3 Saudara Penakut

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 20 May 2019

Semuanya berawal saat si gotal ngajak main di sungai. Katanya sih sungai itu ada hantunya. Oh ya hai namaku sam. Aku dan temanku lagi main di sungai.

Aku kira gak akan seburuk ini, tapi gotal pingin banget ngajak main di sunagi “Sam, yolay, main di sungai yuk” kata gotal. “Ah gak ah serem tau…” yolay membalas. “Hmm katanya kan ada hantunya aku gak berani macem-macem” kataku, tapi gotal tetap memaksa.

Akhirnya, kami main di sungai. Kami main air, kejar-kejaran, dan petak umpet. Tapi aku melihat ada yang ganjil saat kami main air di sungai. Tiba-tiba airnya hangat kemudian ada kepala muncul di air, kayak kata bapak aku. “Apaan tu sam?!” gotal bereaksi.
“Omg kabuuuur” kami pun kabur dari sungai, tapi gotal tak kunjung pulang.

Kami pergi ke rumah gotal dan ingin menanyakan keberadaannya.
“Gotal gak ada di rumah” ibunya berbicara, “Oo makasih ya” kami pun terheran karena ibunya santai banget kayak gak heran anaknya hilang. Mungkin dia pikir gotal nginap di rumah pamannya.

15 tahun berlalu kami mulai besar tapi gotal masih belum ditemukan. “Sabar ya tante gotal pasti ketemu” aku menenangkan ibunya gotal.

Tiba-tiba aku melihat gotal yang telah hilang selama 15 tahun. Tapi anehnya yang kulihat hanya kepala yang melayang. “Wtf lari…” kami kabur lalu meningalkan gotal.

Cerpen Karangan: Razin

Cerpen 3 Saudara Penakut merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Telefon Misterius

Oleh:
Aku berjalan menapaki lorong gang yang gelap tanpa cahaya. Rintik hujan masih berjatuhan menemani langkahku yang semakin melemah. Dingin. Sepi. Dan pengap. Sampah menggunung di kanan dan kiri jalan

Perburuan Di Tengah Malam

Oleh:
Namaku Ferry Aprilianto biasa orang orang memanggilku Ferry. Pada suatu hari aku, Yanto, Susi, Yanti, dan teman-temanku yang berjumlah 12 orang melakukan adu nyali saat tengah malam yaitu, “Perburuan

Pengalaman Supir Taksi

Oleh:
Malam itu gerimis mengguyur wilayah jakarta. Jalanan terasa sunyi senyap, maklum jam sudah menunjukkan pukul 2 dini hari. Yoyok mengemudikan taksinya dengan pelan di depan mall mangga 2, berharap

Psychotime

Oleh:
Masih gelap. Sunyi dan dingin seakan menjerat kulitku. Tak ada suara kecuali suara jam dinding bergambar Naruto yang tak pernah berhenti melantunkan nada langkah sang detik. Pukul empat tiga

In Winter

Oleh:
Hari itu hujan turun dengan deras. Kabut menyelimuti kota itu. Hawa dingin nan mencekam mengelilinginya, membuatnya bagaikan tempat kelam yang belum terjejaki. Hujan terakhir di musim gugur yang membalut

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *