waktu untuk dia saja kau tak pernah” jawab seorang wanita dengan wajah

Sheila: The Last Day (Part 1)

Oleh:
Apa yang dilakukan saat ajal menjemputmu? Menangis. Tak ada yang dapat ku lakukan kecuali menangis sepuas-puasanya. Setiap saat. Selama tiga hari belakangan, setidaknya hingga bayang kengerian tentang kematian kering

My Age To Seventeen Years (Part 1)

Oleh:
Aku berlari seakan-akan hanya hari ini aku diberikan kesempatan untuk hidup. Aku hanya berpikir kali ini aku tidak boleh melewatkannya lagi setelah beberapa hari yang lalu aku hanya disibukkan

Tenggelamnya Sekoci Yin Galama

Oleh:
Langit merah mulai memenuhi ufuk Barat, kicau burung-pun mulai tak terdengar lagi. Gemuruh ombak kian teratur. Angin bertiup sepoi-sepoi. Seisi alam mulai mengakhiri aktivitasnya. Dari kejauhan terlihat bayangan samara-samar

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Switched”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *