Rindu Dipanggil Ade

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Galau, Cerpen Remaja
Lolos moderasi pada: 30 August 2017

Gerimis baru saja turun di malam kamis itu. Malam dimana Ani sedang mengalunkan lagu kesukaannya yang terpasang di telinganya. “I Promise”, ya itulah lagu kesukaan Ani. Lagunya mengartikan sebuah janji indah dari seorang kekasih. Ow, so sweet friends. Tidak ada yang ani lakukan selain melihat hpnya yang sama sekali tidak ada tanda-tanda notif entah sms, line atau apa saja. Ani tampak kesepian, galau, rindu. Serasa dicampur aduk jadi satu. Ditambah lagi, kejadian tadi siang sewaktu selesai kegiatan PLS (MOS) di aula sekolahnya. Iya, lagu yang sendu membuat ani memutar ingatannya tentang kejadian siang tadi…

Flashback
“Ani, pinjem hpnya boleh?” Pinta Reno pada pacarnya, yang tidak lain tidak bukan adalah Ani itu sendiri.
“Ngapain? Mau online? Gue lagi sibuk. Hotspot seluler aja ya?” Tawar ani dengan sedikit cuek. Tapi sayangnya sikap cueknya tidak digubris oleh Reno. Mungkin menurut Reno cueknya Ani itu udah biasa. Padahal kan kode.
“Nah iyaya boleh. Mau ganti fp, udah bosan.” Jawab Reno dengan mukanya yang terlihat sumringah.

Ani sudah menyalakan hotspot seluler di hpnya. Tapi belum menemukan perangkat yang terkoneksi dengan hpnya itu.
“Gimana? Ini kok belum koneksi?” Tanya Ani sambil melirik Reno di sampingnya yang terlihat bingung.
“Hahah, bukan itu. Ini loh, kamu tinggal nyalain wi-finya. Bukan hotspotnya.” *yah Reno dikit gaptek juga. Jelas Ani sambil mengkoneksikan wi-fi di hp Reno. Reno pun melihat dengan seksama sambil tersenyum.
“Oh gitu. Heheh. Nah itu udah jadi.”
“Iya, main tuh.” Ujar Ani sambil berjalan menuju ke meja yang ada di depan aula itu untuk mengambil gambar salah seorang anggota osis yang sekaligus kakak kelasnya yang jurusan Ips tu. Ani memang terhibur oleh kakak kelasnya itu. Tak wajar karena kakak yang bernama K Herry itu sering membuat lelucon aneh. *anggota osis ani memang kocak-kocak semua. Kecuali Reno, karena dia terlalu sibuk sama handphonenya itu.

“Mmm, Ani, jangan jauh-jauh. Kekuatan wi-finya lemah ini. Di sini aja.” Ujar Reno.
“Apaan sih? Iyayaya. Tapi agak munduran, ntar kaki gue keinjak sama kakak-kakak itu.” Ani pun bingung ingin duduk di mana. Karena aula itu sebelumnya dikhususkan untuk kegiatan PLS, jadi ada banyak kursi yang tersusun di sana.
“Sini, duduk sini aja.” Ajar Reno sambil merapikan kursi di depannya lalu menunjuk Ani untuk duduk di samping kursinya. *Yee, Reno kadangnya care juga Ani pun duduk di sampingnya.

“Eeh, ntar malam gue udah gak pegang hp lagi. Bokap udah simpan.” Ujar Reno sambil menatap Ani dalam. Ketika mendengarnya, Ani seakan mulai merasa kesepian saat itu juga. Ani pun membalas tatapan itu sambil menjawab,
“Iyayaya. Belajar aja, kan kamu udah kelas XII, Fokus UN aja.” Balas Ani agak dingin. Keduanya pun saling tatap. Kemudian kembali menatap layar ponselnya masing-masing dengan cepat sebelum dilihat oleh anggota osis lainnya. *Ceritanya mereka ngapel ditengah-tengah kegiatan osis setelah PLS itu. Pinter nyari waktu juga. Awas kalau ketahuan.

Nah karena kejadian di siang hari, malamnya ani seperti kelihatan galau. Walaupun ia belum putus sama Reno.
Akhirnya ia memutuskan kembali membaca sms lama bersama Reno.
Ia mendapati sebuah pesan singkat lama dari reno ketika ia hendak tidur.

“Tidur nyenyak syg.
I’ll always by your side.”
Ani yang sedang membacanya pun langsung tersenyum penuh rindu.
“Bentaran dulu K Reno. Mw dengar lagunya K Reno dulu” Begitu balas ani yang sedikit manja
“Lagu yang mana ade? Besok baru dengar lagi. Sekarang, tidur dulu.” Balas Reno lagi.

“Kapan lagi kamu ngirim pesan kayak gitu? Pesan dengan panggilan *ade*, yang bikin gue rindu. Rindu awal kita kenalan dengan panggilan kakak ade. Pesan singkat yang awalnya bikin badmood, tapi ujung-ujungnya juga malah bikin hati luluh. Kapan Ren? Rindu banget…” Ujar Ani. Kemudian menarik selimutnya seraya menutup mata untuk terlelap di malam dingin itu.

Cerpen Karangan: Onny Fatimah
Blog / Facebook: onnyfatimah.blogspot.co.id / Onny Fatimah
Pemula

Cerpen Rindu Dipanggil Ade merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Love in Halte

Oleh:
Seperti biasa sepulang sekolah, gue duduk manis di halte deket sekolah sambil menunggu seseorang bukan pacar gue bukan teman gue tapi Pangeran gue. Gue gak tahu namanya karena kita

Seni Hari ini

Oleh:
“Pemandangannya indah sekali ya, cepat kita harus tiba sebelum langit gelap”. Tiba-tiba “burrr, burr” satu ember air membasahi sekujur tubuh ku. “Reyhan, bangun kamu. Kuliah hey sudah jam berapa

Putus, Move On

Oleh:
Lepas dua hari setelah aku putus dari Dika. Rasanya seperti baru kemarin Kami pacaran. Masih terbayang di ingatanku saat-saat yang kami lewati bersama, namun itu semua pupus hanya dengan

Hanya Memberi

Oleh:
Perkenalkan, namaku Renata Syavira atau Rina. Aku bersekolah di salah satu sekolah favorit di daerah Boyolali. Sekarang aku duduk di kelas 3 SMP. Sebentar lagi lulus. Aku belum terlalu

Loves Bloom in Their Heart (Part 1)

Oleh:
Angin malam berhembus mengibarkan rambut Fiane yang pirang sepanjang punggung. Malam ini Fiane tak bisa tidur, sebelumnya ia sudah memutar lagu mellow yang menjadi kebiasaannya sebelum tidur tapi, hasilnya

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *