Bloody Mary

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 11 January 2016

Dhea, Rara, Steffi, Amel, dan Keyla berkumpul malam mingguan di sebuah kafe, mereka berbincang-bincang.

“Eh guys, gimana kalau kita main ritual bloody Mary pasti seru!!” Ujar Rara.
“Bloody Mary? Apa itu ra?” Ujar Dhea.
“Alah itu loh, sebuah permainan ritual yang di depan kaca sambil ngelilingi bath up itu!!” Ujar Amel.
“Ah gue gak ikutan ah!” ujar Dhea.

“Kenapa? lo takut!” Bentak Steffi.
“Udah kalau mau main, main aja. Gue gak ikut-ikutan!” Ujar Dhea sambil beranjak pergi.
“Penakut tuh bocah” ujar Rara.
Malam harinya, pukul setengah dua belas, mereka nyiapin lilin. Lalu mereka nungguin sampe jam 12 malam sambil ngobrol.

“Eh guys, kayaknya gue gak jadi ikut deh, gue ngerasa kayaknya ada sesuatu yang kagak beres..” Ujar Keyla.
“Alah lo juga takut! Lo itu gimana sih, lo kan biasanya terkenal pemberani di antara kita ini” ujar Steffi.
“Ya udah gue ikutan” balas Keyla.
Tepat pukul dua belas, mereka masuk ke kamar mandi.

“Eh, ra kunci pintunya” ujar Steffi.
“Beres,” ujar Rara sambil mengunci pintu.
“Nah lo Amel, mana lilinnya, sekalian lo hidupin” ujar Steffi.
“Nah kalian siap?” Ujar Steffi.
“Ya” serempak.

“Bloody Mary… Bloody Mary… Bloody Mary…” Ucap mereka sambil melihat kaca.

“Gak ada apa-apa. Udah cepet lo matiin lilinnya!” Perintah Keyla.
“Loh, lo udah matiin lilinnya belum! Cepetan matiin gue takut bener!” Ujar Amel.
“Udah, lo kagak lihat apa?” Ujar Steffi ketakutan.
“Aarrrggghhh!!”
“Rara… ke mana lo?!!”

Mereka mendobrak pintu, namun tidak bisa terbuka. Setelah beberapa saat pun terbuka dan lampu menyala. Mereka melihat mayat Rara di atas bath up dengan berlumuran darah. “Ayo kita bawa Rara!” Perintah Keyla.

Lalu setelah itu mereka pulang. Mereka menuju kamar. Saat Steffi akan tidur, ia melihat ada seseorang di pintu. Ia menghampirinya. Esok pun telah tiba. Tetapi orangtua Steffi hanya menemukan mayat Steffi dengan berlumuran darah dan mereka menguburkan mayat Rara bersamaan.

TAMAT

Cerpen Karangan: Salsabila T
Facebook: Salsa Tjatur

Cerpen Bloody Mary merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Kepergian Mu

Oleh:
Hujan deras membasahi bumi berikut dengan petir yang menyambar kemana-mana. Tak ketinggalan pula angin kencang yang menerpa pepohonan depan rumahnya. Rita masih membiarkan tubuhnya diterpa angin malam. Satu detik,

Kotak Hitam

Oleh:
Aku terus menguap setiap lima menit sekali, menahan kantuk yang terasa mencapai stadium akhir. Jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, tapi masih tidak terlihat batang hidung Mike, teman kerjaku.

Rumah Sakit Terbengkalai

Oleh:
Orang-orang di sekitarku selalu menilaiku sebagai orang yang super pemberani. Terutama pemberani pada hal-hal mistis. Ya, memang aku membenarkan semua ini, tapi, mereka menilaiku begitu hanya karena aku berani

Sahabat di Bumi Perkemahan

Oleh:
“Garcya… Garcya bangguuunn…ayoo bangunn…!” teriak mama membangunkan Garcya yang masih tertidur lelap. “Iya ma, sebentar aku masih ngantuk,” keluh Garcya dari dalam kamar. “pagi ini kamu kan mau kemping,

Toko Berhantu

Oleh:
Pagi ini aku disuruh oleh ibuku untuk membeli gula, minyak, dan teh. Aku pun terpaksa berangkat walaupun dengan mata masih mengantuk. “Ndi tolong Ibu belikan gula, minyak, dan teh

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *