Alya

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 2 August 2021

Pukul 11:54
Malam hari yang gelap dan sepi, terlihatlah seorang wanita yang baru saja lembur dari pekerjaannya. Dia terlihat sangat lelah dan kesal karena teman sekantornya yang bernama Sira telah mengerjainya. “nyebelin banget si sira masa aku lagi tidur difotoin trus diupload di status wa nya”. Wanita itu pun duduk di halte menunggu bus atau taksi yang lewat.

Tiba-tiba ada mobil lewat dan berhenti, dia pun membuka kaca mobilnya, dan ternyata itu sira “ciee masih marah nih? Bareng aku aja yuk nanti aku anterin?” kata sira. Alya pun berkata “ogah ya gue pulang bareng loe” “Ya udah kalau ngga mau mah” Sira pun berangkat.

Berjam-jam Alya menunggu tapi tak ada bis atau taksi yang lewat. Dan akhirnya dia terpaksa harus jalan kaki. Di sepanjang jalan wanita itu tampak ketakutan karena jalanan yang sepi, tapi dia tetap berusaha agar dirinya itu berani.

Saat sedang asyik memainkan handphone sambil berjalan, Alya mendengar suara di semak semak, dia ketakutan. Alya mendekati semak-semak itu dan ternyata…. seekor kucing pun keluar.
“Huufff” nafas lega dari wanita itu, dia pun melanjutkan perjalanan pulangnya. Kali ini dia benar-benar berani, agar meninggalkan dari kejenuhan dia pun menyetel musik pop memakai headset.

Dia berjalan melewati taman, karena kelelahan dia berhenti sejenak duduk di kursi. Tiba tiba ada suara di semak semak, Alya kaget tapi kali ini dia terlihat berani tidak ketakutan sama sekali, dia mengira itu kucing yang tadi “mungkin itu kucing yang tadi, dia mengikutiku sampai kesini.” Alya pun menghampiri semak-semak itu dan keluarlah pria berpakaian serba hitam dan yang paling mengerikan mulut pria itu robek. Alhasil Alya kaget dan ketakutan.

Pria itu mendekati alya. Alya mulai mundur sedikit-sedikit. Ketika hendak ingin lari, pria itu memegang tangan Alya dengan sangat kencang. “Ambillah apa yang kau mau asal kan kau melepaskanku. Kumohon” ucap alya dengan ketakutan. pria itu hanya terdiam tidak bicara apa-apa.

Pria itu mendekati dia dan mengeluarkan sebilah pisau dan berkata “mati atau tersenyum” dia pun kaget dan bingung dengan apa yang dikatakan pria itu. Tanpa berpikir panjang langsung saja dia menjawab pertanyaan itu “Tersenyum” langsung saja pria itu mer*bek bibir wanita itu. “Aaakkhh” teriak wanita itu. Pria itu pun pergi dan Alya itu menangis sangat ketakutan.

Beberapa bulan setelah kejadian itu Alya sangat menyesal karena waktu itu dia tidak bareng Sira. Alya terus berdiam diri di kamar dan merasa malu untuk keluar rumah karena bibirnya yang sobek.
Wanita itu hampir setiap hari ga keluar kamar, keluarlah dia dari kamar dan mengambil pisau lalu menusukkannya ke perutnya.

END

Cerpen Karangan: Haviz j.a
Blog / Facebook: Haviz Januar Al-hajj

Nama: Haviz Januar Al-hajj
Umur: 15 thn
Hobi: membaca, menulis, menyanyi, nonton anime
Cita-cita: penulis

Cerpen ini dimoderasi oleh Moderator N Cerpenmu pada 2 Agustus 2021 dan dipublikasikan di situs Cerpenmu.com

Cerpen Alya merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dimensi Lain

Oleh:
Aku baru saja mulai menapaki jejak-jejak petualangan dalam mimpiku ketika jeritan keras yang berasal dari ruang tamu kudengar, aku langsung terbangun, jantungku berdebar tak menentu, kesadaranku belum benar-benar terkendali,

Perjalanan Yang Mendebarkan

Oleh:
Aku punya kembaran bernama Dhika. Dhika punya kemampuan melihat hal mistis atau gaib. Menurut kepercayaan mamaku, jikalau ada anak kembar pasti salah satunya pandai dengan hal mistis. Ketika itu,

Cinta 2 Dunia

Oleh:
Waktu itu Ben baru pulang dari acara dinner bersama teman-temannya. Saat pulang melewati jalan Casablanca di bilangan Jakarta Selatan. Malam menunjukan pukul 23.00 WIB. Tiba-tiba ada sesosok wanita cantik

Tanpa Batas

Oleh:
Ku parkirkan mobil Xenia Sportku di depan halaman rumah yang tampak sepi dan lengang. Cahaya lampu kendaraanku masih menyorot beranda rumah itu seiring mataku mengitari sekitar. Sepertinya tidak ada

Misteri di Perkemahan Sekolah

Oleh:
Waktu saat aku masuk smp diadakan perkemahan/opg di smp ku, nah saat malam hari banyak kejadian yang mengerikan seperti hilangnya teman temanku banyaknya orang yang melihat sesosok makhluk halus…

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *