Terjebak Di Dunia Peri

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 13 August 2018

Nica adalah gadis kecil yang berangan angan bertemu peri. Usianya masih 8 tahun. Ia mempunyai 2 sahabat yang bernama Lala dan Shesa. Mereka bertiga sebaya.

Liburan sekolah pun sudah dimulai. Saat itu, Lala dan Shesa bermain di rumah Nica. Mereka bertiga bermain sepeda di taman.

“Eh lihat itu, di situ ada lubang!” tunjuk Lala pada lubang yang dalam.
“Ke sana yuk!” ajak Nica.
“Uwaaaa!!!” Shesa pun terjatuh di dalam lubang itu.
“Shesaa!!” Nica dan Lala juga menyusul Shesa ke dalam.

Brakk!! Mereka terjatuh. “Aduh kakiku sakit!” mereka terbelalak kaget. Mereka terjatuh di dunia peri. Banyak peri yang menjalankan tugasnya dan berlalu lalang dengan sayapnya yang indah.

Tiba tiba ada 2 orang peri cantik mendatangi 3 sahabat itu. “Hai, selamat datang di negeri para peri, mari ikut kami jalan jalan!” sapa peri yang rambutnya dikepang. Kami pun diajak jalan jalan.
“Sebelum nya, kamu kukasih sayap dulu ya!” peri satunya yang rambutnya berwarna pirang memberi kami sayap. kami sangat senang. ternyata nama peri itu adalah evellyn dan liona.

Selama di negeri peri, kami sangat senang. kami diajak berpetualang dan berjalan jalan. Senangnya ada di negeri peri.

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha

Cerpen Terjebak Di Dunia Peri merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kalung Persahabatan

Oleh:
“Sinta, tungguuu!” Sinta menoleh ke belakang. Ternyata itu adalah sahabatnya, Lala. “Yuk ke kelas!” mereka pun berjalan beriringan menuju kelas. Tettt… tettt Bel pulang sekolah pun berbunyi. Anak anak

Restoran Marvella

Oleh:
Hari ini, aku dan kedua orangtuaku akan pergi menuju ke restoran yang baru saja dibuka di kotaku yaitu, Restoran Marvella. Restoran Marvella adalah sebuah restoran yang didirikan oleh seorang

Aku Memilih Allah

Oleh:
Aku Sandra Allyson. Hidupku memang berkecukupan. Aku terlahir sebagai anak pengusaha dan penjual online yang sukses. Rumahku berwarna biru dua lantai, warna kesukaanku. Kata papah, karena aku anak tunggal.

Membeli Cincau

Oleh:
Di Sore yang cerah pada suatu kompleks, Amir, Fara, Tara, dan Yoyo sudah menenteng gelas untuk membeli cincau dari seorang Nenek yang biasa berkeliling lewat depan rumah Fara. Mereka

Pukul Sembilan

Oleh:
Lelaki yang di seberang sana itu, memakai pakaian seperti yang kukenakan saat ini. Mungkin dia copet juga. Masa semua copet berpakaian sepertiku? Tapi pakaian yang dikenakannya itu terlihat mahal.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *