Anak Misterius di Gerbang Sekolah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu), Cerpen Persahabatan
Lolos moderasi pada: 7 June 2015

Setiap kali aku melihat dia. Dia adalah anak perempuan yang selalu berdiri di gerbang sekolahku. Setiap kali aku melihat orang lewat di hadapannya, tetapi mereka cuek pada anak perempuan itu. Aku sering menyapanya dengan cara tersenyum, dan dia membalas senyumanku. Saat aku ijin ke wc, aku melihat dia tetap berdiri di gerbang sekolah (tak mengikuti pelajaran).

Aku akhirnya menanyakan pada temanku chaca. “aku tak pernah melihatnya” tanggapan chaca ketika aku menceritakan soal itu padanya. “ah masa sih!” kataku. “benar sasha, aku tak pernah melihatnya”. Aku diam mendengar kata-kata chaca. Aku akhirnya memutuskan untuk bicara padanya.

Sepulang sekolah aku langsung menghampirinya. “kamu sedang menunggu siapa di sini?” tanyaku. “aku lagi menunggu kau untuk bicara padaku” kata anak perempuan itu. “maksudmu?” tanyaku. “kamu tak ingat? Aku teman sd kelas 1 kamu, kamu dulu sahabatku, tapi sekarang kau cuek padaku. Aku pindah sekolah ke sini. Di sini juga aku tak punya teman. Aku rindu untuk bicara lagi sama kamu” kata anak perempuan itu.

“kamu siapa…?” tanyaku. “aku sera, terimakasih karena sudah mau bicara padaku, daaah…!” kata anak perempuan itu. Baru pertama kali aku melihatnya pergi dari gerbang sekolah. Aku mencoba mengingat-ingat lagi. Tapi percuma saja, aku sudah lupa lagi. Sekarang aku sudah kelas 3 smp.

Sesampainya di rumah aku baru ingat. Sera dulu memang teman baik ku di sd angela. Tapi saat kelas 2 sd aku sudah punya temen baru lagi. Hal itu membuat aku lupa pada teman lamaku. Saat kelas 3 sd aku dengar dia keluar dari sekolah angela. Aku pikir dia juga sudah punya teman baru lagi, ternyata tidak. Saat smp, aku sekolah di smp garuda. Mungkin dia juga pindahnya ke sekolah ini.

Aku memutuskan untuk datang ke rumah sera. “selamat datang kak sasha, silahkan masuk!” kata almanti (adik sera). “ibumu ada?” tanyaku. “ada” kata almanti. Aku pun langsung masuk ke dalam. “sasha teman sera?” tanya ibu sera. “iya tante, sera ada?” tanyaku. Ibu sera langsung terdiam mendengar ceritaku. “sebenarnya… Mmmh… Sera sudah meninggal 1 tahun yang lalu”. Pantas saja hanya aku yang bisa melihat sera berdiri di gerbang sekolah, ternyata sera sudah meninggal.

“saya turut berduka cita” kataku. “iya terimakasih, dia meninggal karena stress” kata tante. “semoga saja arwah sera tenang di dunia sana” kataku. “iya, makasih sudah datang ke sini” kata tante.

Keesokan harinya aku tak pernah melihat sera berdiri di gerbang lagi. Tapi aku jadi tenang, selamat tinggal sera!

Cerpen Karangan: Maria S.M
aku sebenarnya sering buat cerita novel di komputer. Tapi gak pernah disebarin ke media sosial. Paling cuman dibaca sama orang di sekitarku. Aku lagi mau ngadepin un, doain ya semoga sukses ! ^_^

Cerpen Anak Misterius di Gerbang Sekolah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Alex dan Rora

Oleh:
“Haish, fotonya nggak bagus. Kita ulang lagi.” Gadis itu memperlihatkan gambar yang terambil di kamera ponselnya kepada seseorang yang duduk di sampingnya. “Apanya yang nggak bagus, Rora?” “Lo merem

Hard

Oleh:
Angin berhembus. Membawa terbang semua yang ingin dibawanya. Menyentuh lembut semua yang dilewatinya. Terlalu transparan hingga tak terlihat. Terlalu abstrak untuk digenggam. Tapi, angin akan selalu ada dimanapun kau

Arta Bayangan Nyataku

Oleh:
Namaku Nasha. Sekarang aku kuliah di salah satu universitas negeri di Indonesia. Hari demi hariku begitu rumit, setiap hari aku harus membuka satu persatu buku-buku tebal ini, bertatapan dengan

I Love You

Oleh:
Inilah sahabat sahabatku. Cowok berkacamata yang lagi baca komik berkulit putih itu Zicko. Ketua osis plus jawara kimia. Cowok yang di pojok sana, yang sibuk dengan gambar ceker pitik

Aku Membencimu Seumur Hidupku

Oleh:
Air hujan terus berjatuhan, udah seharian ini hujan turun terus, hah… rasanya males untuk melakukan aktivitas, akhirnya yang ku lakukan hanya berdiam diri di kamar. Suara hujan memang sedikit

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *