Annabelle

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Anak, Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 15 December 2016

Yap! baru baru ini aku mendapatkan hadiah spesial dari bunda ketika ulang tahunku kemarin. Aku mendapatkan apa yang kuinginkan yaitu sebuah boneka. Namun ku merasa ada kejanggalan dalam boneka itu. Dengan muka lucu, rambut panjang dikepang dua dan berponi, mukanya terdapat buletan merah yang menandakan sangat merona pipinya. Ya tak kuhiraukan.

Setiap pulang sekolah, aku membawanya pergi ke taman yang sepi. Dan ketika malam kutidurkan di sampingku. Kuberi nama ia Chika.

Suatu hari
Aku ditinggal sendirian di rumah karena ayah dan bunda sedang pergi ke acara reuni bersama teman temanya. Ku tak tahu apa yang harus kulakukan. Kuputuskan untuk bermain dengan Chika. Mungkin karena boneka ini benda mati, lama lama bosan. Namun dibalik kesadaranku itu, Chika mengeluarkan darah dari mukanya. Aku sempat merinding melihatnya. Apakah ini mimpi? batinku. Aku mencubit pipiku keras keras. Aww! Sakit. Ternyata aku tidak bermimpi.

Chika terus mengeluarkan darah sampai bajuku bau amis. Aku tinggalkan Chika sebentar untuk mencuci bajuku yang kotor. Ketika aku sedang mencuci baju di teras rumah, tiba tiba ada yang memegang tanganku dari belakang.
“Bibi, jangan bercanda bi, ini tidak lucu!” Tunggu aku baru ingat kalau bibi sedang pergi ke kampungnya. Aku membalikan badan. Betapa kagetnya aku ternyata Chika yang memegang tanganku. Keringat dingin terus membasahi pelipisku Segera kugendong Chika pergi ke luar rumah dan Aww! Perutku terasa sangat sakit. Ternyata pisau menancap di perutku.

Darah terus mengalir dari perutku. Aku tak kuat lagi berjalan dan tubuhku seperti jatuh. Aku melihat Chika tertawa dan aku tahu kini saatnya aku pergi dari dunia ini selamanya. Harusnya aku tahu bahwa Chika adalah Annabelle yang akan membunuh setiap pemiliknya.

Cerpen Karangan: Fathiya Hasna Khairunisa

Cerpen Annabelle merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Jumat Kliwon

Oleh:
Rembulan malam bersinar remang “An katam gak lo?” Tanya Deni memecahkan keheningan malam “katam donk Andi gitu!” jawab Andi dengan begitu sombong. Saat Andi dan Deni asik berbicara tiba-tiba

Tante Susi

Oleh:
Semenjak kematian sang bunda satu minggu yang lalu, Neta sangat sedih sekali, ia merasa kesepian, kini ia sekarang tinggal bersama neneknya, dan tante Susi. Malam itu keadaan sunyi sekali,

Maafkan Dela Bunda

Oleh:
“Bunda! Dela mau minum, tolong ambilkan!” Perintah Dela kepada Bundanya. “Tapi kan, Dela bisa ambil sendiri. Bunda lagi cuci piring, nak.” Jawab Bunda lembut. “Argh!” Gerutu Dela kesal lalu

Padang Ilalang

Oleh:
Namaku Lissa, aku tinggal bersama nenekku di desa. Ayah dan ibuku bekerja di sebuah kota dan menetap di sana. Aku memiliki seorang adik laki-laki, namanya Maman. Aku sangat menyayanginya.

Special Gift From My Brother

Oleh:
Seperti biasanya ketika aku dan adikku sedang berkumpul kita pasti selalu bertengkar, entah akhirnya akan ada yang nangis, marah, ngadu ke mama dan lain-lain. Aku selalu melihat adikku adalah

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *