The Cup Cakes Land

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 26 August 2015

Popy adalah anak yang suka memasak dia bercita-cita menjadi koki, dan masakannya sangat enak, dia sangat menyukai Cup Cakes.

“andai aja dunia ini serba cup cakes, wahh pasti seru banget!! tapi gimana caranya ya?” kata Popy yang sedang melamun di meja belajarnya, kemudian tidak sengaja dia menjatuhkan sebuah buku.
“buku apa itu? aku gak pernah lihat? coba aku buka deh!! mungkin ini buku resep memasak dari mamah!!” kata Popy sambil mengambil buku itu dan kemudian membukanya.
“waaahh!!” kagum Popy saat dia membuka buku itu.
“Dunia Cup Cakes!!” Kagum Popy, ternyata buku itu adalah buku cerita dan di dalam buku itu terdapat gambar sebuah tempat yang semuanya berbentuk Cup cakes, dan makanan cemilan lainnya. Kemudian saat Popy menyentuh gambar itu dia langsung tertarik oleh buku itu dan masuk ke dalam buku itu.
“waaa!!” teriak Popy.

Kemudian, saat dia berada di dunia Cup cakes.
“hah!! apa aku ada di dalam buku itu?” heran Popy.
“Selamat datang di The Cup Cakes Land kamu boleh bermain di the cup cakes land ini. Tapi tidak boleh mendekati hutan lolypop itu” kata seseorang yang tinggal di The cup cakes land itu.
“kamu siapa?” tanya Popy.
“perkenalkan namaku Pim-pim aku adalah kurcaci kue” Jawab Pim-pim.
“aku Popy. mengapa aku tidak diperbolehkan ke hutan lolypop itu?” Tanya Popy.
“di hutan itu sangat berbahaya. Di sana ada monster jahat yaitu Evil Snow, dan para perajurit Snow bad. Mereka akan mengirim siapapun yang memasuki wilayahnya ke negeri ice yang sangat dingin.” jawab Pim-pim.
“baiklah aku tidak akan main ke hutan lolypop itu. O, ya Pim-pim aku ingin menelusuri the cup cakes land ini!! apa kamu mau mengantar aku?” kata Popy.
“ya, tentu, dengan senang hati” jawab Pim-pim dan kemudian mereka pun berjalan-jalan menelusuri the cup cakes land itu.

Satu jam kemudian, Popy pun kembali ke rumahnya. Dia sangat senang.

Esok harinya, saat pulang sekolah.
“hei Fifi, Citra, Hani. kalian mau tidak, aku ajak ke cup cakes land?” tanya Popy.
“hah, Cup cakes land?!” heran Fifi.Hani, dan Citra.
“Popy, kamu bercanda kan?” kata Hani.
“enggak Hani.. aku serius, kalian nanti dateng ke rumah aku ya!!” ajak Popy.
“iya iya, nanti aku mau ke rumah kamu, aku penasaran” kata Fifi.
“nah bener tuh..” kata Citra.
“ih, Citra apaan sih.. ikutin Fifi deh” kata Fifi.
“engga Fifi.. aku emang mau ikut.” kata Citra.
“heh! udah-udah. O, ya Popy nanti aku ke rumah kamu deh aku juga mau tahu” kata Hani.
“nah, gitu dong aku tunggu ya!”

Kemudian.
“Popy.. Popy!!” sapa Hani, Citra, dan Fifi.
“iyaa.. hai ayo masuk!” kata Popy.
Di kamar Popy, “nah, ini dia the cup cakes land-nya” kata Popy sambil menunjukan buku yang ajaib itu. “wahh!!” kagum Hani, Citra, dan Fifi.

Kemudian mereka masuk ke dalam buku itu.
“waahh indah banget!!” kagum Fifi.
“iyaa!” kata Hani dan Citra.
Kemudian Pim-pim pun datang.
“hai, Popy!” sapa Pim-pim.
“hai Pim-pim. O, ya kenalkan ini Fifi, Citra, dan Hani” kata Popy.
“haii salam kenal ya..” kata Pim-pim.
“oh.. lucunya!!” kata Fifi.
“hihi.. terima kasih.
“ayo, main” teriak Citra.
“ayo!” kata Fifi, Hani, dan Popy.

Kemudian saat mereka sedang asyik bermain, mereka merasakan goncangan.
“Pim-pim ini ada apa?” tanya Popy.
“ini sudah biasa terjadi. Buku penghubung ke the cup cakes land itu terjatuh.” kata Pim-pim.

Kemudian saat mereka sudah mulai letih, dan mereka ingin kembali ke rumah mereka.
“Pim-pim aku sudah cape!! aku ingin pulang, apa kamu bisa mengantar aku ke tempat pintu penghubung itu?” tanya Fifi.
“Hah!! gawat!” kata Pim-pim.
“gawat? kenapa?” tanya Popy, Fifi, Hani dan Citra.
“jika buku itu terjatuh, maka pintu untuk kembali pun akan berubah tempat” kata Pim-pim.
“apa? lalu gimana kita pulang?” panik Hani.
“kita harus mencari pintu penghubung itu” kata Pim-pim.
“baik, ayo kita cari.” kata Citra.

Saat mereka sedang mencari.
“itu dia, di sana!” kata Pim-pim yang sudah menemukan pintu penghubung itu.
“di mana?” tanya Popy, Fifi, Hani dan Citra.
“di hutan lolypop!” jawab Pim-pim.
“apa? gimana cara kita pulang?” kata Popy, Hani, cita dan Fifi.
“aku tahu caranya!” kata Pim-pim.
“gimana caranya?” kata Popy.
“kita tanya sama pak buble!” kata Pim-pim.
“ya, ayo!” kata Popy, Fifi, Citra, dan Hani. Pak buble adalah kurcaci permen yang pernah menelusuri hutan lolypop itu.

Kemudian mereka pun pergi ke rumah pak buble.

“permisi, pak buble!” kata Pim-pim.
“iya, ada apa?” kata pak buble.
“teman-temanku ini berasal dari dunia manusia dan datang ke sini melalui buku ajaib, tapi jalan keluarnya berada di hutan lolypop.” kata Pim-pim.
“apa? baiklah saya akan bantu. Untuk melewati hutan lolypop, kalian harus masuk ke hutan lolypop itu tanpa diketahui perajurit snow bad, dan monster evil snow. Ini cup cakes untuk jaga-jaga, jika kalian terkepung oleh perajurit snow bad, kalian lemparkan cup cakes ini agar kalian bisa kabur dari kepungan perajurit snow bad.” kata pak buble sambil memberikan 3 buah cup cakes.
“terima kasih pak buble!” kata Popy dan teman-teman nya.
“Popy maaf aku tidak bisa ikut kalian, ini peta hutan lolypop dan di sini letak pintu keluarnya” kata Pim-pim sambil memberikan peta hutan lolypop dan menunjukan letak pintu keluar itu.
“iya, terima kasih semuanya, sampai jumpa lagi!” kata Popy dan teman-temannya.

Kemudian mereka pun ke hutan lolypop itu.

“syutt! pelan-pelan jangan sampai ketahuan!” kata Popy sambil mengendap-endap. Tanpa sengaja Hani menginjak lolypop.
“oops!!” kata Hani, Citra pun langsung menutup mulut Hani. Tiba-tiba perajurit snow bad datang.
“oh.. tidak!! ayo lari!!” kata Popy. Mereka pun berlari dan perajurit snow bad mngejar mereka.
“gawat!!” kata Fifi.
“itu ada rumah ayo kita masuk ke rumah itu!” kata Popy. Mereka pun bersembunyi di dalam rumah itu.

“hei ngomong-ngomong apa ada orang yang tinggal di hutan lolypop ini?” kata Fifi.
“jangan-jangan ini rumah evil snow?” kata Citra.
“gawat! ayo kita pergi dari sini!” kata Popy. Saat mereka ingin keluar dari rumah itu, ternyata evil snow ada di belakang mereka dan pintu keluar dari rumah itu pun dikunci.
“gawat gimana nih?” kata Hani.
“cup cakes nya!!” kata Popy.

Fifi pun melempar cup cakes itu dan mereka pun berlari keluar dari rumah itu melalui pintu belakang. sambil berlari mereka melihat peta yang diberikan Pim-pim dan saat hendak sampai di pintu penghubung itu, ternyata ada evil snow dan perajuritnya.

“mau kemana kalian?! aku akan kirim kalian ke negeri ice!” kata evil snow. Kemudian evil snow pun mengeluarkan tongkat sihirnya, saat hendak menyihir Popy dan teman-temannya, Popy pun melindungi diri dengan mengarahkan peta itu ke arah cahaya sihir itu, dan sihir itu pun terpantul sehingga evil snow dan perajurit nya berada di negeri ice.
“kita berhasil!!” kata Popy.
“iya, ayo cepat kita pulang!” kata Fifi.

Mereka pun kembali ke kamar Popy. Tapi ternyata mereka tertidur di kasur Popy, saat mereka bangun “apa yang tadi cuma mimpi?” kata Fifi.
“jika mimpi? lalu mengapa aku memegang peta ini?” kata Popy yang sedang memegang peta hutan lolypop pemberian Pim-pim.
“Aneh??” kata Popy dan teman-temannya.

TAMAT

Cerpen Karangan: Masita Fitriah
Facebook: Masita Meta
Nama lengkap: Masita Fitriah
Nama panggilan: Meta
Agama: Islam
Usia: 12 tahun
TTL: Jakarta,17 desember 2001
Hobi:Menulis,dan Mem[-at-]yahoo.co.id
Facebook: Masita Meta
Twitter: @masitafiriah

Cerpen The Cup Cakes Land merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Alter Ego

Oleh:
Namaku Rendi Siregar, pemuda biasa yang hidupnya biasa-biasa saja. Hanya ada satu hal yang tidak biasa, saat aku melamun, waktu berlalu dengan cepat, bahkan mungkin terlalu cepat. Seperti kemarin,

Murid Yang Kreatif

Oleh:
Hari rabu merupakan hari ketiga pelaksanaan UN di SD Negeri 1 Muara. Waktu itu adalah mata pelajaran IPA. Siswa siswi peserta UN yang berada di ruang 2 adalah siswa

Klik Si Pemurah Hati

Oleh:
Kring… jam beker di kamar Klik berbunyi Dan Sinar mentari pun sangat menyengat “Sepertinya Sudah pagi” Kata Klik Klik pun bergegas pergi menuju toilet dia pun mandi dengan bersih

Akibat Sombong

Oleh:
Suatu hari di sekolah elementary school ada seorang murid bernama Laura ia sangat sombong, egois dan pemarah. Suatu hari sekolah elementary school kedatangan murid baru dari Amerika namanya Charlotte,

Ma, Ini Surat Cintaku

Oleh:
Aisyah serius sekali menulis sesuatu siang ini. Tangannya meliuk-liuk lincah di atas selembar kertas merah jambu, mulut mungilnya bergerak-gerak lambat tanpa suara seperti merapalkan sesuatu. Sesekali kepalanya mendongak ke

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *