Boneka Horor

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 18 July 2016

Namaku Ellnora Gladytarius. Biasa dipanggil Elnor. Besok aku diajak oleh kakakku pergi ke mall.

“Dek, udah siap belum? buruan, kakak udah siap nih” teriak kakakku dari bawah
“Sebentar lagi kak…” teriak ku tak kalah kencang.
Aku hanya tinggal memakai parfum dan membawa hp ku. Aku pun segera turun tangga. “Aku udah siap kak”
“Ok, nih pake helmnya”

“Kita dah sampe… ini adalah mall baru, namanya MBK, makanya kamu kakak ajak kesini, biar kamu tau”
“O… Makasih kak, ayo kak kita masuk dan berbelanja”
“Ok”

Aku pun segera masuk bersama kakakku, kami melihat-lihat dan berbelanja. Pertama, kami berbelanja pakaian. Lalu kami berkeliling lagi. Aku dan kakakku merasa lapar, jadi kami makan dulu di food court. Aku dan kakakku membeli spaghetti bolognese dan orange juice. Setelah kenyang, aku mengajak kakakku ke toko antik. Aku melihat boneka kuno tetapi indah dan cantik. Aku ingin membelinya, tetapi kakakku entah mengapa melarangku untuk membelinya dengan alasan ia merasakan aura yang tidak enak mengenai boneka itu. Tetapi aku tetap membelinya.

“Kak, bonekanya cantik ya”
“I… iya” aku tak tau mengapa kakakku merasa takut. Ah sudahlah, aku tetap memainkan boneka itu sampai aku lupa waktu, aku tertidur sambil memeluk boneka ku.

Saat aku sedang bermain dengan bonekaku, tiba-tiba boneka itu terlempar sendiri ke bawah, aku merasa tak enak, dan saat aku mengambilnya tiba-tiba ia berubah wujud menjadi boneka yang menyeramkan, aku sangat ketakutan, aku menjauh dan tiba-tiba ia megeluarkan pisau, dan berbicara “Elnor, aku akan membunuhmu!” Ia terbang ke arahku dan “Aaa….”
Syukurlah aku hanya bermimpi, aku mencari bonekaku dan ternyata bonekaku ada di luar pintu kamarku. Apakah mimpiku akan menjadi kenyataan? aku takut itu terjadi.

Oh tidak, aku sudah telat, harusnya sekarang aku sudah mandi untuk berangkat ke sekolah.

Pulang sekolah, aku segera berbicara kepadaku keluargaku mengenai mimpi dan kejadian bonekaku pindah sendiri. Pendapat keluargaku, nanti kami akan pergi ke toko antik itu, dan menanyakan hal tersebut kepada penjualnya. Aku segera bersiap-siap dan tak lupa membawa boneka itu.

Saat sampai disana, aku segera menceritakannya kepada penjual barang antik itu.
“Hmm… begitu, waktu itu boneka ini saya dapatkan dari nenek saya, amanatnya adalah ‘juallah boneka antik ini, apabila ada pembeli yang mengeluh dengan keanehan boneka ini, suruhlah ia menguburnya, maka tidak ada lagi kejadian aneh dan hidupnya kembali tenang’, silakan anda lakukan apa yang waktu itu nenek saya amanat kan”

Sepulang ke rumah, kami segera mengubur boneka itu dan aku pun menjadi tenang, aku tak memimpikan boneka itu lagi, pernah sekali aku memimpikannya, tetapi wujudnya sangatlah indah, ia tersenyum dan mengucapkan terima kasih kepadaku.

Cerpen Karangan: Sylvi Alfa Centauri
Facebook: Sylvi Alfa

Cerpen Boneka Horor merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

WhatsApp


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Invisible

Oleh:
Mataku terpejam seakan semua hal dalam hidupku tak berarti. Aku berangan untuk mengetahui hal besar dalam hidupku. Dalam hidup terdapat hal penting, aku akan mencari hal itu. Meski itu

3 Hari Yang Lalu

Oleh:
Tidak ada yang lebih menyenangkan di dunia ini apabila seseorang dapat hidup jauh dari orangtua. Bukannya tidak menyanyangi, tapi ini tuntutan diri untuk bisa mandiri dan hidup maksimal dengan

Teror Boneka Itu

Oleh:
Pada hari itu Vivian membantu ibunya membongkar gudang yang ada di rumahnya. Tiba-tiba ia menemukan boneka beruang warna pink, ia melihat di telapak kaki boneka itu ada angka 12

First Date

Oleh:
“Ok, kita ketemuan di kedai kopi ya depan SMA 1” Demikian isi pesan singkat terakhir dari adit. Jaraknya sekitar 7 km dari rumahku, membutuhkan waktu sekitar 15 menit jika

Sang Lengan Panjang

Oleh:
Panggil gua Rian. Malam ini hujan turun cukup lebat, gua, Diki dan Yayan berlari kecil ke saung dekat sawah rumah pak RT, kami berkumpul di saung ini untuk berbincang

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *