Boneka Loli

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 9 September 2017

Sudah genap 2 tahun sejak kejadian tidak mengenakan itu terjadi. Jerit, tangis, dan darah terus dilalui selama hampir 3 bulan lamanya. Kisah ini bermula di sebuah taman bermain kosong, hanya ada aku, rose dan jack. Waktu sudah menunjukan pukul 17.00 dan matahari mulai turun ke peradapannya.

“Anak-anak ayo kita pulang, hari sudah mulai malam” teriak mama dari arah mobil
Secara spontan aku dan yang lainnya pergi menghampiri mama, namun langkahku terhenti kala melihat boneka imut yang sedikit kotor terkena tanah. Mataku terus mencari si pemilik boneka namun nihil, tidak ada orang selain keluarga kami, serasa mendapat kesempatan emas, aku langsung membawa boneka itu ke mobil

“Mamah.. Lihat ini, aku menemukan boneka cantik ini tergeletak di taman tadi”
“Wah.. Cantiknya. Mau kamu beri siapa namanya?” tanya mama
“Emmm bagaimana kalo loli? Nama yang lucu bukan?” usul rose kepadaku
Akhirnya aku pun memberikan namanya loli.
Sesampainya di rumah, aku langsung mengganti pakaian loli dengan pakaian yang lebih bersih.

Malamnya…
Semua nampak lahap menikmati ayam panggang buatan mama hingga tiba-tiba lampu di ruang makan berkedip dengan sendirinya, dan lilin-lilin di meja makan mendadak padam. Suasana seketika terasa dingin dan membuat bulu kuduk berdiri. Hening, dingin dan mencekam, semua menjadi satu dan membuat perasaan tidak karuan.

Glek…
Seketika tenggorokanku seperti tercekat dan tak mampu menelan air liurku sendiri. Kupikir hanya mampu sampai di sini saja, dan ternyata hal lebih buruk pun terjadi
“Coraaaa… Coraaaa…” bisik suara samar-samar mulai terdengar memanggil namaku.
Kulihat loli masih terduduk di sebelahku..
Tapi? Tunggu? Kenapa aku merasa kalau loli matanya berkedip? Apa jangan-jangan ini ulah loli? Ah tidak mungkin dia kan cuma boneka yang tidak bergerak.

Benda-benda mulai berterbangan kesana kemari, jack mulai menjerit tidak karuan karena terlalu takut. Dan rose hanya terus menutup wajahnya dibalik tubuh mama. Setelah lebih dari 10 menit kejadian ini. Akhirnya semua kembali tenang. Shock yang tidak karuan terus menghantui kami. Dan akhirnya kami pun sepakat ke kamar untuk beristirahat.

Saat tubuhku mulai memasuki alam mimpi, aku merasakan kalau selimutku seperti tertarik ke bawah. Dan saat aku terbangun, aku mendapati loli ada di sana tergelatak. Segera kupindahkan dia ke sebelahku dan aku kembali tertidur

“Cora… Cora… Bangun cora… ”
Siapa itu? Suara itu berasal dari arah loli, tapi apa mungkin itu dia?
“Hihihihihihi”
“Siapa itu? Keluar kau? Jangan kau sembunyi…” teriakku
“Ini aku… Loli.. Hihihihi”
Tiba-tiba loli terbang melayang ke udara dengan tatapan sinis dan menyeramkan. Matanya tiba-tiba mengeluarkan darah dan mulutnya tiba-tiba tersenyum dengan cekikikan seramnya.

Jantung berdegup kencang. Mulutku seperti ingin berteriak namun seperti ada yang membungkamku. Tubuhku kaku tidak bisa bergerak.

Kejadian itu terus terulang setiap malam hingga akhirnya mama memutuskan memanggil seorang paranormal. Dan menyuruh kami untuk membakar boneka itu, dan sejak kejadian itu, kami pun pindah ke rumah yang baru dan tidak ingin kejadian itu terulang kembali.

Cerpen Karangan: Nia Syafar
Facebook: Nia Syafar
hey guys.. kenalin nama aku nia, tapi nama sebenarnya sih rustania syafarani, tapi aku lebih seneng dipanggil nia. aku bersekolah di SMK muhammadiyah 7 Jakarta dan sekarang aku kls 2 di jurusan TKJ 1

Cerpen Boneka Loli merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Misteri Gaun Gamis

Oleh:
Jam menunjukkan pukul 19.00 wib, saatnya embun pulang dari kantornya. Setiap pulang ia harus menaiki taksi, tetapi hari ini tidak. Karena ia pulang lebih cepat, jadi ia memutuskan untuk

Mata Merah Jambu

Oleh:
“Abi, kenapa para Kiyai besar datang hari ini? Buya kan, lagi di rumah Ami.” “Ada sesuatu yang harus dibicarakan Felly. Lagipula, bukannya kamu ada kelas Fiqih ya, sekarang? Kenapa

Bangku Terkutuk

Oleh:
Pagi ini hari pertamaku masuk ke Sekolah Menengah Pertama. Tidak ada satupun teman yang kukenal di sekolahan baruku ini. Jam weker yang selama ini selalu membangunkanku, kini mulai tidak

Dalam Gelap

Oleh:
Banyak hal yang berlalu begitu cepat. Tak terasa, berjalan normal dan berakhir dengan sendirinya. Begitu juga dengan apa yang terjadi saat ini. — Tengah malam, seorang wanita tengah bersantai

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *