Cinta Masa Lalu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 14 February 2014

Sekitar satu tahun yang lalu, aku pernah menjalin hubungan lebih dari seorang teman dengan Febyan yang satu sekolah denganku. Menurutku dia tampan, matanya bersinar seperti bintang yang menghiasi langit di malam hari. Tapi sayangnya giginya yang bagian depan tinggal seperempat karena waktu itu dia pernah jatuh dari sepeda sehingga giginya patah. Dan aku suka memanggilnya Pepong, yang artinya Pebyan Ompong. Dia juga sedikit gendut dan tinggi. Selain itu dia juga baik. Terkadang dia juga iseng, suka mengelitikiku, dan suka menjailiku, jika aku sedang menulis dia suka menyenggol tanganku sampai bukuku habis tercoret. Dia juga lucu, terkadang suka menghiburku jika aku sedang marah dengannya sehingga, aku tidak bisa marah kepadanya. Aku merasa senang bisa kenal dengannya. Karena dia orangnya asyik diajak ngobrol apalagi bercanda.

Tetapi saat itu aku pernah bertengkar dengannya. Dimulai dari Febyannya yang menyuekiku, dan sikapnya yang tidak seperti biasanya. Lalu aku curhat ke salah satu temanku. Dan dia bilang, dia ingin membantu aku cari tahu apa yang menyebabkan perubahan sikap Febyan kepadaku. Hingga suatu hari, dia bilang kepadaku tentang apa yang menyebabkan Febyan berubah. Yaitu karena teman SD-nya. Yang bernama Yola. Ternyata Febyan setiap hari SMS-an dengan teman SD-nya itu.

Semenjak itu, aku tidak pernah berbicara lagi dengan Febyan. Lalu temanku berkata “jangan kaya gini terus diem-dieman! Febyannya juga jadi males ngomong sama kamu kalau kamunya diemin gitu terus…”. Aku terdiam. Memikirkan apa yang harus aku lakukan sekarang. Karena sama sekali bukan aku yang memulai. Lalu temanku bilang lagi “ya udah deh, oke. Aku bantuin kamu biar Febyan sadar. Dan kalian akrab kayak dulu lagi.” Aku jawab “Terimakasih ya Fen, kamu baik banget” aku dan Feni tersenyum.

Beberapa lama aku menunggu kesadaran Febyan. Lalu apa hasilnya? yang terjadi malah temanku sendiri yang tambah dekat dengan Febyan. Aku malah makin-makin dicuekinnya. Dan sama sekali tidak ada komunikasi sama sekali antara aku dan Febyan. Entah apa yang mereka rencanakan. Aku disini hanya bisa menyimpan rasa sakit ini sendiri.

Seminggu kemudian, temanku Feni yang malah dekat sama Febyan itu, dia SMS aku. Katanya mereka hanya mengetes seberapa besar rasa sayang aku kepada Febyan. Dan katanya mereka berhasil melakukan rencana itu, yang membuat aku cemburu. Tapi aku tidak yakin jika mereka hanya ingin mengetes aku saja. Karena kurasa itu memang benar-benar hal yang serius. Ya sudah, semenjak itu aku merasa marah akan perbuatan mereka.

Hari demi hari aku lalui dengan kehampaan yang kurasa di hati. Saat ada tugas kelompok Tata Busana, kelompokku dan kelompok Febyan mengerjakannya bersamaan di rumah Nada. Disitu aku meminjam handphone-nya Febyan untuk memberi tahu ibuku jika aku sedang mengerjakan tugas di rumah Nada. Dan saat aku memegang handphone-nya Febyan aku tidak sengaja membaca SMS-nya dari salah seorang yang bisa dikatakan selingkuhannya. Di situ aku kaget, lalu aku menunduk menahan air mata yang ingin jatuh. Rasanya sudah cukup tersakiti. Kemarin dicuekin dan sekarang diduain.

Malam harinya aku SMS Febyan, aku bilang “Febyan kalau udah gak sayang sama Dini bilang dong! Gak perlu cuekin dini kaya gini! Gak perlu gantungin dini kaya gini! Gak perlu duain Dini kaya gini!”. Disitu aku terbawa emosi. Dan Febyan minta maaf. Sebenarnya dari dulu aku sudah memaafkannya tapi aku tidak suka caranya dia untuk menjauh dariku yang membuat aku semakin sakit. Semenjak itu semuanya berakhir. Aku dan Febyan pisah. Mungkin aku tidak bisa melupakan semua kebahagian yang sebelumnya aku dapatkan darinya. Tapi aku berusaha untuk melupakan semuanya.

Cerpen Karangan: Andini Basra Septianti
Facebook: Andini Basra Septianti

Cerpen Cinta Masa Lalu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Aku Yang Mengalah

Oleh:
Aku mengalami kisah ini dimasa putih abu-abuku yang penuh dengan suka dan duka. Perkenalkan namaku adalah putri yani ginting anak dari 3 bersaudara dan anak terakhir dari ayahku yang

Tentang Aku dan Rasa ini

Oleh:
Aku hanya terdiam di bawah senja. Warnanya yang mulai meredup membuat siluet tubuhku di rerumputan ini. Sudah hampir 3 jam aku hanya terduduk disini, menikmati kesendirianku, menikmati segala hembusan

The Last Date

Oleh:
Hari itu, seperti biasa, kami selalu bertemu di kantin sekolah. Setelah satu bulan pacaran, aku masih ragu untuk mengajaknya jalan. Apalagi, setelah mimpi hari itu. “Ayolah, Ki! Sekali ini

Satu Kesempatan Lagi

Oleh:
“PlAK!!” Tamparan itu kini mendarat lagi di pipiku untuk ke sekian kalinya. Ku terdiam sambil memegangi pipiku yang masih terasa sakit. “Aku cape! Aku cape harus selalu keras sama

Pura-Pura Punya Istri

Oleh:
Matahari yang kini tak mau lagi menyinari bumi, akan berpindah ke sebelah barat menandakan bedug magrib akan segera datang. ‘Aku tertipu, aku terjebak, aku terperangkap muslihatmu…’ suara nada dering

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Cinta Masa Lalu”

  1. Riri carisya says:

    aku suka banget sama semua karya cerpen ini.
    aku juga suka buat cerpen.
    tapi tidak tau gimana caranya agar karya cerpen aku sebagus ini.
    dan juga dapat di baca melalui internet. .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *