Harapan Yang Hilang

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Galau, Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 28 March 2018

Kita dipertemukan dalam sebuah lingkungan. Lingkungan yang mengharuskan kita untuk bertemu setiap hari. Ada kalimat “Cinta datang karena terlalu sering bersama” dan mungkin itulah yang aku rasakan padamu. Aku nyaman bersamamu, Aku ingin selalu bersamamu, Aku selalu rindu akan tentangmu. Tak ada yang membosankan saat kita bersama. Saling bertegur sapa. Saling membuat tertawa. Saling menguatkan. Dan aku bahagia.

Tapi semua itu hanyalah masa lalu. Kau berubah. Kau menghindar. Kau mencoba untuk menjauhiku. Dan kau melukaiku. Kau menghancurkan hatiku. Awalnya, Aku tak tahu, Aku tak mengerti mengapa kau begitu padaku. Tapi waktu, waktu yang telah menjelaskannya padaku disaat kau tidak mampu untuk menjelaskan semuanya padaku. Kau penipu. Kau pembohong. Kau ingkar janji. Kau menyenangkanku, membuatku terbang, lalu kau menjatuhkanku disaat aku tak ingin jatuh. Kau pergi dengannya. Bersamannya yang kau bilang itu bukan wanita seleramu. Nyatanya? Kau menjilat ludahmu sendiri. Kau tahu? Aku tidak sedikitpun membencimu setelah apa yang kau lakukan padaku.

Waktu terus berjalan, hingga dimana kau kembali bersikap manis padaku dan membuatku berharap kembali. Lalu terbang untuk yang ke dua kali. Namun tak lama kemudian, kau menghancurkanku untuk yang ke dua kali orang hal yang sama dan wanita yang sama. Namun tetap saja Aku masih mencintaimu dan berharap agar kau membuka matamu, bahwa ada aku yang selalu bisa menerima walau hatinya disakiti kesekian kalinya.

Dan kembali terulang. Ketika lukaku sudah sembuh kembali. Harapanku telah tumbuh kembali. Dan aku telah baik-baik saja namun tak bisa melupakan semuanya. Kau kembali melukaiku, bahkan menghancurkanku. Menghilangkan sedikit rasaku dan membuat terbang tak terarah harapanku. Kau katakan kepada temanku, kepada akun sosial mediamu, bahwa kau akan melepas masa lajangmu. Namun bukan dengan wanita yang telah membuatku terluka oleh hal yang sama. Tapi dengan wanita lain yang memang sama sepertimu. Dia setara denganmu dan aku tidak ada apa-apanya dengan wanita pilihanmu.

Jika memang sedari dulu kau katakan semuanya padaku, mungkin aku tidak akan semenderita ini. Tapi memang tak ada gunanya aku terlarut dalam kesedihan ini. Aku punya hidup sendiri. Aku harus bahagia, karena hidup bukan tentang dia saja. Harapanku untuk bersama denganmu selamanya telah hilang, terbang bersama dengan dedaunan yang jatuh dari rantingnya. Aku masih bisa hidup tanpamu, karena kamu bukanlah oksigen.

Cerpen Karangan: Risa Kaben
Facebook: R Kaben
Nama: Risa Kaben
Asal: Cirebon

Cerpen Harapan Yang Hilang merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Gagal Move On

Oleh:
Kring! Kring! Kring! Alarm di kamarku sudah berbunyi, itu tandanya aku harus segera bangun dan bersiap-siap untuk sekolah. Aku langsung ngambil handuk dan langsung pergi ke kamar mandi setelah

Maafkan Aku, Mas

Oleh:
Aku terpaku. Perempuan itu menarik punggung tanganku dan menciumnya dengan khidmat. Dan menyisakan beberapa tetes air matanya yang masih menempel di punggung tanganku, lalu diiringi ucapannya yang lirih, “Maafkan

Berubah Menjadi Buruk

Oleh:
Pagi ini aku bersiap untuk pergi ke sekolah… Di kelas, Ada seseorang cowok yang menurutku itu ganteng, baik, dan lain lain deh dia sempurna! Aku sangat menyukainya hingga saat

Boo Dan Paii

Oleh:
Yang sekarang bisa aku lakukan hanyalah menangis di kesendirian. Ya menangis sendiri di atas atap di tengah hujan sambil menghisap sebatang rok*k dan mendengarkan musik kesukaanku saat istirahat, tapi

Gone

Oleh:
“Tiara Ananda Putri?” “Tiara Ananda Putri?” Aku tersentak begitu Kevin menepuk pundakku dari belakang. Hingga aku menoleh dan melihat ke arah Bu Clara yang tengah duduk di depan kelas.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *