Diary Berdarah

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 20 October 2013

Bel istirahat tanda anak-anak boleh pulang, berbunyi. Anak-anak berhamburan keluar kelas. Tetapi ada 1 anak yang tertinggal di kelas namanya Desy, karena dia harus mengerjakan remidi yang diberikan gurunya.

Setelah remidi dia bergegas keluar kelas. Untuk menuju gerbang sekolah dia harus melewati ayunan berwarna merah. Ketika ia melihat ayunan itu ia melihat diary bersampul cokelat. Desy pun memungut diary itu. Karena sudah terlalu siang, Desy pun memasukan diary itu ke tas ranselnya, dan berjalan pulang.

Di rumah, Desy segera ganti baju dan mengerjakan PR. Tetapi ketika memasukan tangannya ke dalam ransel, Desy pun teringat akan diary itu dan mengambilnya. Ternyata halaman diary itu kosong dan hanya berisi 2 halaman saja. Desy pun meletakan diary itu di atas meja, lalu membuat PR yang belum sempat ia buat.

Besoknya ketika pulang sekolah, tiba-tiba pacarnya, Dylan tiba-tiba memutusnya dengan alasan sudah tidak mencintainya. Dinda pun berlari pulang karena sedih. Di kamarnya dia segera mengambil diary cokelat yang ditemukannya di ayunan. Di diary itu dia menuliskan “aku ingin Dylan kembali mencintaiku lagi.

Tiba-tiba Hp Desy berbunyi tanda ada SMS. Ternyata dari Dylan. Isinya begini “Desy, setelah aku berpikir lagi, aku masih mencintaimu.” Desy senang, tapi dia telah berpikir ingin memutusnya saja.

Setelah berpikir agak lama, dia mulai merasa bahwa diary itu yang menyebabkan Dylan kembali mencintainya. Lalu dia mencoba menulis “semoga Kak Nilson membelikanku boneka beruang besar” tiba-tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya. “Masuk.” Seru Desy. Ternyata Kak Nilson membelikannya boneka beruang yang besar.

Setelah Kak Nilson keluar, dia mengisi halaman diary itu. Dan anehnya semua yang dia tuliskan pasti terjadi. Tak hampir 2 halaman pun habis. Tiba tiba dia merasa mengantuk dan tidur.

Besoknya setelah pulang sekolah dia merasa ada yang membisikan agar jangan mengisi diary itu lagi dan mengembalikan ke ayunan. Tapi di hanya mengira halusinasi. Dia pun mengikuti pelajaran dengan baik.

Pulangnya dia melihat. Boneka lucu yang sangat mahal, sehingga tidak mungkin menggunakan uang sakunya. Tetapi dia ingat diary cokelatnya. Dia segera berlari pulang dan menuliskan keinginannya. Ketika bolpointnya diangkat, tiba-tiba dia ditarik masuk ke dalam diary. Lalu dia merasa pusing dan pingsan sesaat. Ketika dia sadar dia sudah berada di ruangan. Dihadapannya ada perempuan yang langsung mencekiknya hingga mati.

Esoknya sang diary kembali mencari tumbal lagi.

The And

Cerpen Karangan: Jessica Pramesti P

Cerpen Diary Berdarah merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Hantu Sekolah

Oleh:
Pagi ini cuacanya sangat mendung, aku pun cepat-cepat berangkat sekolah walaupun masih sangat pagi. Dan sesampainya di sekolah aku langsung masuk kelas, dan di kelas belum ada satu siswapun.

Pisau Saudari Tiri

Oleh:
Malam sudah semakin larut, meski begitu mata ku sama sekali tak mau terpejam. Bayang-bayang kejadian waktu itu selalu berputar di kepalaku. Seperti meminta agar aku segera menyelesaikannya. Ku matikan

Adik Ku Diikuti

Oleh:
Kisah ini bermula saat seorang teman adikku yang bernama Mio sering main ke rumah. Nama adikku Rizqy dia berumur 2 tahun sedangkan Mio berumur 4 tahun, ibuku memang mengetahui

Tempat Kosku

Oleh:
Ah, kubaringkan tubuhku di kasur, badanku terasa capek seharian mencari tempat kos, dan akhirnya dapat juga dengan harga sangat murah 1 bulan 200 ribu, walaupun tempatnya tak begitu bagus

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

11 responses to “Diary Berdarah”

  1. christmemory says:

    ini mah ceritanya kayak bioskop indonesia trans tv 🙂

  2. putri says:

    terlalu bs di tebak seeeh…,ups tp no problem lah…truz bkin kary2 yang lbh seruuuu okkee!!!!!

  3. bulan intan aziza ramadhani says:

    aq suka kok cerpennya!!!

  4. Eva Rista says:

    Aku suka banget cerpennya,tapi juga jangan lupa buat krya2 yg lebih baik lagi

  5. dewisrilesmana says:

    aku suka cerpen nya

  6. Rizka says:

    maaf menurutku kamu kurang kreatif, cerita ini udah pernah ada sebelumnya.

  7. Dina says:

    Ceritanya sangat mengasyikan nanti buat yang lebih seru lagi ya !!!!!

  8. N says:

    ceritanya seru… tapi sayang kurang panjang baru dapet feelnya eh ceritanya langsung abis..Tapi ceritanya menarik tetep kern kok ^-^

  9. Tary says:

    I like it..terus berkarya ya..saya tunggu

  10. Hanifa Askanda Mashanka says:

    Aku suka critanya..
    tpi kurang panjang…ttp trus brkarya

  11. risma says:

    kykny ku prnh bca cerpen
    yg mirip sprti ini……

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *