Padahal Aku Sudah Merelakanya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Sedih, Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 5 October 2013

Hari ini adalah hari yang indah. Aku adalah christine maggie. Aku besekolah di smp suka jaya. Yang sekolah internasional. Banyak sahabat baik disana. Prestasiku juga tak kalah cemerlangnya. Namun sekolah itu lumayan jauh, sehingga orang tuaku memindahkanku secara paksa. Aku menurut saja.

Aku dipindahkan ke smp kartika dekat rumahku. Lumayan bagus tempatnya. Jujur saja aku sedikit gugup saat memperkenalkan diri di depan 58 orang di kelas itu. “baik christine, silahkan duduk di sana” suruh guru baruku dengan tangan menunjuk perempuan bernama anita. “ya” jawab aku dengan sedikit senyum.

Ketika berkenalan dengan anita, aku mengetahui sikapnya. Anita adalah sosok perempuan feminim yang tidak bisa marah, dan tidak lumayan pintar. Ketika bell istirahat berbunyi aku tetap di kelas. Dan beberapa temanku mengerubungi dengan beralasan ingin megetahui lebih banyak tentang diriku. ????api ada seorang laki-laki yang tidak sengaja memegang pundakku, namanya michael. “maaf, tidak sengaja” kata michael. Aku hanya tersenyum

Beberapa bulan kemudian aku semakin dekat dengan lelaki bernama roy, lumayan tampan dan sangat pintar. Benar sekali aku suka padanya. Ketika pulang ke rumahku melalui akun facebook roy menyatakan cintanya padaku. Kebahagiaan tiada tara di hatiku.

Keesokan harinya, aku sangat kaget ketika mengetahui bahwa teman-teman sekelasku mengetahui bahwa aku dan roy saling jatuh cinta. Semenjak itu aku tidak pernah berbicara pada roy berhadapan, selalu di akun facebookku. Roy sangat perhatian kepadaku. Tapi lama-kelamaan roy tidak pernah merespon facebookku’ aku tak kecewa, tapi sangat wajar bila aku penasaran.

Sebulan kemudian dia sedikit menjauhiku.
“woy! Roy masih suka tau sama lo christ” kata michael “tau dari mana lo?” ketusku
“gua itu sahabatnya roy, segala hal tentang roy. Gua pasti tau, kalau gak percaya ya udah!” kata michael dengan sangat meyakini perkataanya dan pergi meninggalkanku. Ternyata debbie sang sahabatku sangat mencintai roy dari dulu, aku sanggat tidak tahu tentang itu, yang ku tahu hanya roy tidak cinta pada debbie.

Sejak saat itu debbie memusuhiku. Aku jadi sangat binggung memilih cinta atau sahabatku. Kenaikan kelas berlangsung, ternyata aku mendapat ranking 1, ????api sayangnya roy ranking 2. Yang artinya aku tidak akan sekelas denganya. Walau pahit tapi aku menerima takdir ini.

Entah setan apa yang merasuki ku, aku menjadi suka pada michael’ sahabat karib roy. Aku cepat-cepat membuang pikiran itu. Hari demi hari berlalu aku semakin cinta pada michael, tanpa satu orang pun yang mengetahuinya.

Aku mengerti jika aku mencintai roy tapi tekadku bulat, aku lebih memilih pelajaran dari pada cintaku, yang artinya aku tidak akan mencintai roy dan michael lagi. Karena aku mengerti perasaan anisa, dia dari dulu suka sama roy. Ketika ada aku roy jadi suka padaku. Dimana tata krama ku. Hidupku hanya bisa menjadi hina. ????api kenapa ketika aku bertemu dengan michael ataupun roy aku menjadi bahagia.

Aku gak mengerti, biarkan takdir yang mengurus, biarkan semua ini ada jalan terbaik untukku. Aku merelakan anisa dengan roy. Apa itu salah!
Kenapa jika aku membiarkan semua ini, aku tetap salah, dan kenapa anisa bersikeras menghinaku, dan kenapa anisa bersikeras mengikuti gayaku, hidupku, bahkan jiwaku sendiri untuk mencari perhatian roy.

Aku telah merelakannya walau sakit!!

Tekad ku bulat, ????api kenapa hati ini bercabang dua. Aku rela roy bersama anisa, dan aku merasa bahagia di dekat michael dan roy.

Yang jelas biarkan semua ini menjadi tabu.

~ end ~

Cerpen Karangan: Nisrina N

Cerpen Padahal Aku Sudah Merelakanya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Penyesalan Karin

Oleh:
Mentari bersinar terang saat air mata Karin menetes di atas batu nisan dengan makam yang masih basah. Ia mencurahkan semua isi hatinya. “Penyesalan tak akan berarti jika, jika dia

The Pain

Oleh:
Suasana ruangan itu cukup menegangkan. Dua wanita, seorang berjubah putih dan yang lain berseragam biru langit, tampak masuk ruangan dengan tergesa. Wanita berseragam biru langit terlihat mendorong meja beroda

Air Mata Untuk Putra

Oleh:
“Ia laki-laki aneh, pernah suatu ketika aku menemukannya di tempat biasa —di bawah pohon itu, di taman yang sepi. Kau tau apa yang ia lakukan?” “Apa?” tanyaku sembari menghela

Kehilangan

Oleh:
Pernah nggak kalian merasa kehilangan seseorang yang kalian sayang untuk selamanya? Mau itu ibu, ayah, sanak saudara, sahabat atau orang-orang yang kalian sayang. Yap, kehilangan itu memang menyedihkan dan

Maafkan Aku Egar

Oleh:
Tes… Air mata itu jatuh kembali di pipi chubby seorang gadis. Ia terus memikirkan perasaan yang notabene adalah mantan pacarnya ‘Maafkan aku’ — Gadis itu tengah menikmati angin di

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *