Penantian Yang Semu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 9 May 2016

Apakah sebuah penantian akan membuahkan hasil. Apakah akan ada cinta yang akan terbalaskan, meskipun tak pernah terucap dan tak pernah diketahui oleh yang dicintai. Inilah aku yang begitu mencintainya, tapi takut untuk mengatakannya, bukan karena tak berani, tapi aku sadar siapa aku dan siapa dia. Kami bagaikan langit dan bumi, itulah alasan mengapa aku lebih memilih diam. Dan membiarkan semuanya mengalir bagai air di sungai, yang tak pernah memikirkan ke mana dia akan berlabuh. Namaku Sintya Meylani Azira, aku biasa dipanggil Sintya. Aku bersekolah di sekolah menengah atas atau SMA yang cukup terkenal di kotaku.

Di sekolahku, ada seseorang yang sangat aku kagumi, dia adalah kakak kelasku, namanya adalah Dani Hanung Kusuma, saat melihatnya aku hanya bisa tersenyum sendiri, bagaimana bisa aku berkata jujur kepadanya sedangkan dia saja sudah mempunya Lita, mereka seangkatan, bahkan mereka sekelas. Apa bisa aku menggantikan posisi Lita yang bisa dibilang cewek yang cukup terkenal di sekolahku, dia anak pintar dan juga sebagai ketua osis di sekolahku. Dan Dani, dia terlalu sempurna untuk orang sepertiku. Hari ini aku pergi ke kantin bersama teman sekelasku, dan di sana aku melihat Dani sedang duduk berdua dengan Lita, betapa hancur hatiku, tiba-tiba saja selera makanku hilang, tanpa aku sadari mukaku langsung merah padam, karena menahan cemburu, lalu temanku mengagetkan ku.

“Heh Sin, kamu kenapa kok ngelihatin Dani sampe kayak gitu, kamu cemburu yah lihat dia sama Lita, Sin aku pikir lebih baik kamu buang jauh-jauh perasaan kamu, karena kamu sendiri tahu kan kalau itu cuma sia-sia, dia udah punya Lita, aku cuma gak mau kamu sakit hati terus Sin,” Lalu tiba-tiba saja air mataku mulai menetes.
“Aku tahu semuanya gak akan ada artinya, tapi apa salah orang sepertiku berharap kepadanya, apa salah aku mencintainya, kalaupun bisa aku ingin melupakannya, tapi apadaya aku tak bisa.” lalu suasananya menjadi tegang.

“Melupakan memang susah, tapi bukan mustahil kan, kalau kamu berusaha kamu akan bisa ngelupain Dani kok, aku yakin itu.” lalu aku berpikir, apa yang dikatakan Rina memang ada benarnya, meskipun sulit tapi tidak ada yang mustahil, semoga saja aku bisa melupakan Dani, tapi mengapa semua harus terjadi kepadaku mengapa semuanya hanya penantian yang semu, apa aku tak pantas untuk bahagia. Jika memang seperti itu, aku akan mencoba melupakannya meskipun akan sangat sulit untukku. Tapi mungkin semuanya memang yang terbaik untukku, aku akan mencoba melupakannya untuk selamanya.

Tamat

Cerpen Karangan: Ratu Azira
Facebook: Ratu Azira

Cerpen Penantian Yang Semu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Just a Short Story

Oleh:
Perasaan gue lagi nggak karuan. Bawaannya pengen gulang-guling di kasur melulu. Apalagi kalau gue nginget-nginget kejadian siang tadi. Bisa frustasi gue! “Udah lah, Del! Lo kayak orang stres aja

Dia Dia Dia

Oleh:
Sahabatku Daffa ya aku sangat menyukainya. Aku selalu membantunya jika dia ada kesulitan. Saat itu dia sms aku. From: Daffa To: Saya (Lisa) Lis aku akan berusaha menjadi yang

Dinda

Oleh:
Aku rindu hal yang bodoh itu, saat aku tak ingin pulang padahal sudah tengah malam. Hanya untuk mendapat kata “iya” dari maaf karena kesalahanku. Aku ingin sekali mengulanginya, sungguh.

Pesawat Kertasku

Oleh:
Hari yang kutunggu selama tiga tahun belajar di sekolah ini akhirnya datang juga. Hari dimana sebulan sebelum ini kerja kerasku belajar demi dapat nilai yang tinggi di UN berlalu.

Pengalaman Cinta

Oleh:
Rasa sayang yang dihancurkan begitu saja memang rasanya tidak enak sekali, pahit sekali seperti meminum kopi pahit tanpa gula sedikit pun. Rasanya seperti mimpi, di saat hari kemarin masih

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *