Takdir

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 16 August 2014

Mengenalnya adalah sesuatu yang indah dalam hidup.
Menjadi pendampingnya adalah impian dalam hidup.
Lain keinginan lain pula penglihatan orang-orang sekitar.

Kesedihan yang amat membuat diri seakan frustasi.
Dalam dunia kita sebagai insan manusia pastinya ingin yang terbaik.
Sesuatu yang kita harapkan dapat terkabul.

Tapi kisah ku tidak lah serupa dengan kaum manusia semua. Saya seorang seekor rubah, yang ditakdirkan menjadi manusia. Suatu ketika aku berjumpa seorang pria tampan, aku pun binggung akan membedakan mana pria dan wanita. (itu pertama kalinya) kami sebagai makluk binatang yang diberikan kekuatan untuk menjadi seorang manusia dan menolong kaum manusia, tapi larangan ataupun pantangan pastinya ada. Tidak boleh menyukai kaum manusia. Terlebih lagi sejenis. Kini aku telah terjerat cinta. Dan kini aku telah melangar aturan kami.

Kini aku dijadikan kembali rubah. Hanya pada waktu waktu tertentu aku bisa berubah lagi menjadi manusia. Selama ini aku melindungi dia. Hanya bisa diam diam untuk bisa melihatnya. Aku binggung kenapa kehidupan dunia ini begitu sulit dijalankan. Begitu sulit untuk dijadikan tempat indah.? Aku ingin sekali menjadi manusia seutuhnya. Tapi, setelah dilihat, lebih baik menjadi seekor rubah dari pada manusia.

Manusia bersifat serakah, manufik dan memiliki sebuah hati kejahatan untuk seluruh makluk hidup. Manusia begitu keji dan sangat mengerikan. Tangal 4 bulan 1 tahun 2014 waktunya aku berubah total menjadi rubah seperti wujud asli ku. Disana akan terjadi sebuah gempa dahasyat akan kemarahan raja kami terhadap kaum manusia. Aku ingin sekali menolong tapi apa daya. Semoga saja tidak merengut nyawa manusia. Hanya memberikan teguran agar manusia tidak lagi memiliki rasa kejahatan dalam hati.

Mohon untuk semua bagikan ini. Aku sudah tidak kuat. Mungkin aku gak akan bisa keluar di tempat tempat seperti banyak kaum manusia lagi. Selamat tinggal teman teman. Terimakasih telah baik dan memberikan makan serta mengajarkan ku untuk mengenal kaum manusia di dunia ini.

Cerpen Karangan: Diyal
Facebook: Rock_and_pop[-at-]yahoo.com

Cerpen Takdir merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Garuda 1 (Part 3)

Oleh:
Tak jauh dari tambang itu ada toko jus yang sedang sepi pelanggan, aku memutuskan untuk meninggalkan Robi sebentar dan membeli jus untuk kami berdua. Aku berjalan menembus teriknya mentari

Sahabatku Seorang Penyihir

Oleh:
Claire menghela nafas kelelahan. Seperti biasa, di hari libur ia melakukan aktifitas olahraga pagi dengan cara jogging di taman kota. Di bawah pohon taman yang cukup rindang itu, Claire

Tuts (Part 2)

Oleh:
Remi dan Arta menghilang bagai asap yang tertelan tiupan angin. Cello mematung melihat kejadian itu. Di ufuk barat, sinar matahari menuju senja. Orange cerah. Seingat Cello, hari masih siang

Negeri Berlian

Oleh:
Ini hari ulang tahunku dan aku mengajak ketiga sahabatku Azza, Radita, dan Naila kita sudah berteman lama saat ulang tahunku sudah selesai kita buka kado bareng-bareng. Walaupun aku yang

Sosiofobia (Part 1)

Oleh:
Malam hari, 2 Desember 2012 Seorang gadis memakai jaket hitam menutup kepalanya dengan topi jaket dan memasukkan tangannya ke dalam saku jaket. Ia berjalan menyusuri jalan menuju ke sebuah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *