Secret Admirer

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Cinta Dalam Hati (Terpendam), Cerpen Galau
Lolos moderasi pada: 30 October 2013

“Aku lihat dia tadi lho sama temen kelasnya” begitu pesan singkat yang masuk ke ponselku. Aku hanya diam di sudut kamar. Aku ingin melihatnya, dia seseorang yang tak mungkin aku sentuh, dia yang sulit untuk aku miliki. Panggil saja dia Sya’iz. Anak otomotif di sekolahku, ya di sekolahku Ada SMA dan SMK, aku SMA dan jurusan IPA sedangkan dia SMK jurusan otomotif. Bisa dibilang aku adalah secret admirer dari Sya’iz. Kenapa? Karena aku menyukainya, dan dia tak tau sedikit pun tentang itu. Kami tak saling mengenenal. Tapi aku suka dia. Karena? Karena dia begitu berbeda.
“Dira.. cepat makan malam dulu” panggil mama dari balik pintu kamar. Aku tak menjawab dan langsung menuju ruang makan.

Hari ini hari Senin, dan malasnya lagi harus upacara. “Ra, baris sini aja” Ucap Dea sambil menarik lenganku ke barisan paling belakang. “Lihat deh itu, si Sya’iz baris di belakang juga, dari sini kamu bisa leluasa memandang dia” Ucapnya lagi, aku hanya mengangguk dan tersenyum membalasnya.

Sudah 1 tahun aku menyukainya, dan selama itu juga semua ini hanya jalan di tempat, kita tidak saling tahu. Aku hanya bisa memandangnya dari kejauhan, dari jarak yang tak mampu kugapai. Sya’iz? Juara 2 di kelasnya, anak yang sholeh dan pendiam. Itulah kesimpulan yang aku dapat setelah 1 tahun menjadi secret admirernya. Kriteria aku sekali hahaa..

Sepanjang upacara dia khusyu mengikutinya. Aku? Khusyu memperhatikannya.
“mau sampai kapan ra kaya gini?” Tanya Dea lagi setelah upacara selesai. “Dea, kamu tau kondisinya, aku gak mungkin dong tiba tiba nelpon dia lalu basa basi hay dan sebagainya ke dia” terangnya Pada Dea yang sedari tadi sibuk memainkan rambut panjangku. “Jadi kamu butuh perantara?” Tanyanya. Aku hanya menangguk malas. “Semangat dong” ucapnya latang sambil menepuk nepuk pundakku. Dea memang sahabat terbaikku. Dia mengerti apa yang aku mau, dan dia selalu Ada saat aku butuh dia.

Percakapan itu seminggu berlalu, dan hari ini adalah hari kedelapan setelah percakapan itu.. “Dira, mau ngasih apa ke aku” Tanya Dea tiba tiba di ujung telpon. “Ada apa Dea?” Tanyaku penasaran. “Cepetan dicatet ya” ucapnya lagi.
“Iya apa sih?” Tanyaku masih bingung.
“08123456xxx”
“Nomor siapa Dea?”
“Nomor Sya’iz, Good Luck yaah Dira sayaaang”
Tuut tuuut tuuut

Aku diam, lalu bingung. Apa yang harus aku lakukan? Ku ambil handphone, ku buka text message lalu ku tulis sebuah pesan singkat yang aku sendiri tak yakin harus diisi apa.

To: Sya’iz
Sya’iz?

Beberapa lama kemudian.. drrt.. drrttt… hpku bergetar.
Kubuka perlahan dan ku lihat disana Ada sebuah pesan balasan dari sya’iz.
Aku tersenyum dan harus mikir akan ku balas apa selanjutnya…

Cerpen Karangan: Dieny Rahmi Kumala
Blog: dienyrahmi.blogspot.com
Ini kisah nyata, hanya namanya saja yang disamarkan. Silakan join di blog saya. Ada banyak cerita nyata tentang dia :)) salam kenal.. saya mahasiswi universitas pasundan jurusan ilmu komunikasi semester satu. Follow twitter saya @DienyRahmi

Cerpen Secret Admirer merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


N (End)

Oleh:
Dear diary.. Hay Ry, masih ingat aku? semoga kamu gak lupa yah. Kamu tau Ry, hingga saat ini aku masih sayang sama kamu, jujur aku gak bisa berpaling ke

Real Story First Love

Oleh:
Disini aku berdiri… Disini aku menanti dengan tatapan kosong dan dengan hati rapuh. Mendungnya awan seolah mewakili perasaanku saat ini, membayangkan suatu hal yang telah bertahun-tahun berlalu saat itu…

KetentuanMu

Oleh:
Sejak awal tak pernah ada niat Putri untuk sekolah di tempatnya sekarang berdiri, jangankan untuk sekolah untuk menginjakan kaki di depan pintu gerbang saja mustahil fikirnya. Bukan karena dia

Masih, Kamu (Part 2)

Oleh:
Aku menangis sejak pulang dari kampus. Rasanya ini hari terburuk yang pernah kulalui. Kenapa cemburu Davi sangat tidak masuk akal? Kenapa aku harus jaga jarak dengan orang yang bahkan

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Secret Admirer”

  1. sitti says:

    aku suka banget cerpen nya asikk,

Leave a Reply to sitti Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *