World of Child Error

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi), Cerpen Jepang
Lolos moderasi pada: 29 December 2016

Prolog
“Dunia ini sudah musnah”
Semua hilang oleh virus gila yang mematikan, Dunia ini sudah diambil alih..

“Okaa-san! Apa itu yang bercahaya?” Tanya anak laki laki berusia 9 tahun sambil menunjuk ke atas.
“Itu? e.. bukankah itu bulan?” Jawab ibu dari anak itu,
“Hehh? Bulan bisa terlihat jelas sekali di bumi kita”
“Kireii desu ne?”
“Tapi, Kenapa bulannya sangat dekat? Lihat ituu! Bulannya berubah jadi partikel partikel!” Kata anak itu dengan senang.
“Tutup hidungmu Azuki! Jangan hirup apapun-” Ucapannya terhenti karena…
“Kaa-san! doushita no? Kenapa kamu berbaring? Apa kamu tidur?” Kata anak yang bernama Azuki itu berusaha membangunkan ibunya.
Tapi ternyata ibunya sudah meninggalkan dunia ini,
“Aaaahhh!!! Okaa-san!!!” Teriak Azuki saat menyadari ibunya meninggalkannya.
“Akuu.. aku membenci bulan!! Kembalikan ibuku!!”
Azuki kembali ke rumah sambil menangis, ia sendirian di malam yang dingin dan meniggalkan ibunya, dia sudah meminta bantuan tapi tidak ada yang menolongnya.
Tapi.. saat di jalan, Ia menemukan banyak mayat tergeletak di jalan raya.

“Apa yang terjadi dengan dunia ini? Apa hari ini kiamat?”
Lalu azuki melihat segorombolan anak seumurannya sedang menangis kebingungan,
“Hey! Ada apa ini?” Tanya Azuki pada segorombolan anak anak itu,
“Kenapa semua orang dewasa mati? Bahkan ibuku juga” Lanjut Azuki
“Apa ibumu juga mati? Ibu kami pun mati karena menghirup sesuatu yang aneh”
“Dunia ini sudah gila! Kenapa kita tidak mati?!”
“Kita harus mengungkapkan semuanya!”

7 tahun kemudian
“Dunia dibiarkan membusuk oleh mayat mayat, Biarkan dunia ini hancur dan lahirlah dunia yang baru…”
Sekarang kami sudah remaja, Kami hidup susah dan membangun Laboratium sebagai rumah kami dan juga tempat untuk membalas dendam kepada Dunia yang lama dan akan membuat dunia yang baru.

Aku Ryunosuke Azuki, Sekarang aku berumur 16 tahun, aku menjabat sebagai ketua di dunia yang busuk ini. Kami selalu mengadakan pertemuan untuk membahas soal 7 tahun yang lalu. Kami sudah menemukan sebagian fakta bahwa orang orang dewasa menghirup gas CO2 secara berlebihan dan juga dengan dosis yang sangat banyak, Dan anak dibawah 20 tahun tidak akan terjangkit virus gila ini, saat ini masih segitu informasinya, kami akan berusaha menemukan faktanya.

Aku melakukan penelitian diam diam tentang bulan, karena bulan yang sudah menyebabkan ibuku mati. Aku jadi sering absen, tidak menghadiri pertemuan, dan selalu diolok olok staffku karena tidak bertanggung jawab
“Azuki! Kamu tau kesalahanmu? Jangan seenaknya karena kamu ketua disini” Kata Tori, sekretarisku
“Maaf, aku tau aku salah, tapi kepentinganku ini lebih penting daripada pertemuan umum di laboratium ini”
“Kamu gila ya, seumur hidup aku belum pernah menemukan ketua yang egois sepertimu” Kata tori marah.
“Aku memang gila, tapi dunia ini lebih gila” Kataku sambil meninggalkan ruangan
“Kamu akan dipecat jika kamu seperti ini terus” Teriak Tori, Sekretarisku itu.
“Nggak peduli mau dipecat juga, Sekretaris macam apa dia”
Dan ternyata, keesokan harinya aku dipecat

“Sebelumnya aku minta maaf karena ketidak konsistenanku, aku meninggalkan rapat bukan karena urusan pribadi tapi urusan semua orang dan impian kita semua yaitu tinggal di bumi yang baru” Kataku diakhir masa jabatanku sebagai ketua.
Semua orang menatapku sinis, tapi untunglah aku dipecat biar nggak banyak mikir, Tapi tiba tiba terjadi guncangan cukup dahsyat, semua yang ada di laboratium berantakkan bahkan ada sebagian alat laboratium yang hancur dan rusak. Guncangannya hanya sebentar tapi luar biasa dahsyatnya

“Apa tadi? Gempa bumi kah?” Tanya Nishiki
“Mungkin gempa bumi. Semuanya! Berhati hatilah, kemungkinan ada lagi gempa bumi susulan” Kata Matsui, Keamanan laboratium.
“Menurutku itu bukan gempa bumi, itu tidak mungkin. Ada yang janggal, rasanya tidak seperti gempa” Gumamku, Aku langsung pergi meninggalkan laboratium, Aku berlari menuju kota, mungkin saja aku menemukan petunjuk tentang guncangan tadi.

Di ujung kota dekat sungai, aku menemukan rumah yang besar, aku memasuki rumah itu dan..
“Wow!! Buku bukunya sangat banyak! Aku bisa menggunakan bukunya untuk penelitianku, dan juga.. bukunya semua tentang sains! Yatta!” Teriak ku saking senangnya
Tapi aku kaget saat melihat ke belakang, ada kerangka manusia yang sudah hampir hancur, saat aku melihat kerangkanya, sudah tidak bisa dikenal lagi tapi tangannya masih memegang pulpen dan juga di bawahnya ada kertas, tulisannya sudah tidak terbaca hanya terbaca sebagian saja
“Kehancuran.. planet beracun.. akhir duni..a.. bumi jadi aneh.. terjebak.. virus.. anak anak.. imun… selanjutnya apaan nih udah hancur gini tulisan” Kataku kesal, “Aku jadi penasaran, siapa lagi ini kakek.. Kek aku mau minjem buku bukunya ke laboratium ya”

Aku langsung pergi dengan membawa sebagian buku bukunya untuk dipelajari
Saat aku sampai di laboratium, aku langsung ke tempat biasa
Selama aku hidup di laboratium ini, kejadian aneh yang dikatakan surat memang selalu terjadi, aku semakin penasaran. Aku terus mencarinya dan tiba tiba ada foto terjatuh dari selipan buku
“Siapa ini?” Ada foto seorang laki laki dewasa dengan seorang perempuan, dan saat aku membalikkan fotonya..
“Profesor Kagiyama Kujo dan Kagiyama Saya”
“Hah? profesor kagiyama? berarti waktu itu ialah mayatnya?” Aku sangat kaget saat menyadari bahwa buku ini milik profesor kagiyama, ia sangat jenius!
“Hontou da.. ini milik profesor kagiyama” Ia sangat jenius dan sangat diandalkan oleh jepang, tapi dia mati di peristiwa 7 tahun yang lalu.

Aku berlatih dari bukunya untuk menemukan misteri 7 tahun lalu, dan mencari tau kenapa hanya anak kecil yang tidak terkena virus ini. setiap hari aku pergi ke rumah profesor kagiyama, berada di rumahnya seperti berada di rumah sendiri meskipun bau bau aneh dari mayat mayat yang terus tercium setiap hari saat aku ke luar laboratium, dan yang paling menyeramkan aku seperti dimata matai oeh profesor kagiyama karena mayatnya yang sudah busuk berada di meja perpustakaan.
“Apa yang ditulis profesor kagiyama ya? dari kata kata yang terbaca sepertinya ada hubungannya dengan kasus ini” Kataku, aku lalu kembali ke laboratium dengan membawa buku buku profesor kagiyama
Saat sampai di laboratium, aku malah dimarahin

“Kamu darimana saja hah? keluyuran kaya yang nggak ada pekerjaan! Kembali kerja” Kata si ketua baru. Tori, mantan sekretarisku
“Maafkan saya! Saya tadi ada kepentingan” Kataku langsung beralih dari omelannya. Ia malah ngomong sendiri padahal aku sudah pergi, pemimpin bodoh!
Aku langsung ke ruanganku untuk mencari tahu tentang surat yang ditulis oleh ptofesor kagiyama.

4 hari kemudian, aku berhasil membaca surat dari professor kagiyama.
“Kehancuran planet beracun akan menjadi akhir dunia, bumi menjadi aneh karena virus, dunia terjebak bersama virus mematikan, kemungkinan anak anak tidak akan terkena virus karena sistem imunnya masih sangat baik dan di dalam tubuh anak anak…”
“Ahh, profesor tidak beres menulisnya.. apa selanjutnya?” kataku kesal lalu aku mencari tau lagi tentang alasan anak anak yang tidak terkena virus

1 tahun kemudian, aku berhasil menemukan alasannya..
“Bumi benar benar sudah gila! Kenapa mereka ini!”
Ternyata saat anak anak lahir ke dunia, para dokter membuat jiwa buatan yang dapat membantu hidup anak anak, jadi anak anak sebayaku semua mempunyai jiwa buatan, tapi jiwa buatan itu sudah mati 7 tahun yang lalu karena virus itu, dan sekarang kami memakai jiwa kami yang asli dan jika kami melebihi umur dari 20 tahun kami akan mati.
“Untuk alasan apa para dokter membuat jiwa buatan? nggak ada kerjaan banget”
Aku semakin khawatir dengan hidupku, sisa hidupku tinggal 3 tahun kurang lagi. Bisakah aku membangun dunia baru? Bisakah para penduduk disini terhindar dari kematian? Aku ragu.

Karena aku penasaran, aku membuat roket yang canggih untuk aku kirim ke luar angkasa, benar benar perjuangan membuat roket super canggih. lalu aku akan mengirim kamera di dalam roket tersebut, berkat buku buku profesor kagiyama aku bisa melakukannya
“ternyata sulit membuat roket itu.. ternyata aku masih bodoh”

Setelah 2 tahun, aku berhasil membuat roketnya sedetail mungkin, hari ini aku berencana meluncurkan roketnya diam diam dan akan meluncurkannya jauh dari laboratium agar tidak terdengar, Rencananya aku akan meluncurkan roketnya malam ini, agar tidak ada ada yang menyadarinya karena semuanya sedang tertidur.
“Ahh, aku berhasil membuat roketnyaa. tapi umurku tinggal 1 tahun lagi” kataku.

Dan malamnya..
Aku memeriksa roketnya dulu supaya tidak ada kesalahan saat diluncurkannya, dan memastikan semuanya tertidur. Aku memasangkan kamera di samping roketnya, aku sudah memikirkan strateginya agar roket pas menghadap ke orbit agar aku tau planet apa yang hancur.
“Pengapian.. beres, kamera.. beres, sepertinya semuanya sudah beres” Kataku
roket dengan tinggi 50 meter dan lebar 10 meter berhasil aku buat! tinggal sekarang peluncurannya.
“30 detik dari sekarang roket akan meluncur!”
“5.. 4.. 3.. 2.. 1..” Roket meluncur dengan kecepatan cahaya, tinggal aku mengamati apa yang terjadi di luar angkasa. Aku langsung pergi ke ruang kontrol untuk mengontrol roketnya agar tepat seperti strategi yang aku inginkan. Setelah mengamatinya selama beberapa bulan aku akhirnya menemukan fakta yang cukup kuat, aku semakin serius mengamati tata surya di luar angkasa dan menurut penelitianku itu bukan bulan, tetapi itu salah satu planet yang ada di orbit, planet yang seharusnya ada 8 tapi sekarang ada 7! saat sebelumnya, aku tidak menyadari kalau ada 1 planet yang hilang.

karena hilangnya satu planet di tata surya, bumi menjadi lebih cepat saat berotasi dan saat berrevolusi, Waktu ber rotasi yang asalnya 24 jam berubah menjadi 23 jam, waktu berevolusi yang asalnya 365 hari berubah menjadi 350 hari, dan juga Bumi sekarang seperti menggantikan planet venus, sekarang arah rotasi bumi menjadi berlawanan dengan planet planet lain.
“Bumi sudah gila! Kenapa bisa seperti ini?” Kataku kesal.

Lalu aku mengadakan pertemuan untuk membahas ini dan aku menerangkannya, para staffku tidak percaya.
“Kamu jangan bohong mantan ketua! Ini benar benar tidak masuk akal!” Kata Yoshida menolak penemuanku.
“Aku tersakiti! Kamu terlalu jujur yoshida!” Kataku sambil memegang dadaku, “Aku sudah melakukan penelitian ini selama 2 tahun! Aku bahkan mengujinya keluar angkasa” Lanjut ku.
“Hah? Kamu pergi ke luar angkasa? Tidak mungkin” Kata Yoshida.
“Aku tidak pergi ke luar angkasa–” Ucapanku terpotong,
“Hah! terbukti kamu bohong” Kata Koji
“Aku belum selesai bicara.. Aku mengirim kamera video yang canggih dan dikirim bersama roket yang aku ciptakan” Aku menampilkan foto dan video hasil pengamatanku di layar besar, dan mereka terdiam
“Tidak mungkin, jadi benar bumi kita menggantikan planet yang hilang itu” Kata Rena.
“Tapi mantan ketua, apa planet yang hancur itu?” Tanya Nobu
“Omae! Dugaanku itu venus, karena venus mempunyai atmosfer beracun yang membuat semuanya mati dan hanya orang orang dewasa meninggal, dan juga lihat di foto, bumi rotasinya jadi berlawanan arah dengan planet lain dan lihat di lintasan pertama ada merkurius tapi di lintasan kedua tidak ada yang menempatinya. Bukankah itu ciri ciri planet venus? Rotasi dan revolusi pun menjadi berubah, tapi anehnya ciri ciri revolusi tidak berubah yang berubah hanyalah masalah waktu”
“Sugoii! mantan ketua kamu sangat jenius, dengan begini kita semakin dekat dengan dunia yang baru”
“Kita harus serius menuju dunia yang baru, virus gila ini masih disini kita harus membasminya” Kataku
“Tapi kenapa hanya orang dewasa saja yang meninggal? seharusnya kan seluruh dunia yang lenyap” tanya Rena.
“Itu.. aku mengetahuinya di dalam buku harian profesor kagiyama–” Ucapan ku terpotong.
“Hah? Profesor kagiyama? kenapa kamu bisa dapat buku hariannya profesor kagiyama?” kata Yoshida.
“Selama ini alasan kenapa aku sering keluyuran keluar karena aku pergi ke rumah profesor Kagiyama, aku mempelajari semuanya dari buku yang ditinggalkan oleh profesor Kagiyama. Dan juga ada surat yang ia tulis sebelum dunia musnah, tapi tulisannya tidak selesai” aku lalu menyodorkan kertas yang ditulis oleh profesor Kagiyama.
“Berarti profesor Kagiyama menyadari kalau dunia akan musnah?” Tanya Tori.
“Kemungkinan begitu, tapi ia terlanjur mati” Kata ku.

Sebelumnya, sudah 24 orang mati di dalam laboratiumku, karena mereka sudah mencapai umur 20 tahun, virusnya masih disini. Jika aku belum bisa membangun dunia baru dalam waktu kurang dari 1 tahun, maka aku akan mati bersama virus itu.
Aku mencoba mencari cari cara untuk meghilangkan CO2 Aku mencari dari buku tentang sains di rumah profesor Kagiyama, aku memanfaatkan buku bukunya, lagian dia sudah meninggal. Aku mencoba membuat. penangkal virus, tapi malah gagal, aku terus mencoba.

Setelah 3 bulan kemudian, laboratium kami berhasil membuat vaksin untuk menghilangkan virusnya. Sebagian virusnya sudah hampir hilang, semuanya terus menyemprotkan vaksinnya agar semua virus menghilang semuanya. Dan sebagiannya memikirkan tentang dunia baru, mereka mulai membuat dunia baru dengan menyingkirkan mayat mayat yang berserakan, mereka semua dibakar. Aku ikut ke grup 2 untuk membuat dunia baru. Kami baru seperempatnya, belum lagi di Negara lain.

Lalu tiba tiba terjadi guncangan saat kami membuat dunia baru..
“Apa yang terjadi? Apa itu Gempa?” Tanya Nobu.
‘Ini bukan gempa, ini pergeseran dunia, apakah dunia semakin bergeser dan berpindah di orbit venus?” Tanyaku. Dan ternyata memang benar, guncangannya sangat dahsyat dan tiba tiba waktu berganti menjadi lebih cepat. Waktu bergulir satu jam lebih cepat.
“Lihatt! Kenapa bangunan di sebelah selatan menghilang? Apa yang terjadi?” Tanya Rena yang membuat kami berdebar, tiba tiba dari arah selatan dunia hancur!
“Apa kiamat sudah datang? Kita bahkan belum sempat menyelasaikan dunia baru kita” Kataku.
“Ahhhh, percuma saja membangun dunia baru jika hari ini akan terjadi kiamat!” Kata Tori, ia kesal lalu bergegas menyelamatkan diri
“Omae! Pemimpin macam apa kamu lari!” Kata Rei
“Hahh? Pemimpin bodoh! Hiraukan dia, pemimpin yang lari menyelamatkan diri itu pemimpin bodoh!” Kataku kesal.
Setelah dilihat, ternyata bukan hancur karena akan kiamat, itu hancur karena virus tersebut semakin menyebar, planet venus belum sepenuhnya hancur, masih ada kepingan planet venus.
“Semuanya!! Tutup hidung kalian! Hari ini virus datang dengan cepat! Venus belum sepenuhnya hancur!” Kataku.
Semuanya menurut. Mereka semua menutup hidungnya. Dan tiba tiba virus langsung menyerang kami. Dalam sekejap semua terlihat gelap…

Epilog
“Kenapa hanya aku saja yang masih hidup?”
“Kemana semuanya?”
“Nee! Tasukete kudasai!”
Semua lenyap dimakan virus gila itu. Apa hanya aku saja yang masih hidup di dunia busuk ini?
“Bagaimana jika aku hidup di dunia ini hanya sendirian saja? Aku terlalu bodoh untuk hidup sendirian”
Aku hanya menatap dunia ini, penuh dengan kemusnahan. Semua teman teman ku mati karena virus gila itu!” Aku berharap masih ada orang yang masih hidup” Pikirku, aku terus berharap..
“Hey! Butuh bantuan?” Tanya seorang gadis kecil
“MASIH ADA YANG HIDUP?”

Cerpen Karangan: Mita Lestari
Facebook: Mitha Lestari

Cerpen World of Child Error merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Luka Masa SMP

Oleh:
Aku menatap bangunan di depanku. Sedikit rasa gugup menyelimutiku. Hari ini adalah hari dimana aku bersekolah di SMP Garuda. Minggu kemarin, aku baru saja pindah dari Surabaya menuju Balikpapan

Carbon

Oleh:
Ada seseorang yang membuatku tertarik selama ini. Iris segelap malam milikku menatap ke arah luar jendela, tangan yang sedari tadi bergerak -membalikkan satu persatu halaman tipis sebuah buku bertemakan

King Park Rangers

Oleh:
“Ini adalah kekalahan kita yang pertama di kandang kita sendiri, mari kita rayakan bersama!” sahut seorang pelatih tim sepakbola dalam ruang ganti timnya. Ia adalah seorang pelatih asal Indonesia

The Lord of Cincin Batu Akik

Oleh:
Suatu malam di dunia hitam, hiduplah seekor, sebutir, seorang, apapun kalian menyebutnya, makhluk dari ras tuyul bernama Ucrit. Dia mendapat tugas dari bangsa tuyul untuk menghancurkan Cincin Batu Akik

Dirknight

Oleh:
Dirknight The Northen Thief/Guardian of Prince of the northern Empires Hari ini aku tepati janjiku kepada Sang raja untuk menemuinya pagi ini. di pagi yang cerah dan sejuk ini,

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *