Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Karena Kita (Part 2)

Hatiku yang hancur! Ketika cinta kita bergetar di hatiku! Sekarang, ketika kita telah usai, kau hancurkan hati itu! Ketika anda menghancurkan hati yang mencintai anda. Itu s-s-s-s-sakit sekali! Bagaimana aku harus hidup?...

Cinta di Akhir Cerita

Pagi yang cerah, sang surya mengintip dari balik jendelaku. Berbagi sinar dan senyumnya seakan menyuruhku untuk cepat bangun. Semburat sinarnya menerpa wajahku yang masih lesu. Dua tetes embun yang masih tersisa di dahan,...

Galau? Ga Nyaman Lagi (Part 1)

Langit itu memandang lemah sunyiku, bulan sembunyi di balik awan hitam seakan enggan menatap aku, Akhirnya aku hanya bisa menyalahkan cinta! ya cinta lah biang dari semua kesedihanku! Seharusnya aku tak mengenal cinta, seharusnya...

Senja Pukul Lima

Entah berapa lama perempuan muda itu mematung di depan tumpukkan barang-barang antik, di suatu toko kuno. Entah pemandangan estetik apa yang membuatnya sangat betah berlama-lama dalam ketidakpastian. Belum cukupkah ketidakpastian...

Cintaku Berawal dari WeChat

Namaku Dhina usiaku 19 tahun aku seorang mahasiswi di sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta. Di kampus aku punya tiga sahabat namanya Rani, Kusuma dan Setya. Aku seorang mahasiswi yang doyan online di sosmed. Waktu itu hari...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply