Biola Pembawa Kematian

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 10 November 2018

Gadis itu pintar memainkan biola. Namanya Evellyn. Rambutnya panjang, wajahnya cantik dan kulitnya putih.

“Mama, beli biola baru ya. Punya Evellyn rusak nih!” Evellyn menunjukan biolanya yang rusak pada mamanya. Ternyata, biolanya terjatuh dan terinjak oleh Evellyn sendiri.
“Astaga Evellyn, ya udah nanti kita beli” ucap mamanya.
“Oke”

Malam harinya, Evellyn bersama kedua orangtuanya pergi ke toko alat musik.
“Selamat datang, mau cari apa?” tanya seorang kakek kakek tua yang ternyata pemilik toko itu. Mukanya agak menyeramkan.
“Biola, kek” jawab mama Evellyn.

Kakek itu membalik badan dan mengambil sebuah biola berwarna cokelat kehitaman. Sepertinya biola itu sudah sangat tua. “Biola ini memang sudah tua, Nak. Tapi, biola ini merupakan biola yang sangat bagus, enak dipakai. Percayalah, ini adalah biola kesayanganku. Aku menjualnya seharga 7 juta” jelas kakek itu panjang lebar.
“Mahal sekali, tapi bagus kan?” tanya papa Evellyn.
“Iya ini sangat bagus!” lalu kedua orangtua Evellyn membayarnya secara langsung. Mereka pun pulang.

Siang hari pukul 13.00, Evellyn memainkan biola barunya.
“Ternyata enak ya!” gumam Evellyn.
Tapi, tiba tiba, tangan Evellyn bergerak sendiri. Tangan Evellyn dengan sendirinya memainkan biola itu. “Eh.. eh” Evellyn kebingungan. Lagu yang dimainkan Evellyn itu sangat merdu, enak didengar.

Malamnya, “Ihhhhh!!! Biola pembawa kematian kali ya?!” Evellyn berguling guling sambil menutup telinganya di lantai. Biola itu bermain dengan sendirinya dengan lagu yang merdu “Of The Death” itu lirik terakhir. “Uwaaaaaaaaa!!!” saat itu, kedua orangtua Evellyn sedang pergi rapat. Evellyn di rumah sendiri. Badan Evellyn dengan otomatis pergi ke dapur. Dan membawa pisau dapur. Crottt!! Evellyn ********* pisaunya ke bola mata. Matanya keluar.

BIOLA PEMBAWA KEMATIAN.

Sampai saat itu, biola pembawa kematian itu masih memainkan lagu yang membuat Evellyn mati.

Cerpen Karangan: Yacinta Artha Prasanti
Blog / Facebook: santi artha
Maaf kalau gaje dan tidak serem.
Follow IG ku ya nanti aku follback
@yacintaartha_

Cerpen Biola Pembawa Kematian merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Emily

Oleh:
Sudah hampir 3 tahun, gadis itu bersekolah di sini, dan tahun ini adalah tahun terakhirnya bersekolah di Senior High School 2 ini. Namanya Emily, gadis dipenuhi misteri, ‘Nerd Mode’

Kutukan Masa Orientasi

Oleh:
Rani adalah gadis lugu dan pendiam, dia baru saja lulus smp dan akan memasuki SMA, karena sifatnya yang pendiam dan tak suka bergaul jadi dia dianggap aneh oleh temannya

Kejutan Tergila

Oleh:
Aku baru saja bangun tidur, kamarku terlihat sangat gelap sekali, mungkin listrik di rumahku mati. Meskipun aku masih mengantuk dan ingin tidur, tapi aku harus bangun. Ini sudah pukul

Serangan Zombie

Oleh:
Hari ini ada yang lain dengan orangtuaku. Kalian tau? Sejak kemarin wajah mereka terlihat aneh. Pandangan mereka sangat kosong. Kulit mereka penuh dengan luka di tangan, wajah, dan kaki.

Dunia Cermin

Oleh:
Namaku Soraya. Tapi Teman-teman lebih akrab memanggilku Aya. Aku tinggal hanya bersama dengan ibuku, Ketika Ayahku meninggal dalam kecelakaan 2 tahun lalu. Semenjak Ayah meninggal, Aku kerap mengalami kejadian-kejadian

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

One response to “Biola Pembawa Kematian”

  1. Dian Kalila sumbogo says:

    Kalau menurut saya cerpennya sudah bagus. Cuma kurang detail dalam penulisannya. Coba kalau paragraf 5 dan 5 diberi penjelasan yang lebih detail. Pasti akan lebih bagus, DECH. Semangat ya, Yacinta

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *