Album Kenangan Masa SMP

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Galau, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 14 March 2017

Hari ini aku teringat dengan teman bangku smpku, kemudian aku mengambil buku album kenangan dan aku membuka satu persatu halamannya. “Padahal baru kemaren aku masuk smp dan sekarang udah masuk sma aja” gumamku dalam hati. Waktu itu kita semaua masih culun culun tapi lihatlah di foto ini mereka sudah memperlihatkan jati diri mereka, termasuk aku hehehe.

Aku membuka foto berikutnya dan di foto itu foto pada saat pertama kali kita masuk kelas 9, kita semua seperti orang asing satu sama lain saling diam. Hal itu karena kami terpisah 1 tahun di kelas 8 dan dipertemukan kembali di kelas 9 tapi di foto itu menunjukan saling kompak dan saling akrab satu sama lain. Itu gunanya foto menutupi semua perasaan atau kenyataan yang sebenarnya. Namun dengan berjalannya waktu kami semua kompak dan akrab seperti ekspresi yang ada di foto tersebut. Kekompakan tersebut terbukti pada saat mendapat juara satu dalam perlombaan kebersihan kelas.

Keakraban kita pun terjadi pada saat kita akan manasik haji yaitu di dalam bus. Di situ ada yang main hp sendiri dan ada yang saling berbagi makanan dan ada yang menyanyi. Dan salah seorang temanku mengajak kita bernyanyi bersama sama dengan diiringi gitar. Kami pun bernyanyi dengan riang gembira dan tak terasa sudah sampai di tujuannya.

Terlepas dari itu, kemudian aku melihat lagi foto yaitu pada saat setelah selesai manasik haji. Lalu aku teringat waktu itu aku berada di pinggir kolam renang dan di situ banyak anak kecil yang sedang berlarian dan tiba tiba aku ada yang mendorongku dari belakang lalu aku teriak minta tolong untungnya ada temanku yang sedang berenang dan dia yang menolongku. Dia adalah teman dekatku bernama rendi, kemudian aku teringat dengannya. Pada saat itu aku sedang ulang tahun dan pada waktu itu juga dia menyanyian lagu ulangtahun untuku.

“Happy birthday to you, happy birthday to you happy birthday happy birthday happy berthday tia” Dengan pedenya dia menyanyi untukku di depan teman teman, teman yang melihatnya langsung serentak “Cie cie”. “cie rendi nyanyiin buat tia penuh penghayatan lagi” Celetuk teman yang lain. “Emangnya nggak boleh” Jawab rendi. “Serasi deh kalian” celetuk yang lainnya juga. “Apaan si vin rese deh” Jawabku pada vina yang sedang menghapus papan tulis.

Kemudian harinya bela menemuiku dan marah marah tanpa alasan yang jelas. “Lo beneran udah jadian ama rendi” Tuduhnya dengan nada tinggi. “Lo apaan si dateng dateng marah marah gak jelas, gue gak ada hubungan apa apa sama rendi” Jelasku dengan tegas. “Ok, kalo itu memang bener buktiin dong dengan cara lo harus jauhin rendi” Ancamnya dan belum langsung kujawab dia sudah pergi.

Hari ini aku coba untuk menjauh dari rendi dan rendi terus bertanya apa yang terjadi padaku dan aku selalu berusaha menghindar darinya. Lama kelamaaan rendi pun jaga jarak denganku dan bersikap dingin kepadaku. Ini semua memang salahku, ngapain juga aku harus nurutin apa kata bela.

Penyesalanku berakhir setelah aku minta maaf kepada rendi dan menjelaskan semua kepadanya. Namun dia masih bersikap dingin kepadaku. Terbukti pada saat itu setelah lulus sekolah aku bertemu dengan rendi dan aku bertanya “Kamu sekarang sekolah di mana ren.” “Dimana aja boleh, yang penting kamu udah tau kan kalo aku ngelanjutin sekolah” Jawabnya. “Ok lah, kamu masih marah sama aku kalo gitu aku minta maaf ya” Kataku penuh harapan. “Iyaa, aku udah maafin kamu” Jawabnya sambil balik badan dan pergi. Kemudian aku memandang album kenangan masa smp yang terkenang suka dukaku pada saat smp.

Cerpen Karangan: Siti Nur Baeti
Facebook: Siti Bur Baety

Cerpen Album Kenangan Masa SMP merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Bakso Melupakan Segalanya

Oleh:
Akhirnya sampai jugalah aku di tempat tujuanku dengan selamat, setelah melalui macetnya jalan kota Medan. Sesampainya aku di UNIMED aku langsung saja berjalan masuk menuju Gedung Serba Guna Unimed.

Hate or Love? (Part 1)

Oleh:
Hoamhh… rasa kantuk masih melekat di mata gadis yang baru saja terbangun dari tidur lelapnya. Matahari memang belum sepenuhnya menampakkan wajah cerahnya. Tapi gadis ini memang ingin bangun lebih

Masa Orientasi Putih Biru

Oleh:
“Hey! kamu yang berikat rambut dua kayak kuda!” katanya sambil menunjukku. Seisi ruangan memandangku dengan tawa kecil yang hampir tak terlihat, tak dengar dan tak tersentuh olehku. Hehe, macam

Berawal Dari Kesedihan

Oleh:
Namaku rini, aku berumur 14 tahun. Sekarang aku dududk di bangku sekolah menengah pertama (smp), tepatnya kelas 9. Aku adalah anak yang periang, berani, percaya diri, dan aku mempunyai

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *