My Heart

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 18 May 2016

Sulit memang memaafkan seseorang, namun waktu bisa membuatku bisa memaafkan dia. Bagaimana rasanya dikhianati? Sakit bukan. Ya, dia mengkhianatiku atau lebih tepatnya dia menduakan cintaku yang suci ini. Perempuan selalu setia kepada satu laki-laki, namun tidak bisakah laki-laki setia dengan satu perempuan? Nino juga tidak bisa setia dengan satu perempuan yaitu aku. Jujur saja, aku tidak pernah menduga ini akan terjadi. Nino seolah-olah menerbangkanku ke awan lalu menjatuhkanku ke dasar jurang, sakit bukan?

Aku sudah memaafkannya, namun bukan berarti aku bisa kembali lagi kepadanya, kepada orang yang menghancurkanku. Aku hampir mati karena usahaku untuk bunuh diri, aku anak brokenhome, jadi rasanya aku tidak punya semangat hidup lagi. Teman-temankulah yang bisa membangkitkanku ketika aku terpuruk. “Percayalah Audrey esok akan berbeda, akan ada ending yang bahagia.” salah seorang temanku berkata seperti itu. Aku percaya, namun aku kadang tidak sabar menunggu waktu yang ku tunggu-tunggu itu.

Temanku Afika mengenalkanku kepada seorang laki-laki yang sangat tampan, bukan hanya tampan, dia juga pintar. Bukan hanya sekedar mengenalkan namun menjodohkanku dengannya, dia berkata kalau laki-laki itu menyukaiku dan sering memperhatikanku ketika di kampus. Siapa lagi yang aku tunggu, Nino? Mana mungkin aku menunggu laki-laki ber*ngsek itu, aku tidak menunggu siapa-siapa, aku sekarang sedang bersiap menyambut Crish dalam hidupku. Mungkin saja dialah ending yang indah dari hidupku. Memulai hubungan dengan laki-laki blasteran Amerika, awalnya sulit memang menghilangkan bayang-bayang gelap tentang Nino, namun waktu menghapus bayang-bayang itu.

Aku dan Crish, sudah terbiasa bersama. Aku menemukan hatiku yang dulu hampir mati terbunuh oleh bayang-bayang buruk tentang Nino. Aku merasa menemukan surgaku, tidak ada kebahagiaan yang lebih besar daripada bagian ketika bersamanya. Hari-hari terindahku saat bersamanya, tidak ada hari yang lebih indah dari ini. Tidak ada keinginanku untuk mencintai atau berpindah ke hati yang lain. Cukup dia yang mewarnai hidupku. “Cinta” bukan, bukan hanya itu namun juga aku juga “sayang” kepadanya. Aku telah menemukan hatiku, seorang Chris yang tidak sempurna namun menyempurnakan hidupku.

Cerpen Karangan: Renita Melviany
Facebook: Renita Melviany

Cerpen My Heart merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Cinta Yang Tak Pernah Padam

Oleh:
Semua pekerjaan rumah sudah aku selesaikan. Aku duduk menghadap jendela yang mengarah ke halaman belakang rumahku. Aku memperhatikan kolam ikan kecil, sekumpulan bunga anggrek berwarna ungu, putih, dan merah

Dia Adalah Gadis Manisku

Oleh:
Ada banyak hal tentang cinta tapi sedikit dari mereka yang paham tentang cara menyambutnya. Cinta adalah sebuah misteri kehidupan, tak tahu kapan tiba dan pergi, ia datang seperti air

Salahkah Menanti (Part 2)

Oleh:
Setelah pameran lukisan di gedung sekolah waktu itu, gue sama dia makin akrab dan gue lihat dia agak berubah agak perhatian dikit gitu, dia udah mulai nanya-nanya gue lagi

Surat Kecil Untuk Sang Maya

Oleh:
Dear sang-maya… Ku dengar kau sudah memiliki gadis mungil lain, setelah aku. Ku harap kau awali dengan suatu pernyataan kejujuran bahwa kau memang benar mencintai gadis mungilmu yang sekarang.

Perasaan itu

Oleh:
Pukul 15:45, kegelisahan mulai terlihat di wajahku. “15 menit lagi” kataku dalam hati. Setelah salat ashar, aku mulai gelisah menunggu hasil SNMPTN yang resmi diumumkan pada pukul 16:00 wib.

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *