Rindu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 6 January 2017

Aaarrrgg!!! Batinku mendesah merasakan sesuatu yang membuat hatiku serasa sesak. Beberapa hari ini aku selalu dihantui oleh rasa sepi yang seakan-akan menikam hati dan pikiranku. Entah apa yang berkecamuk dalam batinku, yang pasti aku merasa muak dengan apa yang aku rasa. Inginku pergi jauh entah kemana yang pasti bisa membuat hati dan pikiranku tenang.

“napa loh?” tanya aini
“lagi sumpek banget ni, pengen keluar aja!, jalan yuk!”
“kemana?”
“kemana aja deh penting cari suasana yang bisa bikin fresh pikiran”
“ya udah tunggu sebentar aku ganti baju dulu ya!” pinta Aini
“ok.. siap”

Aku bergegas ke kamar untuk mengganti pakaianku dan pergi keluar dengan Aini, sahabatku. Kami pun pergi ke panti yang tak jauh dari tempat kami tinggal. Aku tersenyum kala memandang ke lautan, ada kesan tersendiri setiap kali aku melihat laut. Aku merasakan bebas, ya bebas akan pikiran yang beberapa hari ini selalu mengekor di hati dan pikiranku.

“indahnya pemandangan laut ini” lirihku sambil tersenyum.
“Kamu kenapa mi?” tanya aini.
“beberapa hari ini aku merasa kesepian in, serasa tak ada yang peduli padaku. Mereka sibuk dengan dunia mereka sendiri tanpa menoleh sedikitpun padaku.” Dengan tetap memandang laut.
“maafin aku ya mi, aku banyak tugas kuliah jadi jarang ada waktu buat kamu!” sambil menundukan kepala.
“iya in gak papa kok, aku ngerti” balasku sambil tersenyum tipis.

Tak lama kemudian handphone milik aini berbunyi, dia kemudian berbicara agak menjauh karena di pantai agak susah mencari sinyal. Setelah selesai berbicara dia menghampiriku seraya mengatakan kalau dia tidak bisa berlama-lama menemani aku di pantai, dan aku membiarkan dia pergi dan maninggalkan aku sendiri. Karena aku masih betah berada di pantai ini.

Aku tenggelam dalam alunan ombak yang menderu menghempas karang dan bibir pantai yang tak bosan-bosannya kembali dan kembali menghempaskan dan seperti karang yang setia menerima hempasan dari sang ombak. Untuk sejenak aku merasakan diriku bebas, bebas dari penat itu, penat karena merindu, ya… merindukan sosok dirimu. Aku merindukan saat-saat dirimu masih menyempatkan waktu untuk diriku walaupun singkat tapi itu lebih dari cukup untuk dapat mengobati rinduku barang sejenak.

Tak terasa air mataku meleleh dan membiarkannya karwna aku menikmati setiap kerinduanku yang kubentangkan lewat deburan ombak, dan berharap dirimu tau apa yang sedang aku rasakan saat ini. Bahwa aku begitu merindukan dirimu…

Kurasa langit tak begitu menyukaiku untuk berlama-lama menikmati indahnya laut, kulihat mendung yang seakan bergegas menyelimuti langit dan ingin segera menurunkan apa yang mereka bawa. Aku bergegas meninggalkan tempat dimana aku bisa menenangkan hati dan pikiranku barang sejenak, meskipun aku masih merasa betah berlama-lama di tempat itu tapi jika tidak segera pergi aku akan kehujanan. Dan akan kusimpan rindu ini hingga waktu dapat mempertemukan kita.

Cerpen Karangan: Lala Al’lail

Cerpen Rindu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Warmness In The Soul

Oleh:
Rintik hujan membasuh bumi. Menorehkan suasana dinginnya tubuh dan hati. Cuaca seolah-olah seperti torehan pena sutradara. Ya, suasana yang cukup dramatis, sedramatis kehidupan di bumi ini. Hujan pun semakin

Percakapan Bersama Sepi

Oleh:
Ketika suatu malam kau bertemu sepi dan dia bertanya “mengapa kau masih sendiri?” Kau terdiam lalu mulai berdalih “entahlah, mungkin lebih baik begini” Sepi tertawa dan tatapannya sinis, jelas

Aku Membusuk Dalam Bayangan Masa Lalu

Oleh:
Lapuk jiwa ini tersiram lara yang sulit tuk ku keringkan, dimana langkah ini harus ku hentikan begitu lelah ia mencari kepingan–kepingan cinta yang mungkin masih tersisa. Ku raba mungkin

Longing to See You

Oleh:
Awan di atas sana seperti kapas yang menghiasi pandanganku, lalu bunga bunga itu seperti teman ku, serta burung yang beterbangan adalah alasan dari hidup ku ini masih berlanjut. Dunia

Persahabatan vs Cinta

Oleh:
Persahabatan yang di mulai dari dunia maya. Dion dan Angel, Dion adalah seorang cowok yang cuek, simple, dan cool. Sedangkan Angel adalah seorang cewek tomboy, cuek, tetapi fashion dalam

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *