The Magic School

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 20 August 2016

Namaku Adinda Flowencya, besok adalah hari pertamaku masuk di sekolah baruku. Nama sekolahannya cukup unik yaitu Sky High School. Aku tinggal di Dreamland.

1 FEBRUARI 2016
Setelah bersiap-siap aku segera berangkat. “nak, kamu tunggu di halte, kalau ada bus tulisan SkyHighSchool kamu naik aja” Kata Mama. “Oke mah!” kataku.

Beberapa menit kemudian, ada bus yang seperti dikatakan Mama aku pun naik. Wow, cuma ada 2 orang (termasuk aku). Aku duduk di samping cewek berkulit putih dengan rambut dikepang dua. “Hai” sapaku padanya. “hai, namaku Claresta Adriana” balasnya. “oh, aku Adinda Flowencya” ujarku. “Kamu tau nggak?” tanya Ana. “tau apa?” aku bertanya balik. “Sekolah Sky High School bukan sembarang sekolah loh” katanya. “maksudnya?” aku bertanya lagi. “Lihat saja nanti!” jawab Ana santai.

Apa yang dikatakan Ana benar. Tak lama setelah itu bus yang semula bus sekolah menjadi bus yang mempunyai sayap dan terbang menembus awan. Sekitar Lima belas menit kemudian tibalah di sebuah tempat dengan lima gedung bertingkat, lapangan basket, sepak bola dan banyak lagi. Lalu aku menggandeng tangan Ana dan masuk ke ruang pembukaan. “Baik anak-anak, selamat datang di Sky High School” Kata kepala sekolah Sky High School, Mr. Anderson.

Lalu pembagian kelas, sayangnya aku berpisah dengan Ana. Aku di kelas IV-Amazing dan Ana di kelas IV-Fantastic. Tapi tidak lama setelah itu aku menemukan sahabat baru di kelas IV-A namanya Nayla Keyla Azzahra Atau Nayla. Kata Nayla sekolah Sky High School adalah sekolah khusus yang diperuntukkan bagi anak yang berprestasi saja. Fyuhh… untung saja di sekolahku yang lama aku mendapat peringkat 2.

Dua bulan Kemudian…
Akan ada test atau Try Out bagi yang mendapat Juara akan dikirim ke sekolah yang lebih magic yaitu BlueSky Elementary School.
Hah!!! baru dapet dua sahabat, sudah pindah sekolah lagi huu.. hu… tapi tidak apa aku ke sekolah lebih magic (itu pun kalau menang). He he he…

Saat test sedang berlangsung ada tujuh puluh lima soal yang harus kujawab. Dan ternyata sangat mudah dalam waktu 1 milidetik aku sudah mengisi semua soal yang ada (Lah?). Ya enggak lah.

Seminggu kemudian ada pengumuman alhasil aku menjadi juara ke dua-dua juga sayang ayah (loh?). Penulis tidak menjadi juara dan jadi gila sepuluh tahun.

Lanjut ke cerita, Yeeey… aku bersorak gembira sampai kamar kakakku kuobrak-abrik isinya ada pisang, semangka, melon, alpukat (Jadi es buah dong).
Aku pun jadi bersekolah di bluskielementeryskul eh salah Blue Sky Elementary School. Hatiku senang banget waktu itu tapi tiba-tiba
“Woiiiii…!!!, cepet bangun ini udah siang tau…” Suara itu adalah suara mamaku yang menirukan suara MaCan, mamanya boy (Mama Cantik). Kalau mamaku mah Malak (Mama Galak) level 100. Lanjut.
“Eh, ternyata hanya mimpi belaka” batinku dalam hati. What? udah jam setengah sembilan. Hmmmm… penulis sekarang tertawa puas karena semua itu hanya mimpi belaka.

The End

Cerpen Karangan: Arifah Kaifah Yasak
Facebook: Arifahyasak
Hi!!!, namaku Arifah Kaifah Yasak panggil saja aku Rifah. Aku sekarang kelas V. Umurku 10 jalan 11.
Salam kenal dari ku.

Cerpen The Magic School merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Harapan Hati

Oleh:
Harapan ini hadir karenamu. Harapan yang jauh dari kenyataan. Harapan yang hanya khayalan dan mimpi belaka. Harapan untuk bisa bersamamu entah kapankah itu. Aku lancang ya? Telah masuk ke

Anyelir Pusaka

Oleh:
Waktu itu, di dunia peri, terjadi perang sengit antara penyihir Glawise atau penyihir jahat dari utara melawan Ratu Melia, ratu pemimpin dunia peri. Mereka berdua memperebutkan bunga Anyelir Pusaka.

Jerapah Yang Sombong

Oleh:
Di hutan yang sangat lebat, hiduplah para binatang. Mereka hidup dengan aman dan damai. Bahkan, hutan itu terkenal sebagai hutan yang paling tenteram di negeri binatang. Jarang sekali terjadi

My Little Friendship

Oleh:
Kicauan burung di pagi hari ini sangat menyejukkan hatiku yang sedang gundah. “Cheiril! Kemari!” panggil Mischa. “Ada apa, Mischa?” “Lihat! Ada murid baru!” tunjuknya. Aku melihat murid baru itu

Melawan Harimau

Oleh:
Aku berjalan, berjalan dengan cepat. Kemudian berlari, berlari, terus berlari, lebih cepat, lebih cepat. Kemudian berhenti, seperti ada yang mengikutiku. Aku tahu, tapi aku hanya melihat bayangan hitam berlalu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *