Karena Sabar Dan Ikhlas Tanpa Batas

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Galau, Cerpen Pengalaman Pribadi
Lolos moderasi pada: 29 August 2018

Diibaratkan seperti kata yang tak dapat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu. Dan seperti isyarat yang tak sempat diungkapkan awan kepada hujan. Kata yang sangat sederhana namun bermakna.

Aku sering bertanya pada Allah setiap kali aku berdoa. Kenapa sabar ini tanpa batas. Dan sampai kapan aku bisa bertahan dan tetap menjaga sabar dan ikhlas itu?

Terkadang aku yakin rencana Allah jauh lebih baik dan lebih indah dari apa yang aku bayangkan. Tapi kenapa seakan waktu dan takdir begitu mempermainkan kehidupanku. Kenapa dia titipkan rasa yang begitu hebatnya hingga aku tidak tau cara untuk melepasnya. Kenapa harus ada cinta jika kita tidak ditakdirkan bersama.

Kenapa harus aku yang selalu merasa kehilangan. Apa salahku ya tuhan kenapa kau uji aku dengan sedemikian hebatnya. kata kata itu selalu aku ucapkan dalam hati ketika sabar sudah tidak bisa aku gengam lagi. Ketika ikhlas berubah jadi amarah. Ketika hati sudah tidak kuat lagi menahan perih.

Iya perih. Perihnya mengikhlaskan orang yang kita cintai bahagia bersama wanita lain. Kenapa mulut dan hati tidak bisa bekerjasama, harusnya jika mulut bilang sudah merelakan hati pun demikian. Tapi ini berbeda.

Egoiskah aku?
Atau munafik kah aku?
Mulutku berkata.. “selamat ya kak semoga lancar sampai hari H..” tapi hati berkata dan meminta agar pernikahan mereka batal..

Aku tau ini salah dan aku pun berusaha untuk tidak menuruti hati, tapi ketahuilah ini tidaklah mudah karena Melupakan tidak semudah jatuh cinta.

Dan saat fikiran telah dikuasai hati aku pun lupa diri. Lupa masih mencintai yang bukan haknya. Lupa masih berharap bahwa dia akan kembali. Dan lebih parahnya lagi hati percaya jika dia adalah jodoh yang Allah siapkan untukku. Padahal jelas jelas dia sudah akan menjadi suami orang.

Karena hidup adalah pilihan dan kamu pun sudah memilih dia. Maka pilihanku hanya 1 yaitu melupakan kamu dan kenangannya..
Dan perjalanan ikhlas dan sabarku masih sangat panjang karena 2 kata itu memang tanpa batas.

Dan semoga ikhlas dan sabarku berbuah manis

Cerpen Karangan: Lia Andini

Cerpen Karena Sabar Dan Ikhlas Tanpa Batas merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Musim Kemarau

Oleh:
Lelaki kurus itu sudah hampir seminggu sering menyendiri, nampaknya sudah menjadi sebuah pekerjaannya menghabiskan waktu dengan menyendiri. Setiap pagi menjelang matahari menjalankan tugasnya, dia sudah terpekur menata sarungnya di

Olahraga Pagi

Oleh:
Pengalaman olahraga di pagi buta yang mengasyikkan. Iya!! pagi buta, saking butanya aku tidak bisa melihat telingaku sendiri hahaha. Niatnya sih simple, pulang-nyampe-tidur. Ternyata perjalanan dari nganjuk city harus

Masa Masa Menjadi Dewan Penggalang

Oleh:
Hmm.. gimana yah ngerjain adek adek kelas yang mukanya yang culun tapi nyebelin, kepalanya bersisir rapi dan baju Rapi.. *bayangkan… Itulah yang gue alami sama temen temen angkatan gue,

Mencintai Dalam Diam

Oleh:
Aku hanya bisa terdiam dengan keputusannya waktu itu, keputusan untuk mengakhiri hubungan kami. Aku sudah mencoba untuk mempertahankannya, tapi semuanya sia-sia saja. Cinta tak bisa dipaksa, buat apa aku

Angan Hanyalah Angan

Oleh:
Hari dimana mata kita beradu dan pertemuan yang indah akan terkenang dalam memori. Dengan cara sederhanamu, dengan senyummu, dan dengan kelembutan hati kau memikatku dengan sederhana. Hangat dirimu selalu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *