Ekspedisi Terakhir

Cerpen Karangan:
Kategori: Cerpen Horor (Hantu)
Lolos moderasi pada: 5 April 2016

Pada malam jum’at, hujan deras, kami seluruh pengurus OSIS dan MPK pergi ke sekolah untuk membantu Pak Akbar yang ingin mengadakan ujian online di Aula Tamalaki. Pada saat itu, Ibank mengajak kami untuk melakukan ekspedisi ke setiap ruang kelas yang dianggap banyak muncul penampakan. Saya, Ibank, Dimas, Naegy, Burhan, Wappi, Bagas, dan Ardi pergi ke kelas IX IPA Varietas yang konon katanya sering muncul suatu penampakan. Sebelum melakukan ekspedisi, Ibank melakukan wawancara kepada Dimas.

“Apakah Anda pernah melihat sesuatu di kelas ini?” tanya Ibank.
“Ya, di sini banyak sekali penampakan yang muncul terutama pada saat malam jum’at sering terdengar suara-suara kursi dan meja yang jatuh tanpa sebab.” jawab Dimas.
Setelah selesai wawancara, kami langsung pergi ke kelas IX IPA Varietas. Belum 5 menit, kami semua sudah merasa ada yang mengikuti kami dari belakang. Naegy mengintip di jendela kelas IX IPA Varietas.

“Wei, semuanya ke sini, lihat sana ada bayangan hitam yang muncul!” teriak Naegy dengan rasa takut.
“Di mana? Ayo kita ke sana untuk selidiki!” Ibank menyuruh. Setelah pergi ke tempat tersebut, ternyata tidak ada apa-apa di sana. Kemudian Wappi terjatuh tanpa sebab.
“Kamu kenapa Wappi?” tanya Burhan.
“Tidak tahu, seperti ada yang mendorongku.” jawab Wappi dengan gemetar.

Setelah Wappi jatuh, Bagas dan Ardi terlihat seperti orang kerasukan. Kemudian Saya dan Ibank langsung pergi ke Aula untuk meminta bantuan kepada Pak Akbar. Setelah kami sampai kepada mereka, kami semua langsung membawa Bagas dan Ardi ke masjid untuk mengeluarkan roh jahat yang ada di tubuh mereka berdua. Setelah itu Bagas dan Ardi mulai sadar.

“Kalian berdua tidak apa-apa kan?” tanya Pak Akbar.
“Tidak apa-apa Pak,” jawab Ardi dan Bagas.
“Syukurlah kamu tidak apa-apa,” Pak Akbar merasa lega.
“Ayo kita salat Isya dulu, baru kita lanjutkan kerja kita,”
“Iya Pak.” jawab kami semua.

Setelah kejadian tersebut kami ingin melakukan ekspedisi lagi di kelas-kelas yang dianggap banyak hantunya. Karena kejadian tersebut kami semua dijuluki sebagai “Pemburu Hantu”.

TAMAT

Cerpen Karangan: Tio Patriots
Facebook: mtsnkolaka[-at-]facebook.com
Nama: Patriots Yahya
Nama Panggilan: Tio
TTL: Kolaka, 23 Desember 2000
Sekolah: SMA Negeri 1 Kolaka

Cerpen Ekspedisi Terakhir merupakan cerita pendek karangan , kamu dapat mengunjungi halaman khusus penulisnya untuk membaca cerpen cerpen terbaru buatannya.

"Kamu suka cerpen ini?, Share donk ke temanmu!"

Google+


" Baca Juga Cerpen Lainnya! "


Mimpi Itu

Oleh:
“Aaaaaaaaaa…” ini untuk kesekian kalinya aku bermimpi, entahlah sudah berapa kali mimpi yang sama terus menerorku. Aku sendiri bingung apa arti dari mimpi ini yang terasa seperti kenyataan. Tapi

Red Chandelier (Part 2)

Oleh:
Aku mengenakan jaket ke sekolah untuk menutupi seragamnku yang kotor dan ada banyak bercak darah di sekitarnya. Frankie yang sudah lebih dulu berada di bangkunya hanya memandangku dengan heran.

My Melody (Part 1)

Oleh:
Ayumi memegang dadanya, menahan detakan jantungnya yang terus berdetak. “Kenapa… rasanya perasaanku terus deg-degan seperti ini? Apa ini artinya?” kata Ayumi. Ia berjalan membawa dirinya ke arah yang tidak

Lorong Tak Berujung

Oleh:
Aku adalah siswi SMP di salah satu sekolah swasta di Kotaku. Awalnya aku tak pernah mengira bahwa aku akan mengalami kejadian yang tak pernah ku bayangkan seumur hidupku. Saat

Kuil Tua Pembawa Jiwa

Oleh:
“Andai pada waktu itu, aku berhasil menghalang mereka… Aku tak akan dikejar rasa bersalah seperti ini”. Ucap seorang remaja wanita bernama alejandra. Yang termenung di bawah rembulan malam. 2

“Hai!, Apa Kamu Suka Bikin Cerpen Juga?”
"Kalau iya... jangan lupa buat mengirim cerpen cerpen hasil karyamu ke kita ya!, melalui halaman yang sudah kita sediakan di sini. Puluhan ribu penulis cerpen dari seluruh Indonesia sudah ikut meramaikan cerpenmu.com loh, bagaimana dengan kamu?"

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *