Rindu

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 15 March 2020

Keseharianku penuh dengan pekerjaan dan terkejar oleh deadline, di rumah selalu ramai karena keluarga lengkap selalu berkumpul dan saling berbagi cerita mereka, tertawa lepas tanpa beban, aku bahagia sekali melihat ibu, ayah dan adikku bahagia tertawa, tetapi aku masih saja terasa kesepian dan sendiri.

Tiba tiba aku terdiam mengingat tentang (dia) mantan pacarku, 1 tahun sudah tepat 21 oktober ini aku dan (dia) putus, tapi sampai sekarang bayangannya belum pergi dari pikiranku, aku berpacaran sama (dia) 4 tahun lamanya, makanya sulit untuk melupakan apa apa yang pernah dilalui bersamanya, sungguh aku sangat sangat merindukan dia.

Zaman semakin modern, kini aku bisa sepuasanya mehubungi dia via whatsapp, aku selalu chatting dia duluan, tak pernah bosan aku menyapanya. Pada suatu ketika aku mengutarakan kerinduanku kepadanya, aku menunggu balasannya lebih dari 5 jam, tak kunjung dapat balasan dia, aku cek kembali apakah sudah dibacanya dan ternyata dia memblokir nomorku, lalu aku segera membuka akun instagram untuk mengirim pesan kepadanya kenapa dia memblokir nomorku?, lalu instagramku pun diblok dari akunnya, entah kenapa, apa yang terjadi pada dirinya, apa dia benar benar sudah tidak ada perasaan apapun lagi terhadapku.

Saat itu aku benar benar hancur, hatiku sakit sekali, di usaiku 20 tahun baru kali merasakan sakitnya hati karena seorang lelaki, aku benar benar down, sampai sampai aku masuk rumah sakit dan asmaku kambuh.

Kenapa, kenapa dia ingin menjauh dariku?, segitu bencinyakah dia padakau?, apa salahku?, apa kesalahanku di masa lalu?, apa semua lelaki sama seperti dia?, sampai sampai aku berpikir tidak ingin lagi jatuh cinta ke lelaki manapun, aku trauma akan jatuh cinta kemabli, aku takut tersakiti lagi, biarkan kupendam kesakitanku sendiri, meski hatiku selalu dihantam rasa rindu yang amat begitu pedih.

Andai waktu bisa diputar akan kuulang mulai dari nol hubunganku dan dia, akan kuperbaiki lebih baik lagi, maafkan aku yang masih mencintaimu sampai saat ini.
Aku sangat, rindu…

Cerpen Karangan: Rindu Nabilla
Blog / Facebook: Rhindu Nabhilla

Cerpen Rindu merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Habis Galau Terbitlah Move On

Oleh:
“Rara… BANGUN…, udah siang ini weh lu kagak bangun ape?, lu mau gantian ama Mami jaga warung hah?” Mami teriak-teriak nggak jelas di kamar gue. “Berisik! 10 menit lagi

Gengsi

Oleh:
“Tiap hari aku membayangkan kamu, Nadin Dinda Syafitri. Senyuman bibir merah itu, tatap manja itu, desah nafas saat kamu kedinginan, wajah memelasmu menahan ngantuk, hangat genggaman tanganmu, semuanya. Semakin

Hadiah Ulang Tahun

Oleh:
Beberapa hari menuju hari ulang tahun, aku sudah mendapatkan hadiah lebih awal. Tidak. Kali ini hadiah yang kuterima lebih berbeda dan menarik dari biasanya. Yaitu seorang sahabatku, Dianita, yang

Bimbang

Oleh:
“kata orang rindu itu indah, namun bagiku ini menyiksa…” Lantunan penggalan syair Melly Goeslow mengalun pelan dari bibirku Sudah satu jam lebih aku duduk di bangku taman ini. Tempat

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *