Taman Rahasia

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 2 May 2017

Namaku viola victoria vitrak, lebih akrab dipanggil viola. Aku punya satu rahasia besar yang sangat indah itu adalah Rahasia terbaik yang pernah kualami, keindahan di dalamnya ceriakan hatiku, pelangi yang indah pun menyelimuti tempat itu, tiada duka di sana, dan tak akan pernah hilang dari kalbuku.
Itulah ceritaku, aku menemukan keajaiban terindah dalam hidupku, sayangnya itu rahasia. Pasti pada penasaran kan, baca aja ceritanya!

Hari itu aku dan adik-adiku sedang bermain di halaman rumah, dan tanpa sengaja aku menemukan kunci berbentuk bunga tapi kondisinya sudah berkarat.
“hah?, kunci apaan nih, kok aku gak pernah liat?” kataku
Lalu ke dua adiku menghampiriku.
“ada apa kak?” tanya viona, adik yang ke 1
“ohh, gak ada apa-apa kok” jawabku, sambil memasukan kuncinya ke sakuku
“ya udah, kalo gak ada apa-apa, ayo kita lanjutin mainnya” ajak viola
“ya udah ayo” kataku

Lalu kami bertiga melanjutkan bermainnya, dan tidak terasa hari mulai gelap.
“hah, viona, vita. Ayo masuk udah mau malem nih” ajakku
Lalu kami bertiga masuk ke rumah. Dan aku langsung menghampiri mamaku.
“mah…” panggilku
“apa?” sahut mama
“sini deh, aku mau ngomong” kataku
Lalu mama menghampiriku…
“kamu mau ngomong apa, kok bisik-bisik?” tanya mama
“iya mah, aku mau nanya. Mah kunci ini, kunci apa sih, kok kayaknya aku gak pernah liat” kataku
“hahhh…, kamu dapat dari mana?” tanya mama
“aku dapatnya di halaman” jawabku
Dan tiba-tiba mama mengajakku ke kamarku.

“ada apa mah?” tanya ku
“sini mama pinjam kuncinya” kata mama sambil menutup pintu
“ini” kataku sambil memberikan kuncinya
Mama mengucapkan kata-kata yang aneh, semacam mantra gitu lho..
“allakadza… boddhy… hockoss… pochosss… alazubhreaa” kata mama sambil mengayunkan kuncinya.
Tiba-tiba kabut datang di kamarku, dan aku melihat benda lonjong besar berwarna pink dan bermotif bunga, ya… Semacam pintu gitu…
“mah, itu apa?” tanyaku
“itu adalah pintu menuju the garden secret” jawab mama
“maksud mama apa?” tanyaku lagi
“ssttt, sudahlah kamu banyak nanya, ayo ikut mama” kata mama

Lalu mama membuka pintu tersebut dengan kunci yang aku temukan, tapi anehnya saat itu aku menemukan kuncinya masih berkarat, tapi sekarang kunci itu berwarna putih berpolkadot merah.
“lho kok, kok lho, mah kan awalnya kunci itu berkarat” kataku
“ini efek dari pintunya” kata mama

Lalu aku dan mama masuk ke dalam pintu tersebut, dan saking indahnya aku pingsan deh.
“yah, dia pingsan” kata mama
Lalu aku dibawa ke hospital garden. Dan aku siuman..

“hah… aku di mana?” tanyaku
“kau di hospital garden” kata salah seorang perawat di sana
Lalu aku melihat si perawat, dan betapa terkejutnya aku ketika melihat si perawat bersayap.
“haaahhhh…, kakkkakaaa… mmmuuummuu… sissisisi… aappppaaa?” Tanyaku dengan perasaan yang sangat takut.
“hey, jangan takut, aku marry peri perawat di sini” kata perawat itu sambil memperkenalkan namanya.
“mama mana?” Tanyaku
Lalu si perawat marry mengeluarkan benda berbentuk awan sambil memanggil mamaku lewat benda itu, ya semacam handphone kali ya… hmmm modern banget.
“nona wanda, cepat kemari, anak kau sudah siuman” panggil si perawat marry ke mama, nama mamaku wanda jadi si perawat marry memanggilnya nona wanda.

Lalu mama datang dan membawa benda yang sama dengan perawat marry tapi mama berbentuk pelangi.
“viola…, kamu sudah sadar nak” kata mama
“iya mah, mah benda itu apa sih?” kataku ingin tahu
“ohh.. ini, ini adalah alat komunikasi untuk para peri, dan alat ini mempunyai kekuatan tersendiri, ada satu benda seperti ini yang kekuatannya sangat besar dan kita akan dapat sayap indah, gambarnya unicorn sedang duduk di atas bunga, hanya saja ratu menyimpan di tempat rahasianya, ratu akan memberikan alat tersebut kepada orang yang spesial dan pintar memainkan flatta” jelas mama
“apa itu flatta?” Tanyaku
“flatta adalah alat musik buatan ratu, tapi sayangnya gak ada yang bisa memainkan alat tersebut karena, cukup susah untuk memainkannya dengan baik” jelas mama
“bentuknya kayak gimana mah?” Tanyaku lagi
“bentuknya sih mirip dengan biola tapi itu lumayan besar” kata mama

Lalu kami menuju istana di tempat itu.
“mah istananya besar banget” kataku kagum, saat melihat istana itu
“emang, ayo kita masuk” ajak mama
Ketika mulai masuk ke dalam istana, aku dan mama tiba tiba dikawal oleh 5 pengawal dari kerajaan, entah mengapa tapi kayaknya mereka menganggap kita orang asing…

Aku dan mama langsung menemui ratu di istana itu, namanya ratu Vanessa Isabella.
“ratu vanes” panggil mama pada sang ratu dengan sebutan ‘vanes’.
“ahhhh… wanda, aku menunggumu” kata sang ratu
“maaf, aku datang bersama putriku namanya viola Victoria vitrak, anda dapat memanggilnya viola” kata mama
“baiklah, wanda, viola mari kita terbang ke atas, di sana ada tempat terbaik dan bersebelahan dengan alat musikku” kata ratu vanes
“oke” kata mama

Aku terlihat bingung saat ratu berkata ‘terbang’, dan betapa terkejutnya aku saat melihat ratu mengeluarkan sayap yang indah begitupun dengan mama.
“mama…, mama punya sayap?” tanyaku
“ehk… Maaf mama belum memberi tahu, mama juga peri kata mama
“tapi kalo aku gimana terbangnya?” tanyaku
“kamu akan mendapatkan sayapmu ketika ratu membolehkan” kata mama

Lalu aku pegangan tangan dengan mama dan terbang…, sesampai di tempat tersebut aku melihat alat musiknya, emang itu sangat mirip biola, aku bisa mendapatkan sayapku bila aku bisa memainkannya, aku kan jago biola.
“ehmm… maaf ratu, apakah aku boleh memainkan alat musiknya?” tanyaku
“tentu, mengapa tidak, jika kamu berhasil balasannya adalah sayap dan alat komunkasi yang mempunyai kekuatan terbesar” kata ratu
Lalu ratu mengizinkan aku bermain itu, dan disaksikan oleh ribuan peri
Dan aku memainkan alat musik itu dengan penghayatan yang baik sehingga menciptakan lagu yang merdu suaranya…
Setelah aku selesai memainkannya… seluruh peri bersorak dan bertepuk tangan…

“ouhhh… Mama mia, wanda kamu mempunyai anak yang sangat sangat berbakat bermain flatta..” kata ratu kagum
“tentu saja, terima kasih dia sangat pandai memainkan alat itu dari kecil dia sudah mempelajarinya…” kata mama
“umm… maaf ratu, kalo di dunia saya ini dinamakan biola bentuknya lebih kecil dari ini…” kataku
“ouhh, pantas saja tak heran wanda, engkau memberikan nama dia viola, apa mungakin dia diciptakan menjadi pemain biola kan hahaha…” gurau ratu
“hahaha…” tawa mamaku
“oke pengawal kumpulkan semua peri untuk upacara” perintah ratu pada para pengawal
“baik yang mulia” kata semua pengawal
Aku terlihat bingung, karna aku gak ngerti kenapa tiba tiba ratu mengadakan upacara?, tapi apa yang ia rayakan?, aku kan kepooo…
“ummm, mama upacara apa?” tanyaku pada mama
“penyambutan untuk orang yang bisa bermain flatta” jawab mama

Lalu para prajurit dan pengawal istana meniup terompet
Trett… tretettt… tetetetetettt…tetttt…
Dan ada 5 pengawal yang mendorongaku kedepan…
Dan ratu memulai upacara tersebut…
“perayaan dimulai… para peri sekarang di depan kalian ada seorang anak kecil yang manis, dia telah bermain flatta dengan baik dan hadiahnya adalah alat komunikasi terkuat dan sayap yang amazing!!” kata ratu
Semua peri bersorak dan bertepuk tangan..
“viola Victoria vitrak, dengan hormat kau menjadi lady royal istana ini dan menerima hadiah ini” lanjut ratu sambil memasangakan mahkota lady royal untukku

Setelah selesai upacara…
“viola… Mari kita pulang” ajak mama
“yah.. kenapa terlalu cepat?” tanyaku
“ya… kan adik adik kamu nunggu di rumah” jawab mama
“ya udahlah” kataku

Lalu kami berdua pamitan pada ratu Vanessa
“ratu vanes, kami pamit pulang” pamit mama pada ratu
“iya ratu kami pamit dulu” kataku
“baiklah sampai jumpa lagi” kata ratu
“viola keluarkan sayapmu” bisik mama
“baik” kataku
Aku mengeluarkan sayap, dan ketika kulihat sayapku… indahh sekalii…
“wow” kataku kagum

Aku mencoba terbang dengan sayapku… dan sampailah di depan pintu kamarku…
Setelah sampai di kamarku…
“wah mama itu so bagus banget.. kita boleh kan pergi ke sana lagi?” Tanya ku
“tentu saja” kata mama
Lalu pintu itu pun menghilang…

Dan viona dan vita mengetuk pintu kamarku…
Tok… Tok…tok…
“kakak… ayo main jangan di kamar terus…” kata vita
“iya iya” kataku
Lalu aku keluar sama mama…
“hah kakak kok muka dan baju kakak banyak glitter?” Tanya viona
“ah… biasa lah abis mandi glitter” kataku ngeless
“hah? masa iya mandi glitter” kata viona dalam hati
“hehehehe…” Tawaku

THE END

Cerpen Karangan: Salma Faradila Cahyadi
Facebook: Salma Faradila

Cerpen Taman Rahasia merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Vegetable Island

Oleh:
“Aaaaa!!” jerit Lynzy kesakitan dan meniup-niup sikunya yang terluka. “Stttt… sekarang kita ada di mana?” tanyaku melihat sekitarnya. Aku menarik tangan Lynzy masuk ke dalam semak-semak. “Kita di mana

Five Islands (Part 2)

Oleh:
Mata Narada menatap nanar pada Jaka. Ada sesuatu pada diri Jaka yang membuat kakek tua itu gemetaran setengah mati. Jaka melangkah mendekati pria tua yang kini bersujud padanya itu.

Kinci Oh Kinci

Oleh:
Kinci adalah kelinci kecil sangat jahil! waktu itu saja kinci pernah mengikat kedua telinga cici yang panjang menjadi satu. Huh, Kinci memang kelinci yang jahil! Pada suatu hari.. Tralalala….

Ini Main Atau Belajar

Oleh:
Namaku Raisa syifa Rahmania. Aku mempunyai teman akrab bernama Hilda Azkia Ananda. Hilda itu selalu aku ajak bermain, kalau aku main tanpa Hilda rasanya tidak seru. “Kring.” suara jam

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *