Baca Juga Cerpen Lain’nya:

Raka dan Rana

Berawal dari sebuah kekagumanku padamu, Raka. Aku mencintaimu dalam ketidakberdayaanku sebagai seorang wanita yang hanya kau anggap sebagai sahabat, tak lebih. Pagi itu, aku bertemu denganmu yang tengah asyik membersihkan...

Peluklah Hatiku

Aku tak tahu dengan apa yang terjadi pada hidupku sekarang, yang jelas sekarang aku bahagia dengan seseorang yang aku cintai. Aku memang belum beruntung untuk mendapatkan hatimu. Entah sampai kapan kau hadir menemaniku tanpa...

Jingga Tersenyum Untuk Kita

Matahari bersinar dengan teriknya, tempatku mulai penuh sesak para siswa dan siswi yang ingin tunaikan sholat dhuhur mereka, “Zahra!! Jama’ah sama aku ya!!” ucap seorang siswi “Iya, kamu yang jadi imam ya Farra!”...

Terlalu Percaya

Dia adalah orang pertama membuat mataku menjadi teduh, awal kala aku mengenal bangku kuliah, dia yang membuatku menikmati masa-masa yang sangat asing bagiku. Aku mengenalnya dengan caraku sendiri, memperhatikannya diam-diam...

Penantian Yang Sia Sia

Di sebuah taman, duduklah dua orang sahabat yang sangat akrab. Mereka duduk di bangku dekat pohon yang cukup besar. Dari awal mereka duduk sampai sekarang, mereka masih saja membisu. Entah apa yang dipikirkan oleh dua sahabat...

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga…?”

"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Ribuan penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?

Leave a Reply