Change

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 12 September 2017

Suaranya parau akibat flu yang dideritanya sejak salju pertama turun. Jari jarinya terus saja bergerak di atas layar ponsel yang menjadi satu satunya penerangan di ruangan ini, bibirnya yang pucat pasi Dan pecah pecah terus saja berkomat kamit Dan suara sendunya terlihat antusias membaca huruf demi huruf yang terdapat di layar 5 inch Itu.
Sesekali terdengar gumaman Dan senyum tipis saat dia membacanya…

Tak beberapa lama ponsel Itu menyentuh lantai karena lunglai tangannya. “Harusnya tak seperti ini.” Kata kata Itu yang terus terulang sepanjang malam musim dingin di ruangan sempit ini.
Ingatannya kembali pada satu tahun yang lalu dimana dia pertama Kali mendapat pesan dari seorang pria yang sampai saat ini terus menghantuinya…

Tak Ada keteretarikan pada awal percakapan mereka, hingga di suatu pagi gadis Itu melihat puluhan voice message di ponselnya. Dari pria Itu.
Pesan pesan suara Itu mengatakan jika tak ingin kehilangan gadis bernama hyoshin. Air muka gadis Itu berubah, hatinya tersentuh dengan suara suara di ponselnya. Semenjak saat Itu percakapan mereka semakin intens Dan mendalam, tak butuh waktu lama pria berkebangsaan maroko Itu menyatakan jika ia tertarik pada hyoshin. Hatinya bersorak gembira mengetahui perasaannya tak hanya perasaan sepihak, Ini adalah pertama kalinya bagi hyoshin merasakan Ada seseorang yang mencintainya melebihi dirinya sendiri.

Waktu berlalu, hubungan Itu mulai menunjukkan keretakannya akibat lunturnya kepercayaan. Beberapa hal mencurigakan mulai muncul.
Dia menyadarinya. Tapi dia hanya diam agar pria yang dicintainya tetap berada di sisinya.
Kegelisahan menyerangnya setiap hari, menunggu kabar dari seseorang yang begitu jauh darinya terasa menyiksa. Kekhawatiran juga memperparah keaadaan. Sampai akhirnya dia memutuskan untuk menguji kesetiaan pria yang telah mengisi hatinya Itu.

Kecurigaannya terbukti.
Badannya lunglai Dan hangat air Mata menetes begitu saja.
‘Ada apa denganku, kenapa aku begitu mudah percaya Dan ditipu seperti ini’ batinnya. Dia menangis tertahan sepanjang malam. ‘Aku tulus mencintainya.’ Itu kata terakhir sebelum dia tertidur.

Semenjak saat itu tak Ada lagi komunikasi terjalin. Hidupnya berubah begitu dingin Dan keras sejak saat itu.

Lelucon macam Apa yang tega mempermainkan perasaan. Serendah Apa perasaan manusia itu hingga dapat dipermainkan?

Sepenggal kisahnya ini yang merubah segala pandangan hidupnya. Tak Ada lagi hyoshin yang ramah kepada semua orang, senyum Dan tawa dari bibirnya telah lama menghilang, sekarang kepedulianya telah membeku yang tersisa darinya hanya kebisuan, kecurigaan Dan kebekuan.
Hari harinya sungguh mengerikan semenjak saat itu.

31 january 2017.
Entah Apa yang membuat jemarinya menemukan percakapan lamanya dengan pria yang telah mengkhianantinya. ‘Kehilangan kepercayaan karena pernah dikhianati.’
‘Harusnya tidak seperti ini’ tangisnya pecah. ‘Kenapa kau datang hanya untuk menyakiti?’ Ujarnya berurai air Mata.
Orang lain mungkin akan mencibirku karena hal Ini. Mungkin mereka akan tau saat mereka merasakannya.
Semakin dalam mencintai akan semakin dalam terluka.
Bagaimanapun kau berusaha menyembuhkan luka, luka pasti memiliki bekas.
Tidakkah kau berpikir bahwa sebuah kejadian kecil yang kau lakukan dapat mengubah hidup seseorang?

Pikiran pikiran itu memenuhi telinga Dan terputar terus menerus dalam otaknya
Kata terakhir sebelum semuanya berakhir ‘aku tak menyesal kau datang di hidupku. Tapi jika aku bisa meminta aku ingin kau tak pernah datang dalam hidupku.’

THE END

Cerpen Karangan: Gayun Taqiyyah Syafiqoh
Facebook: Gayun Taqiyyah Syafiqoh

Cerpen Change merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Yang Hilang

Oleh:
Pagi ini mentari bersinar cerah menyapa makhluk hidup untuk segera bangun dari tidurnya. Ku lihat jam dinding menunjukkan pukul 06.30. Sudah saatnya berangkat ke sekolah. Setelah berpamitan kepada kedua

Ketika Cinta Datang Terlambat

Oleh:
Namaku Edwin seorang mahasiswa semester 7 berumur 20 tahun jurusan manajemen perkantoran di salah satu universitas ternama di kota ini. Aku masih tinggal satu atap dengan keluargaku. Aku akui

Tatapanmu Adalah Bahagiaku

Oleh:
Betapa menawannya paras cantik Rachel. Seorang wanita cantik yang duduk di kelas 3 SMA. Tutur katanya yang lembut membuat hati Rafa luluh. Getar hati muncul di saat rafa melihat

Kosong

Oleh:
Aku kembali lagi hari ini, nikita. Di sudut kamar kecilku, kupandangi jarum jam di dinding itu. perlahan kuputar jarum kecil itu melawan takdirnya kebeberapa ribu jam yang lalu, dan

Terluka Akan Cinta

Oleh:
“meskipun aku tak seterang kejora, tetapi aku masih bintangmu yang akan jatuh tepat pada hatimu” Tepat saat matahari mulai mengusap lembut wajahku, aku pun mulai membuka mataku perlahan. Kulihat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *