The Mysterious Girl, Grudge

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi)
Lolos moderasi pada: 29 September 2014

Bang.. Bang.. Bang.. Terdengar suara tembakan yang membuat riuh dan gaduh. Orang orang berlari menyelamatkan diri.
Bang.. Bang.. Bang..
Suara tembakan itu kembali terdengar.
“Kalian akan merasakan apa yang pernah kurasakan. Rasa sakit yang teramat sakit”. Teriak gadis misterius berjubah hitam dan memegang pistol kepada orang orang yang berlarian karena panik.
“Kalian semua akan mati di tangan ku! Haha”. Teriak gadis itu lagi diselingi tawa yang menggelegar.
“Apa maksud mu?” Tanya seorang lelaki tua paruh baya kepada gadis itu.
“Kau tak usah pura pura bodoh. Kau tak tau betapa hancurnya hidup ku setelah orangtua ku pergi meninggalkan ku sendirian. Sebatang kara aku menjalani hudup ku. Terlunta lunta, makan makanan sisa, tidur di tempat kumuh dan jorok”. Jelas gadis itu panjang lebar.
“Aku benar-benar tak mengerti maksud dari semua ucapan mu?”.
“Kau tak tahu, 12 tahun lalu Ayah dan Ibuku mati terbunuh karena dihakimi masa. Mereka (ayah dan ibuku) harus menanggung akibat dari perbuatan yang tidak pernah dilakukannya. Kalian semua manusia manusia keji tak berperasaan. Aku akan mebalaskan dendam Ayah dan Ibuku”. Jelas gadis itu dengan sedikit meneskan air mata.
“Lalu apa hubungan kematian orangtua mu dengan kami?”
“Dasar bodoh bajingan”.
Bang.. Gadis itu menembak lelaki paruh baya itu tepat di jantungnya dan membuatnya mati.
“Kalian semualah yang telah membunuh Ayah dan Ibuku. Kalian menghakiminya karena tuduhan bahwa mereka Ayah dan Ibuku mempunyai Sihir Hitam. Kalian semua bajingan Bangs*t”. Geram gadis itu sambil mengangkat pistolnya.
“Hey nak! Maafkan kami. Saat itu kami dihasut oleh iblis jahat nak! Kami khilaf”. Ucap seorang kakek.
“Apa? Apa katamu khilaf, kau tau betapa hancurnya hidup ku saat itu. Aku-aku melihat dengan mata kepalaku sendiri orangtuaku dibunuh secara tragis. Untung ada seorang malaikat baik hati yang menolong dari kerasnya dunia ini. Dia mengajariku bagaimana melawan musuh. Dia mengajariku banyak hal. Dan aku akan membunuh kalian dengan tanganku. Kalian harus menebus apa yang telah kalian perbuat. Nyawa dibayar nyawa”.

Bang.. Bang.. Bang..
Gadis itu menembakkan pistolnya kepada semua orang di tempat itu, tempat dimana ayah dan ibunya dulu dibunuh. Satu per satu orang orang itu meregang nyawa. Meski orang orang itu berusaha berlari dan bersembunyi gadis itu selalu menemukan mereka dan membunuhnya. Tak ada yang selamat semua mati. Membuat tempat itu seperti lautan mayat yang bersimbah darah. Kemudian gadis itu pergi meninggalkan tempat itu dengan wajah penuh kemenangan.

– The End –

Cerpen Karangan: Bad Caktus

Cerpen The Mysterious Girl, Grudge merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gadis Itu

Oleh:
Akulah wanita penjelajah waktu, wanita yang melihat kejadian-kejadian dari masa lalu hingga masa depan. Akulah pengawas kejadian dari masa lalu hingga masa depan, aku berusaha untuk mengetahui apa yang

My Dangerous Teacher

Oleh:
“Sialan lemparanku meleset, ayo cepat kita lari dari sini.” Banyak sekali monster menjijikan yang menyerangku dan Rey. Soal lemparan, itu adalah bola basket yang kulempar untuk melumpuhkan monster itu.

Kebebasan Merengguk Keadilan

Oleh:
Ketika senja menggeser sinar mentari perlahan-lahan, seorang bocah gendut terduduk di teras rumahnya menatap momen tersebut. Ari namanya. Memandang kosong kapas-kapas yang terbendung di langit. Saat hari beranjak gelap,

Raja Yang Jatuh Cinta

Oleh:
Cinta memang sebuah hal yang lumrah bagi semua orang tak terkecuali bagi seorang raja. Sudah dua hari ini baginda raja uring-uringan di dalam istana, ia sedang bingung lantaran ia

Seseorang Di Atas Loteng (Part 4)

Oleh:
Jajaran porselen mahal yang tersusun rapi di dalam lemari, sofa-sofa besar, dan wallpaper-wallpaper cantik yang menghiasi dinding, sedikit demi sedikit mulai kehilangan keindahannya. Beberapa serpihan kaca kecil jatuh di

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *