Cinta Dunia Maya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 30 August 2019

Di tahun 2014 lalu gua pernah ngrasain bahagianya seorang LDR, yang berawal di dunia fiksi atau dunia maya.

Awal mula gua ketemu gadis ini di medsos atau lebih tepatnya (Media Sosial). Di situ gua kenalan dan dimana dunia gua yang suram sedikit demi sedikit mulai terang, tetapi ada 1 kendala dimana jarak kita yang jauh dibentang oleh lautan yang luas di ujung jalan sana.
Disitu gua ngerasa dunia gua yang mulai ada setitik cahaya mulai redup terangnya.

Hari ke hari kita semakin dekat, lalu bulan ke bulan tanpa sadar kita lebih akrab, di suatu hari dimana ada satu kalimat yang ngebuat gua bener-bener down, “aku nyaman dengan keadaan seperti ini” dan chat itu berakhir tanpa balasan.

Keesokan harinya.
Pagi wanita pujaan dalam mimpi indah, rasanya gua nggak mau bangun ketika gua tau jarak kita dibentang oleh lautan yang sangat luas di penghujung jalan.

Dan mulai ada keresahan saat gadis medsos itu bertanya, mau sampe kapan kita kaya gini? mau dibawa kemana status tanpa adanya kepastian ini?
dan disitu kita mulai membuat komitmen, setiap akhir bulan gua ataupun si gadis medsos ini menyisihkan uang bulanan untuk bertemu.
Tetapi belum sampainya uang yang gua targetkan kekumpul, entah dari mana ada orang ketiga datang tanpa permisi ini menulis kalimat di dinding profil cewek medsos, “jangan lupa makan sayang, dan jangan lupa solat”. disitu gua pelan-pelan mulai sadar, gua ini cuma status yang ada di dalam bayangan dunia maya yang tidak ada kepastian untuk ketemu. Dan disitulah gua baru ngerasa apa yang gua perjuangin selama ini salah.

Dan pada akhirnya gua cuma bisa menitip doa semoga apa yang gua anggap indah itu pada waktunya menjadi realita yang bahagia dan nggak ada tempat kelam yang saat ini gua rasain.

Mungkinkah ada dimana waktu kita bisa bercanda ketawa bersua lusa?
itu jikalau mungkin, akankah kita masih bisa seperti dulu?
sedangkan posisi gua cuma ada di dunia maya.

Terimakasih buat 8 bulan yang berkesan itu, terimakasih atas perhatian yang selama ini membodohi apa yang gua percayai.

Hari hari gua mulai kelam dipadati rutinitas yang membosankan, tak ada lagi penyemangat, tak ada lagi tawa dalam sebuah text messenger, dan semua berubah.

Setitik cahaya yang dulu ada ada di keseharian, 1 warna dalam pelangi yang mulai hilang dan tak terlihat lagi, meninggalkan jejak kenangan yang tak terhapus oleh hujan.

Cerpen Karangan: NgopiTeruus
Blog / Facebook: muhammad rizky habibilah

Cerpen Cinta Dunia Maya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Andai Dulu Rey

Oleh:
“Kamu deket sama dia yah?” “Nggak, kenal aja…” “Tapi kalian smsan kan?” “Iya…” “Sering?” “Gak juga…” “Bohong, mereka smsan tiap waktu kok…” “Waduh bahaya nih, saingan kamu tuh…” Seorang

Aku, Dia dan Sahabatku

Oleh:
Menurut psikologi, cinta itu harus diungkapkan Menurut agama, cinta itu harus dipendam sampai waktu yang tepat Menurutku, cinta itu ibarat sebuah kayu yang terhanyut dalam aliran sungai Kisah ini

Bukan Untukku (Part 1)

Oleh:
Seperti kebiasaanku setiap minggu. Aku selalu meluangkan waktuku di sini. Aku duduk dengan membawa serangkaian bunga untuk kekasihku. Kubelai nisannya, bahkan sering kukecup nisannya di sini. Aku sangat menyayanginya.

Kesalahanku Di Masa Lalu

Oleh:
“Araggghhhh…” gerutuku dalam hati. Aku baru saja mengakhiri hubunganku dengan seseorang yang sangat kucintai. 25 februari yang lalu ia menyatakan perasaannya kepada ku. Sebelumnya aku memang sudah menyimpan perasaan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *