Ketika Cinta Diabaikan

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Galau, Cerpen Patah Hati
Lolos moderasi pada: 22 July 2015

Memiliki mu bagaikan berharap memeluk bulan
Mengharapkanmu bagaikan rasanya memeluk erat pohon kaktus

Mana mungkin aku dan kamu bersama, kamu telah dimiliki dia bukan?, meskipun aku sangat menginginkanmu tapi aku tahu aku bukan siapa-siapamu yang ingin mencoba berontak, hidupku juga butuh proses untuk menghilangkan rasa cintaku kepadamu menjadi biasa-biasa saja, seperti memecahkan ilmu matematika mengenai teorema pythagoras oh mungkin lebih rumit lagi.

Seperti biasanya, shilla mulai bangun pagi-pagi sekali hari ini hari senin hari dimana semua siswa, pegawai dan lain lain mulai sibuk dengan rutinitasnya masing-masing, sekaligus hari untuk bertemu pangeran impiannya, namanya Rio ia mempunyai tinggi semampai, terlihat keren jika berjalan dengan wajah didongakkan, meskipun ia tak sekelas tapi ruangannya tak begitu jauh.

“hallo guys” ucap shilla sembari melangkahkan kakinya menuju tempat duduknya
“tumben banget, kecepetan” ucap sivia seolah menyindir
“kapok gue, dihukum terus cuman karena telat, hahaha”
“hahaa, bilang aja kalo kamu pengen liat pangeran unyu unyu itu tuh”
“stop, aku cuman fans sama dia gak lebih kok” kata shilla berbohong
“cieh shilla, jatuh cinta yah?” teriak sahra yang notabenenya cewek terlebay di kelas

‘iyah aku jatuh cinta, jatuh cinta sama dia’ batin shilla sakartis

Seisi sekolah mungkin sudah mengetahui bahwa ashilla sangat mengidolakan sosok yang bernama Mario Stevano Aditya Haling, bukan hanya dia tapi para wanita lain pun mungkin demikian.
“Shilla” teriak Alvin sahabat Rio
“iya ada apa?” Tanya Shilla kepada Alvin
“lupain aja si Rio, dia udah punya pacar tuh, namanya Ify”
“apaan sih loh Vin? mau dia punya pacar kek, apa kek, terserah dia, aku juga gak suka sama dia, Cuma sekedar fans. Okey?” ucap Shilla sambil berlalu meninggalkan Alvin yang cengo mendengar penuturan shilla

‘sebenarnya gue sakit, sakit hati banget. Kenapa kamu gak bisa peka sama aku rio? aku sayang kamu, tapi kamu sayang Ify, Ify memang cantik, sempurna banget. Kalo aku?’ batin shilla dalam diamnya

Shilla masih saja diam dengan segala halusinasinya, hatinya berontak. Kapan waktu cepat berlalu? ingin skali rasanya iya pulang dan segera merebahkan dirinya ke spring bed serta menangis sejadi-jadinya tapi, waktu masih menunjukkan 12.01 sedang waktu pulang saja pukul 14.40. masih lama bukan?

Shilla berjalan seorang diri menuju pohon rindang yang letaknya tidak jauh dari kelasnya, sahabatnya Sivia dan Sahra terlalu sibuk menjepret kamera di dalam kelas, mengabadikan setiap lekuk wajahnya di lensa kamera. Shilla duduk dengan pasrah di bawah pohon, angin seolah menyambut kedatangan shilla. Shilla layaknya orang gila tersenyum tipis meskipun hatinya meracau. Tiba-tiba shilla menangkap sebuah objek yang membuat hatinya semakin bergemuruh, yah siapa lagi kalau bukan Rio dan Ify yang sedang dimabuk asmara

“Ya Tuhan… Diakah itu? kenapa harus adengan seperti itu yang harus kulihat?” ucapnya setengah bergumam

Tak sadar jam pelajaran telah usai, shilla merapikan buku-bukunya yang masih tergeletak bebas di atas meja

“siv.. pulang bareng yuk?” ajak Shilla tanpa memperhatikan wajah oval milik sivia
“gak bisa, aku ada yang jemput, gak papa kan?”
Shilla tersenyum tipis sembari mendongakkan wajahnya yang sedari tadi tertunduk merapikan buku-bukunya
“gak papa kok”
“Shill, aku duluan yah?”
“Iya”

Lagi-lagi sendiri menyelimuti dirinya, ia harus berjalan sendiri menuju gerbang, entah siapa yang mencoba menguntilnya dari belakang, iya berbalik.
Butakah ia? bukan menguntil tapi gerbang sekolah hanya satu bukan, bodoh.
Terlihat jelas, Rio, Alvin, Cakka dan Gabriel berjalan di samping kanan Shilla. Deg perasaan apa lagi ini?

“shilla…” Teriak Rio persis berada di kuping Shilla
“apaan sih yo? berisik taau”
Tawa mereka lepas, keempat lelaki itu malah memprcepat langkah, mereka hanya sekedar singgah saja untuk menegur sapa. Awalnya shilla merasa bahagia tapi, melihat sekenario tarik-menarik yang diperankan oleh Rio bersama Ify, serasa dunia hancur pada saat itu juga, shilla sengaja acuh tak acuh seakan tak melihat sebuah drama berdurasi singkat terjadi.

Hampir setiap malam shilla dan rio saling bercerita tidak secara langsung melainkan hanya lewat dunia maya yah smsan, dan malam ini pun terjadi lagi. Rio tak habis-habisnya menceritakan sesuatu yang menarik baginya siapa lagi kalau bukan si seleb school yang sekaligus telah menjalin hubungan spesial bersamanya, IFY.

“kenapa sih Ify bisa dapat sesuatu yang dia inginkan sedang aku? mengharapkannya saja naïf, pertama aku sukanya Ozy eh malah ify yang dapat, terus aku sukanya Rio lagi-lagi Ify yang dapat. Kenapa harus dia sih? okay dia cukup cantik” ucap Shilla bagaikan orang yang terkesan sudah abnormal

Beginilah cinta bertepuk sebelah tangan ingin meracau rasanya tapi apa daya, kita bukan apa-apa untuk bisa melakukannya. Kapan Rio bisa peka terhadap perasaan Shilla? rasanya mustahil, Rio terlalu sibuk mencintai Ify, berpaling saja dengan wanita lain masih perlu dipertanyakan Karena cintanya bagaikan seluas samudera mungkin.

Cinta tak terbalas! itulah yang kini dirasakan Shilla, Rio kapan kamu peka terhadap perasaan Shilla? sebegitu cinta matikah kau terhadap Ify sampai-sampai orang yang ada di belakangmu saja, menunggumu untuk membalas cintanya kamu tak peduli. Pertahananmu terlalu kokoh untuk dipatahkan, mungkin kata mengalah yang akan terbanjiri di perasaan Shilla, meskipun hatinya tak akan pernah bisa mengalah untuk mendapatkannya

‘Sakit rasanya, tapi apa daya semua telah terjadi biarkan ini menjadi kisahku yang terbilang rumit, berhenti mengharapkanmu? masih butuh proses. Dan aku sadar aku memang tak pantas buat mu, orang sempurna bersama orang yang memiliki kekuarangan, bukankah itu tak pantas?’

End

Cerpen Karangan: Mimi Antika
Facebook: Mimi antika

Cerpen Ketika Cinta Diabaikan merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Di Ujung Jalan

Oleh:
Setetes embun mulai membasahi dedaunan pohon. Seberkas cahaya masuk melalui ventilasi udara menyilaukan mata. Kicauan burung terdengar sangat merdu. Menandakan pagi telah siap menggantikan malam. “hoaaaaaammm… masih ngantuk..” desah

Rindu

Oleh:
Aaarrrgg!!! Batinku mendesah merasakan sesuatu yang membuat hatiku serasa sesak. Beberapa hari ini aku selalu dihantui oleh rasa sepi yang seakan-akan menikam hati dan pikiranku. Entah apa yang berkecamuk

Munduk Temu Ketika Musim Duren Tiba (Part 1)

Oleh:
Pagi masih digelayuti gerimis tipis di seputaran Denpasar. Matahari masih belum tampak di balik awan pagi meskipun waktu sudah menunjukan jam Sembilan teng. Bergegas aku memanaskan mobil dan memeriksa

Kasih Tak Sampai

Oleh:
Pagi itu cuaca sangat cerah aku segera bangun dari tempat tidur lalu bergegas ke kamar mandi karena aku punya janji dengan riki. Oh iya kenalkan namaku jeswita biasa dipanggil

Mengejar Pelangi (Bidadari Dalam Mimpi)

Oleh:
Kisah ini gue ambil dari perjalanan hidup seorang pria remaja yang ingin mengejar mimpinya. Sebut saja namanya Guntur, iya Guntur, seorang pria remaja yang baru menyelesaikan sekolah di SMK

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Ketika Cinta Diabaikan”

  1. ivy says:

    kenapa namanya harus ify dan ozy? hahaa
    saya dipanggil ivy dan pernah mencintai lelaki bernama oji :’)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *