Dendam Gitar Lusuh

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu), Cerpen Misteri
Lolos moderasi pada: 19 August 2015

Malam itu Daniel yang pulang sempoyongan karena pengaruh minuman keras di tengah jalan kota dengan resleting yang masih terbuka tak ia hiraukan dan tak ia sesali apa yang telah ia perbuat ya. Dia habis melakukan perbuatan biadab kepada seorang gadis yang ia jumpai di dingin malam sehabis hujan tadi. Dalam perjalanan yang agak jauh dengan tubuh yang mau ambruk itu ia melihat sekelebat orang melintas hingga ia terkejut dan terjatuh, tak lama lalu ia bangun dan berjalan lagi.

Sesampai teras di rumah dalam samar-samar penglihatannya ia melihat seperti ada seorang wanita berambut panjang berdiri dekat rumah. ia penasaran dan bertanya.
“hey. gadis. Siapa kamu? Apa kau ingin bercinta denganku?” tapi tak ada sahutan lalu Daniel menambahkan. “okey lihat saja apa yang akan aku perbuat kepadamu,” dengan langkah memburu Daniel mendekat tapi tiba-tiba sosok itu hilang begitu saja.

Karena bingung Daniel tak lagi menghiraukannya lalu ia masuk rumah, sesampai di kamar ia memandangi jam dinding waktu itu jam menunjukkan pukul 01:20 kemudian ia mematikan lampu. Tiba-tiba Daniel berteriak keras dan seketika ia menyalakan lampu kembali. Entah apa yang terjadi namun ia kembali mematikan lampu lagi lalu ia menyalakan korek api agar dapat melihat apa yang sebenarnya terjadi.

Alhasil ia dapati melihat sesosok berambut panjang berdiri dekat tempat tidurnya menunduk menakutkan dengan tangan memegangi sebuah sabuk gitar yang mengait sebagian sebuah gitar elektrik yang lusuh mungkin sosok itu yang menghantuinya dari tadi yang ia pikir seorang wanita. Tapi Daniel tertawa ia menganggap lucu. Hingga Daniel nyalakan lampu dan mematikannya lagi terus menyalakan lagi berulang ulang. Entah apa yang terjadi tiba-tiba Daniel berteriak keras histeris dan menyayat dan berujung amat sunyi.

Seminggu berlalu Erwin mengunjungi makam Daniel yang merupakan sahabat setianya. Ia menaruh bunga lalu pergi. Erwin adalah seorang yang gila dan psikopat. Ia suka mencari gadis-gadis cantik yang suka ia undang lalu ia melampiaskan nafsunya dan membunuhnya, ia sering melakukannya sendiri tapi kadang bersama sahabat-sahabatnya. Ya terutama Daniel. Ia suka merekamnya lalu menontonnya kembali.

Malam itu di tengah ia menonton rekeman tiba-tiba bel berbunyi ia terkejut saat ia membuka pintu tiba-tiba tak ada seorang pun. Lalu ia menutup pintu itu lagi dan duduk di sofa dengan ketakutan. Tapi tiba-tiba bel kembali berbunyi walau keringat deras bercucuran karena ketakutan Erwin coba tenang dan mengintip lewat kelambu jendela dekat pintu. Dengan senyum lebar Erwin bahagia karena datang gadis cantik ya gadis itu korban selanjutnya. Ia langsung menyekapnya dan mengikatnya di kursi kayu yang slalu ia gunakan dalam beraksi.

Erwin menjelajahi tubuh gadis malang itu ia hanya bisa menangis tak berdaya, Erwin melakukannya dengan kasar ia merobeki baju gadis itu dengan pisau yang biasa ia pakai yang nantinya juga ia gunakan untuk menghabisi korban. Namun tiba-tiba bel berbunyi lagi dengan cekatan Erwin membukakan pintu berharap ada calon korban lagi. Tapi tak seorang pun terlihat saat ia telah buka pintu itu. Ia ketakutan lalu ia menutup pintu lagi dan menoleh ke arah kursi penyekapan gadis tadi serontak.

“Aaaaah!! Ke mana hilangnya gadis itu?!” teriak Erwin ia semakin ketakutan tatkala ia menyadari pisau yang ia pegang juga telah berubah menjadi tikus yang menggigit-gigit tangannya.

Erwin mencari ke seluruh isi rumah, tapi ke mana gadis itu? Hilang? Namun tiba-tiba lampu padam hal itu membuat Erwin menjadi panik. Tiba-tiba ia berteriak ketakutan sontak tiba-tiba lampu menyala dan.. yaa situasi terbalik. Kini Erwin menjerit ia telah sadar tiba-tiba ia telah duduk terikat di kursi yang biasa ia pakai pada korban dengan mulut tersumpal namun sampai saat ini ia tak menyadari siapa yang melakukannya.

Ia meronta berusaha melepaskan diri namun tak bisa. Tiba-tiba bel berbunyi lagi..’ting, tung’. Erwin semakin ketakutan dan berteriak minta tolong tapi tak bisa terdengar jelas.

BRAAKK!
Suara pintu terbuka dengan hembusan angin kencang, datanglah sosok gadis merangkak menakutkan dan mendekat lalu menggigit bagian vital Erwin hingga terputus. Erwin meronta mencoba lepaskan ikatan. dan berhasil. “mampus kau wanita gila” seru Erwin.

BRAAKK! Suara hantaman Erwin ke kepala wanita menakutkan itu hingga terjungkal namun sekejap bangkit lagi.
“Aaahh!! Siapa lagi kamu?” seru Erwin yang dikejutkan kedatangan sosok menakutkan berdiri di pintu dengan tangan menenteng sabuk gitar dengan gitar lusuh terseret di tanah.

Erwin berusaha melepaskan tali-tali yang mengikati dia dan berhasil ia berlari tak karuan dan ketakutan namun sosok itu tetap mengejarnya berjalan pelan dengan menyeret gitar lusuh itu. Angin terasa kencang menekan menyakitkan ketika semakin mendekat dan akhirnya sangat dekat berhadapan dan tubuh Erwin terbelalak di tembok dengan rasa takut dan sakit jadi satu. Erwin menangis ketakutan namun tak ada ampun sosok itu mengangkat tangannya dan gitar itu terbang melayang-layang di atmosfer atap rumah.

BRAAKK!

Ia hempaskan gitar itu ke tubuh Erwin dan menghabisinya, entah siapa sebenarnya sosok-sosok ini yang menganggap dirinya berhak mengeksekusi Daniel dan Erwin.

Polisi amat bingung akan kasus ini yang sulit diungkap. Hingga mengumpulkan beberapa gitaris dalam kota untuk interogasi dan mencocokkan sidik jari. Sebab jasad korban selalu masih terpampang pick menancap di kening. Mungkinkah polisi dapat mengungkap? Sebab tak ditemukan adanya sidik jari.

***

Seorang ibu paruh baya memandang foto seorang pria memeluk anak dan istri. Siapa dia? Lalu ibu itu masuk sebuah kamar dan mengelus rambut bocah dan mencium keningnya.. ya bocah itu yang tadi ada di foto. Kemudian ia memandangi foto seorang bocah bermain gitar. Dan foto bocah itu diajari sang ayah. Dan ia pun tak lepas memandang foto kumpul bersama. Lalu ia memeluk gitar yang lusuh berdebu. Mungkin karena tak ada lagi yang merawat. Ia menangis dan memeluk gitar itu.

Ya gitar itu milik sang ayah si bocah ini dan gitar ini mirip atau benar memang gitar itu milik sosok-sosok dalam cerita ini? Ibu itu menangis tak mengira apa yang telah terjadi, yang ia ingat anak gadisnya pergi sembunyi-sembunyi tengah malam dan kakaknya membuntutinya beserta istrinya yang entah kemana hingga akhirnya hanya kambali dengan kepedihan.

Dalam malam yang larut Mr. Joker adalah berandal tua yang sering pergi di tengah malam entah kemana. Namun kali ini ia pergi ke paranormal. Ia ingin selamat dari ancaman yang mungkin ia alami nanti mengingat kedua temannya Daniel dan Erwin bergiliran jadi korban misterius. Dan paranormal itu akhirnya tahu dan memberitahukan pada Joker siapa pelakunya. Ia katakan bahwa pelaku adalah korban Mr. Joker dan kedua sahabatnya yang menuntus balas. Dengan uang Mr. Joker meminta agar diselamatkan dari ancaman lalu pergi.

Malam makin mendekati pagi Mr. Joker pergi ke diskotik ia mabok dan main wanita-wanita di sana lalu mengajaknya keluar. Di tengah jalan ia dikejutkan sosok melintas dan menghadang menyeret gitar di tangah hingga Mr. Joker terjatuh dari motor dan wanita jal*ng itu. Namun sosok tadi menghilang setelah Joker jatuh. Mr. Joker ketakutan lalu menodongkan pisau ke gadis jal*ng itu dan berteriak.
“keluarlah orang jelek jangan menakut-nakutiku kalau tidak mau muncul kuhabisi dia!”

Lalu Joker menelpon seseorang tuk habisi keluarga sosok menyeret gitar ini tak lama kemudian muncullah sosok tadi lalu mengangkat tangannya membuat gitar lusuh itu melayang-layang di udara. Namun Joker mengolok-oloknya.

“Aku sudah menikmati istri dan adikmu dan menghabisinya. Andai jika mereka kubiarkan hidup pasti mereka ketagihan selalu meminta padaku. Dan aku telah menggorok lehermu dulu. Apa kau mau ke sini minta digorok lagi, hahaha!!”

Tanpa basa-basi lagi sosok itu langsung menghempaskan gitar lusuh itu ke wajah Mr. Joker berkali-kali hingga tewas dan meninggalkan jasad Joker dan gadis tadi yang terus berteriak histeris ketakutan. Lalu ia secepatnya menemui keluarganya di rumah yang terancam sesampainya di rumah ia dapati ibu dan anaknya terikat dan susah melepasnya sebab telah dimantrai.

Muncullah gerombolan biadab yang ditelpon Joker tadi merekalah yang mengikat keluarganya dan nampak di depan adalah paranormal yang dimintai tolong tadi oleh Joker. Pertarungan mistis yang sengit tak terelakkan. Dengan ilmu itu supranatural itu mampu menghantam, merobek, dan menghempas sosok penyeret gitar lusuh itu. Dan supranatural itu hendak menerbangkannya ke langit ke tujuh untuk mengirimnya ke alam yang semestinya.

Lalu di langit entah apa yang terjadi tiba-tiba ia terjun ke bumi dan menghantam keras tubuh paranormal itu hingga tewas dan berlarianlah gerombolan hina itu. Dan ikatan tali ibu dan bocah itu dapat terlepas.

Esok harinya akhirnya polisi dapat mengungkap kasus ini. Namun sosok penyeret gitar akankah cukup sampai di sini?

Suatu malam bubaran pesta ulang tahun seorang remaja. Anita yang sepulang menghadiri pesta itu berjalan pulang sendirian. Di tengah jalan ia dihadang segerombolan anarkis dan biadab yang akan berbuat keji pada Anita, merasa terancam ia berlari ketakutan. Namun gerombolan itu tetap mengejarnya dan tertangkap dengan hanya menangis ia meratapi keadaan dan ketakutannya. Tiba-tiba angin kencang menghempas mereka. Dalam kegelapan sosok penyeret gitar lusuh itu tak akan tinggal diam.

Cerpen Karangan: Aris
Facebook: betweenmeandthelonely[-at-]yahoo.co.id

Cerpen Dendam Gitar Lusuh merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Dusta (Part 1)

Oleh:
Di dalam ruang yang gelap dan sunyi. Empat pasang mata sedang merenung ke atas langit-langit. Melihat kipas berputar perlahan. Menanti masa untuk tertutupnya mata dan menyaksikan mimpi-mimpi indah yang

Perburuan Di Tengah Malam

Oleh:
Namaku Ferry Aprilianto biasa orang orang memanggilku Ferry. Pada suatu hari aku, Yanto, Susi, Yanti, dan teman-temanku yang berjumlah 12 orang melakukan adu nyali saat tengah malam yaitu, “Perburuan

Mata Abu-Abu

Oleh:
Nama anak laki-laki itu, Bianka. Setiap pagi ia selalu berdiri sejenak di depan pintu gerbang sekolah. Menatapi setiap anak dari kumpulan komunitas putih abu-abu. Setiap anak yang memiliki titik

My Horror Story

Oleh:
2 february, tahun 2011. Dimulainya liburan musim panas, saat itu, aurell, olivia, athalla, randi, hima, syara dan reyhana akan liburan musim panas, kami akan menentukan tempat berlibur yang paling

Siapa?

Oleh:
Suasana kamar asrama sempit ini terasa begitu lengang. Hanya terdengar suara gemericik gerimis hujan yang membasahi malam. Ketiga sahabatku masih terdiam, entah apa yang mereka pikirkan. Sedangkan aku berusaha

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *