Ooh Cinta, Haruskah Begini?

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Cinta Islami, Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 24 December 2014

Cinta, sebuah kata yang tak asing lagi bagiku, tapi aku tak tau betul bagaimana rasanya jatuh cinta.. Cinta, jika ingat kata itu maka akan muncul di hatiku rasa amarah, sedih dan kesal.

Oh cinta… Inikah cinta?. Kamu memang bukanlah yang pertama bagiku, tapi cinta tetaplah cinta.

Tanpa kusadari, hari itu adalah hari dimana benih cintaku mulai tumbuh.. Tumbuh dan merekah memenuhi relung hatiku yang kering.. Aku tak pernah meminta cinta itu, tapi allah berkehendak agar cinta itu bersemi di hatiku…

Akhy, aku tak punya alasan kenapa cinta itu merekah di hatiku… Aku tak tau sebab aku menyukaimu…

“mencintaimu dalam diam” itulah yang ku lalui. Awalnya cinta itu indah, sangat indah… Tapi sejak kau jadi sahabatku cinta itu seperti menusuk dadaku… Aku tak menyalahkanmu, ini konsekuensi cintaku dan aku harus menanggungnya!!

Hari itu adalah hari dimana kita menjalin sebuah persahabatan. Dan hari itu pula, aku tau bahwa cintaku terabaikan. Kau cerita tentang cintamu pada akhwat itu, oh akhy jika kamu tahu betapa hancurnya hatiku. Hancur sehancur-hancurnya… Rasanya ada yang patah di dada. Setelah hari itu kita jadi semakin dekat dan kau tau akhy apa yang terjadi dengan hatiku? Semakin hancur pula…

Hari demi hari ku lalui dengan senyum palsu,.. Saat melihatmu pun aku jadi marah. Tapi aku tak bisa bohong aku masih peduli padamu!! Dan aku masih mencintaimu!! Walau aku marah, curahan hatimu tentang dia masih ku tanggapi. Tentang perasaanmu, tentang sakitmu, tentang tersiksanya dirimu karena dia. Aku tak tega akhy. Aku takut jika aku tak memberimu motivasi, kau akan masuk ke dalam lembah maksiat. Aku takut!! Aku tak rela!! Aku tak kuat melihatmu bersama maksiat!!.

Akhy jika kau tau betapa sakitnya hatiku mendengarmu menceritakan tentang dia, maka kau tak akan tega melakukanya. Akhy sekuat tenaga aku menyembunyikan perasaanku, sekuat tenaga aku melupakan mu, sekuat tenaga aku mencoba membencimu, tapi aku tak berhasil. Aku terlalu peduli denganmu. Bahkan cintaku semakin tumbuh dan bermekaran walau kadang harus hangus karena sakitnya hatiku.

Allah, yang maha memberikan cinta lapangkanlah dadaku, palingkanlah aku darinya.. Hapus cintaku jika itu membuatku jauh dari-mu… Tapi, allah jika cintaku bisa membuatku semakin dekat dengan-mu, maka aku rela hati ini hancur…

Cerpen Karangan: Amara Salsabila
Facebook: Amara salsabila putri

Cerpen Ooh Cinta, Haruskah Begini? merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Sepenggal Kata Yang Kutitipkan

Oleh:
Ketika pilihan menuntutku untuk memilih, ingin rasanya aku menjelajah waktu, meloncati masa yang tak terhingga kemudian berlari meninggalkan roda waktu yang ujungnya tak di sangka. Aku terpuruk, menangis seolah

Kamu, Doa yang Terus Disemogakan

Oleh:
Aku kelu. Dalam ribuan alasan kepergianku, aku menjadi bisu. Di hadapan bayangmu, rindu itu melepaskan kekuatannya yang begitu kuat, merengkuhku dalam pelukannya. Kamu dan pias wajah yang menenggelamkanku dalam

Kesempatan

Oleh:
Kususuri koridor sekolah dengan gamang, rasa bersalah kian membesar dan menghantui pikiranku. tak kubayangkan bahwa Ravid akan semarah ini padaku, walaupun aku sadar dia pantas marah atas semua ini.

Jika Bukan Dia Siapa Lagi

Oleh:
Rintik air langit membentuk noda-noda kecil di pelataran rumah. Angin masih bertiup mengusir arakan awan hitam, seolah tak sudi bila mentari harus istirahat lagi. Namun, hujan cepat-cepat turun disertai

Perasaan Tak Terdeskripsikan

Oleh:
Inspirasi dan imajinasi itu muncul sesaat dan cepat, hampir tak berbekas. Jiwa kembali hampa, pikiran kembali kosong. Entah apa yang harus aku tulis, apa yang mesti aku ceritakan. Semuanya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *