Anti Gadis Supranatural

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Fantasi (Fiksi), Cerpen Horor (Hantu), Cerpen Lucu (Humor)
Lolos moderasi pada: 14 January 2016

“SEMUANYA TUNDUUUKK!!!”

Teriak salah satu kakak senior Anti saat Anti mengikuti MOS (Masa Orientasi Siswa) SMP. Semua murid baru disuruh mengenalkan nama masing-masing, namun saat gilirannya Anti memperkenalkan namanya, Anti ditunjuk oleh kakak perempuan seniornya. “wah.. wah.. wah.. ada anak cantik rupanya.” Anti hanya diam sambil memperhatikan gerak-gerik kakak-kakak seniornya yang tengil.

“karena kamu cantik.. kamu harus bayar!” lanjut salah satu kakak seniornya dengan nada menggertak. “cepat berikan uangmu!” ucapnya lagi.
“maaf Kak saya tidak punya uang.” balas Anti. Namun salah satu kakak seniornya melihat uang di dalam kantong belakang rok Anti dan memperlihatkannya pada teman-temannya.
“anak ini bohong, lihat.. dia punya banyak uang.” serunya.

Anti jadi bingung karena ia merasa benar-benar tidak bawa uang. “kejadian lagi deh.” pikir Anti dalam hatinya. Ia tahu pasti itu kerjaan aura pelindungnya, sosok yang percis menyerupai Anti seperti kembaran Anti. Tapi hanya bisa dilihat dan dirasakan oleh Anti sendiri. Aura itu selalu ada dalam diri Anti, yang kapan pun selalu siap melindungi dan membantu Anti.

Lalu kakak-kakak senior Anti tadi mengunjungi sebuah Restoran.. mereka memesan bakso super 10 mangkok. Mereka asyik makan-makan bakso tanpa mempedulikan berapa total harga seluruhnya bahkan sampai ada yang meminta tambah. Ketika perut kenyang dan menganggap enteng saat pelayan menyebutkan total harganya yaitu 200 ribu. Mereka semua terkejut uang banyak yang mereka dapatkan dari Anti, seketika berubah menjadi daun.

“BOCAH TENGIL! CEPAT BAYAR MAKANAN KALIAAANNNN!!!” Teriak pelayan yang tadi sambil mengejar anak-anak senior SMP yang lari tunggang langgang.
Anti yang melihatnya tertawa geli tapi sedikit ada rasa kasihan. Dan mereka yang merasakan akibatnya bertanya-tanya kenapa bisa seperti itu..

Sekolah pun sudah mulai aktif kembali. Ada seorang teman sekelas Anti yang bernama Joko Tresno, cowok gadungan yang beberapa hari berpenampilan layaknya seorang paranormal dan dokter cinta. Si Joko selalu saja bertingkah aneh, kalau ada cewek cantik di sekitarnya. Si cowok gadungan itu bilang, “AWAAASS!!! ada hantu di belakangmu!” lalu bertingkah layaknya paranormal yang sedang mengusir hantu.

“pergi kau buh.. buh.. cuh.. cuh!!!” Dan saat Anti lewat, si cowok gadungan itu cepat-cepat mendekati Anti.
“oh darahku.. pelangiku.. bagai matahari membutakan mataku.” gombalnya sambil bertekuk lutut di hadapan Anti. Dan lagi-lagi mengeluarkan jurus andalannya.
“ada hantu di belakang.”
“eh.. mana?” Tanya Anti ketika menoleh ke belakang tapi tak ada apa pun.
“kamu tidak bisa melihat, tapi jangan khawatir.. biar ku usir dia.” kata si Joko semprul dan selalu mengulangi perbuatan anehnya.

“Anti.. buka saja mata batinnya.” ucap Aura Anti.
“jangan kasihan.” papar Anti.
“sudah lakukan saja!” perintah aura Anti lagi. Anti pun diam-diam membuka mata batin si Joko gadungan itu saat si Joko sok sibuk pura-pura sedang mengusir hantu.
“beres.. hantunya sudah pergi.” tukas Joko dan ketika membalikkan badannya. Si Joko tak bisa berkata-kata, tanpa disadarinya si Joko buang air kecil di celana. Saat melihat banyak hantu di belakang Anti.
“H-H-HAN-TUU..UUU!!!” teriak Joko penuh ketakutan dan ia pun lari terbirit-birit.
Anti hanya selalu berkata kasihan, saat seseorang dikerjain balik oleh aura pelindungnya.

Keesokan harinya di sekolah. Waktu istirahat tiba, muncul cowok aneh lagi yang mengaku-ngaku sang dokter cinta namanya Anthony. Memang tampan dan keren sih.. rayuan puitisnya dan setangkai bunga mawar yang selalu di banggakannya, membuat hati cewek tergoda termasuk Anti. Anthony pun mendekati Anti. “Hai Anti.” sapa Anthony menghampiri Anti yang sedang berjalan-jalan sendirian di taman sekolah.

“oh.. sungguh jiwa yang rapuh.” gombal Anthony sembari membungkuk dan mencium tangan Anti.
Anthony membuat rencana kencan hangat dengan mengajak Anti nonton film bioskop horor nanti malam.
“Apa Anti punya acara malam ini?” tanyanya.

Saat malam tepat pukul 19.00. Anthony dan Anti pergi ke bioskop. Dalam hatinya Anthony berkata.. “sebentar lagi dia pasti memelukku.” Namun adegan demi adegan Anti tetap biasa-biasa saja asyik menonton film horor itu. Justru Anthony malah sebaliknya. 15 menit kemudian Anthony semakin ketakutan, ia meringkuk gemetaran sampai merosot ke bawah bangkunya.

“kamu kenapa?” Tanya Anti.
“Hp-ku jatuh.” jawab Anthony salah tingkah.
Setelah 2 jam berlalu.. Mereka pun ke luar. Anthony memasang tampang kusut sedangkan Anti hanya senyum-senyum sendiri.
“ku antar pulang yaa?” Tanya Anthony kembali pada sikap manisnya.
“boleh.. memang rute pulangku agak sepi.” balas Anti senang.
“sepi? hmm.. apa aku mendengar undangan?” pikir Anthony dalam hatinya sambil tertawa kecil.
Namun ketika melewati TPU, Anthony meringkuk ketakutan. Dan dia pun benar-benar menyerah kali ini.

Pagi menjelang.. Anti pun sudah siap akan berangkat sekolah. Tiba-tiba di pinggir jalan saat menunggu angkutan umum.
“TOLOOONG.” Teriak seorang perempuan.
“ada apa nona?” Tanya seseorang cowok.
“itu!” tunjuk si perempuan ke atas pohon, ternyata kucingnya berada di atas pohon besar dan tidak bisa turun.
“tolonglah dia.” mohon si perempuan sambil menangis.

“kamu bisa?” Tanya Anti pada auranya.
“tunggu!!! di sini banyak orang.” ucap Anti lagi cepat saat auranya ingin bergerak.
“buat pengalih perhatian.” usul Anti. Auranya pun mencari akal. Sementara Anti mengarahkan orang-orang menuju pusat perhatian.
“sekarang lakukanlah!” perintah Anti dan segera mungkin Aura Anti menurunkan kucing dari pohon itu.

“loh.. manis kamu sudah turun?” ujar si perempuan tadi pada kucingnya.
“good job!” ucap Anti pada auranya. Namun tiba-tiba lagi..
“TOLOOONG!!! Tolong anjingku tiba-tiba terbang sendiri.”
Lalu Anti langsung menatap tajam ke auranya dengan kesal.
“katamu pengalih perhatian!?” kata si aura sambil tertawa.

Hari minggu.. Anti bangun lebih awal untuk menyiapkan sarapan pagi dibantu oleh auranya. Namun Anti tidak menyadari kehadiran Paman John saat Anti sedang menata piring dan gelas di meja. “Anti.” sapa Paman John mengagetkan Anti dan Auranya, piring dan gelas yang mereka pegang pun berjatuhan. “apa kamu merasakan hal-hal aneh di rumah ini?” Tanya Paman John sambil mengelus-elus dagunya.

“mmm.. H-Hal aneh seperti apa paman?” jawab Anti bertanya balik.
“sepertiii… Ah..maaf mengganggu kerjamu, tidak usah dipikirkan.” lanjut Paman John lagi dengan tersenyum sambil melangkah mundur. namun tiba-tiba..
“AWAS PAMAN!!!” Teriak Anti memberitahu saat Paman John tak sengaja menubruk lemari yang ada di belakangnya. Buku tebal yang berada di atas lemari hampir menimpanya, untung aura pelindung Anti cepat-cepat menolongnya. Tapi..

“loh.. seharusnya buku ini menimpaku.” papar Paman John sambil memegang bukunya.
“jadi apakah benar aku iniiii.. tunggu! Aku akan melakukan berbagai percobaan.” pikir Paman John lagi.
Tak terbayangkan Anti sebelumnya. Paman John melakukan terjun bebas dari atap rumah dan berjalan di atas api. Paman John mengira dirinya memiliki kekuatan, tapi sebenarnya aura Antilah yang melindunginya. “jangan bilang siapa-siapa, ternyata aku superhero.” ucap Paman John sambil memperlihatkan bajunya bertuliskan huruf “J.” (John)
“oh tidak.” kata Anti kebingungan.

Anti pun menghilangkan ingatan paman John tentang kejadian itu. Sorenya.. Anti dan Paman John bermain catur di teras rumah.
“Anti bisa main catur?” Tanya paman John sambil melangkah pertama.
“sedikit-sedikit.” jawab Anti memainkan gilirannya.
“ah.. Anti ternyata pandai main catur.. tidak bisa dianggap enteng.” puji Paman John.
“ah.. Paman John terlalu memuji.” Aura Anti pun ikut-ikutan bermain.
“eh..J-Ja-Jangan.” bisik Anti saat auranya asal melangkahkan salah satu pion catur punya Anti. Pada saat Paman John sedang minum kopi. Namun terlambat, Paman John berhasil melangkahi pion catur Anti, si Anti langsung menatap ke arah auranya dengan tajam.

“hehe.. sorry salah langkah.” ujar auranya sambil tertawa geli.
“kamu gak usah ikut-ikutan, tonton nih langkahku!”
Tapi Anti semakin terdesak, ia malah lagi-lagi kalah. “hihihi.. payah.” sembur auranya tertawa lepas.
Anti tampak bete memasang ekspresi cemberut. Anti dan auranya pun jadi berebutan pion catur.
“lepasin bidaknya! Yang main tuh aku!!!” komentar Anti terus memperebutkan. Paman John yang melihat tingkah aneh Anti hanya garuk-garuk kepala karena paman John tidak bisa melihat aura Anti.

Saat malam tiba.. Anti tampak sulit mengerjakan PR matematikanya.
“aduuuhh PR matematikanya susah bangeeett.” suaranya terdengar lesu sambil membaringkan kepalanya di meja.
Aura Anti yang melihatnya merasa kasihan dan mencari bantuan. “Anti kesulitan bikin PR-nya?” jelas si aura saat menemui teman-teman hantunya di pemakaman.
“kami siap membantu!” seru para hantu sesampainya di kamar Anti. Lalu Anti menunjukkan PR-nya pada teman-teman hantuya. Namun tak ada yang mengerti.

“maaf.. adakah di antara kalian yang pernah bersekolah?” Tanya Anti.
“aku! Aku! Dulu aku sempat lulus kuliah.” jawab salah satu di antara para hantu.
“hmm.” si cowok hantu itu pun berpikir ketika Anti memberikan bukunya.
“PR-mu.”

Saat-saatnya menunggu dengan senang hati. Ternyata..
“… susah!” lanjut si cowok hantu itu.
“apakah PR-nya sesulit itukah? emangnya dulu kuliah apa?” Tanya Anti penasaran.
“sastra jawa!” balasnya sambil tersenyum lebar. Anti pun dan lainnya langsung membelalakkan matanya, rasanya api membara telah berada di ubun-ubun kepalanya.
Ketika akan tidur.. Anti mengeluarkan jam weker berbentuk boneka beruang pemberian paman John dari Australia.
“pasang alarmnya ah.” seru Anti senang.

Besok paginya. Anti bangun saat alarm berbunyi.
“Hoamm.. selamat pagi.” ucap Anti. Namun ketika ia melihat jam. Anti terkejut karena jam menunjukkan pukul 07.00 pagi.
“aneh, tidak biasanya aku bangun kesiangan.”
“kamu harus membantuku!” perintah Anti pada auranya.
“siap bosss!!!”

Si aura pun menyiapkan roti dan segelas susu untuk sarapan Anti dan menyetrika seragam Anti dengan cepat.
“towong wawikan buw (tolong carikan bus)!” perintah Anti lagi sembari makan roti.
“TOLOOONG! BUS-NYA JALAN SENDIRIII!!!” Teriak si sopir dan keneknya sambil berpelukan ketakutan. Si aura yang menyetir tak peduli.

Namun ketika sesampainya di sekolah, sekolah masih sepi tak ada orang dan pak satpam pun juga baru ke luar dengan mata yang masih mengantuk. Ternyata jam weker Anti masih dalam waktu Australia, bukan waktu Indonesia (terpaut 2 jam).

Selesai

Cerpen Karangan: Shinta Ajeng
Facebook: Shinta Ajeng Alhan
Hanya editor saja dari kisah inspirasi komik kecil yang aku kumpulkan dari mie gemes. ^_^ Salam manis.

Cerpen Anti Gadis Supranatural merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hidupku Atau Hidupmu

Oleh:
“hey lihat, itu anak barunya!” kata salah satu siswa. “cantik tapi terlihat pendiam dan dingin ya?” kata siswa yang di sebelahnya lagi. Itulah kata-kata yang ku dengar ketika aku

Makro?

Oleh:
Ada medan magnet lain yang menyelimuti perpustakaan sekolahku. Entah kapan tepatnya hal itu bermula, yang jelas aku merasakan desiran asing setiap masuk ke dalamnya. Jantungku berdebar lebih kencang, namun

Meja Istriku

Oleh:
“Kami nikahkan anak kami Rida Hidayati binti Hidayat dengan Muhammad Erwin Burhannudin bin Muhammad Subekti dengan maskawin sebuah meja bundar ukiran Jepara tunai.” “Saya terima nikah dan kawinnya Rida

Cake A Lemon Syrup Gove

Oleh:
Citra membuka matanya, ia meraba dinding untuk menemukan saklar listrik. Aha! Ini dia, ia berhasil mendapatkannya. Citra segera melihat ke arah jam wekernya. Dan ternyata masih jam 06.00. Lalu

Marbhike, Ular Putih Pemberani

Oleh:
Pada zaman dahulu, di sebuah Kerajaan di daerah pesisir pantai Pasar Bawah Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu. Hiduplah sepasang Raja dan Ratu. Sang Raja bernama Soeparau, sedangkan Sang Ratu

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

0 responses to “Anti Gadis Supranatural”

  1. ayu yuniarr says:

    haha lucu..^_^trus smngat yaa

  2. ervi aulia says:

    keren ^o^ auranya kocak :v

  3. Nandita Putri says:

    Hahaa, keren lucu, smangat ya bikin yg lucu lucuan lg!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *